• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Ini Perbedaan Perundungan dan Sekadar Bercanda

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 15 November 2021 - 19:43
in Gaya Hidup
bully

Ilustrasi seseorang dirundung. Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Psikolog klinis dewasa dari Universitas Indonesia, Pingkan Rumondor, S.Psi, M.Psi menjelaskan batasan antara tindakan dikatakan sebatas bercanda dan masuk kategori perundungan atau bullying.

“Bullying dilakukan sengaja dan berulang-ulang. Misalnya terjadi selama 6 bulan hampir setiap hari untuk mengintimidasi atau menyakiti orang lain,” ujar dia dalam webinar terkait perundungan di tempat kerja, Senin.

BacaJuga:

Sambut Iduladha, Ah Pek Kopitiam Sajikan Inovasi Nasi Goreng Kebuli

Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Jatim, Bridgestone Hadirkan Produk Unggulan di IIMS Surabaya 2026

Kuliner Lokal hingga Internasional Hadir di Swiss-Kitchen Swiss-Belresort Dago Heritage

Pingkan menekankan tiga hal ketika berbicara menyoal perundungan yakni sengaja, berulang-ulang dan ada ketidakseimbangan kekuasaan misalnya ada salah satu pihak yang merasa superior atau lebih tinggi dan satu lainnya merasa inferior.

Baca Juga : Olahraga Rutin Bantu Kurangi Risiko Diabetes

Sementara tindakan disebut bercanda bila antara pihak yang terlibat sama-sama bisa menikmati, senang, bisa melihat di mana kelucuan bahan candaan dan tidak ada yang tersakiti.

“Kalau bullying salah satu akan merasa tersakiti, merasa direndahkan dan sebenarnya yang bercanda melakukan bullying ,di balik kata bercandaan dia melakukan dengan sengaja menyakiti,” tutur Pingkan.

Contoh perilaku bullying antara lain menyebarkan gosip, berlaku secara tidak adil, mengejek dan merendahkan, sengaja mengisolasi orang. Tetapi yang bukan termasuk tindakan negatif ini yakni satu konflik terjadi sekali dan mutasi berdasarkan kompetensi.

Baca Juga : Dokter: ASI Dapat Bantu Putuskan Rantai Kemiskinan Dalam Masyarakat

Mereka yang terlibat dalam perundungan antara lain pelaku, saksi yakni mereka yang melihat dan target atau orang yang diposisikan lebih rendah. Berbicara target, menurut Pingkan, biasanya sosok-sosok berbeda dari mayoritas di mana bullying terjadi.

Terkait saksi, seringkali bila mereka tak paham cara bertindak yang tepat saat bullying terjadi, maka cenderung diam. Penyebabnya bisa beragam.

“Ketika semakin banyak yang melihat akhirnya ada semacam rasa berbagi tanggung jawab, yang melihat itu akan tunggu-tungguan siapa yang negur duluan. Saksi ini penting, supaya dia bisa melakukan sesuatu, kadang-kadang ada efek seperti itu,” kata Pingkan.

Pada masa pandemi COVID-19, tindak perundungan bukan berarti tak terjadi sama sekali, misalnya di tempat kerja. Pingkan mencontohkan, perundungan bisa dialami seseorang via telepon, rapat online misalnya dengan peserta yang melontarkan komentar mengandung unsur melecehkan, email berisi pergosipan.

Suatu penelitian pada tahun 2020 yang dilakukan satu organisasi menunjukkan angka responden mengeluhkan pelecehan dan direndahkan berbasis gender, etnis dan usia meningkat di masa pandemi.

“Pandemi ini meningkatkan (kejadian perundungan) sekalipun konteksnya di online,” demikian Pingkan menyimpulkan. (bro)

Tags: BercandaBullyingPerundungan

Berita Terkait.

kopitiam
Gaya Hidup

Sambut Iduladha, Ah Pek Kopitiam Sajikan Inovasi Nasi Goreng Kebuli

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:40
ban
Gaya Hidup

Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Jatim, Bridgestone Hadirkan Produk Unggulan di IIMS Surabaya 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:20
dago
Gaya Hidup

Kuliner Lokal hingga Internasional Hadir di Swiss-Kitchen Swiss-Belresort Dago Heritage

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:30
Pentingnya Menjaga Skin Barrier, Vaseline Hadirkan Inovasi Pro Derma
Gaya Hidup

Pentingnya Menjaga Skin Barrier, Vaseline Hadirkan Inovasi Pro Derma

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:02
daging
Gaya Hidup

Ini Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Bebas Bau Prengus

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:07
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Gaya Hidup

Diam-Diam Donasi Rp6,6 Miliar, Aksi Sosial Wang Yibo Kembali Tuai Pujian

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:43

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5689 shares
    Share 2276 Tweet 1422
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3025 shares
    Share 1210 Tweet 756
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    2795 shares
    Share 1118 Tweet 699
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2530 shares
    Share 1012 Tweet 633
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2315 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.