• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Overconfident Purbaya Tuai Kontroversi, Ekonom: Publik Butuhkan Peta Jalan Bukan Retorika

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 9 September 2025 - 11:42
in Ekonomi
uang

Ilustrasi - Uang APBN. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Belum genap sehari menjabat, Menteri Keuangan (Menkeu) baru Purbaya Yudhi Sadewa langsung menimbulkan kontroversi. Ucapannya yang meremehkan tuntutan publik dengan keyakinan bahwa pertumbuhan ekonomi 6-7 persen akan otomatis meredam kritik, membuat publik dan pasar terkejut.

“Sikap percaya diri yang berlebihan (overconfident) ini menjadi alarm, apakah ke depan ia akan menjadi manajer fiskal yang kredibel, atau justru berbahaya bagi stabilitas publik dan pasar,” kata Ekonom Achmad Nur Hidayat melalui gawai, Selasa (9/9/2025).

BacaJuga:

Notifikasi Keamanan Pangan Meningkat, Bapanas-Kemendag Perketat Pengawasan

Tata Kelola Ekspor Batu Bara Diperkuat, API-IMA Soroti Pentingnya Transisi Mulus

Gejolak Energi Hantam Manufaktur, Pemerintah Diminta Siapkan Jurus Penahan Dampak

Ia mengatakan, overconfident seorang pejabat ekonomi ibarat sopir yang terlalu percaya diri melaju kencang di jalan licin. Alih-alih tiba lebih cepat, risiko kecelakaan justru meningkat.

“Pernyataan Purbaya mengandung dua bahaya besar,” ucapnya.

Ia menjelaskan, bahwa Purbaya menyederhanakan persoalan kompleks. Pasalnya, demonstrasi bukan sekadar masalah perut.

“Kritik publik muncul karena kesenjangan, ketidakadilan, dan ketidakpercayaan terhadap kebijakan,” terangnya.

Menurutnya, atas pernyataan tersebut pasar membaca sinyal dari setiap ucapan Menkeu. Jika sinyal itu berupa keyakinan berlebihan tanpa rencana konkret, pasar bisa ragu pada kapasitas pemerintah mengelola fiskal.

“Keraguan ini berpotensi mendorong volatilitas nilai tukar, menahan investasi, bahkan memicu pelarian modal,” katanya.

Ia menyebut, pertumbuhan 8 persen bukan sekadar slogan. Publik ingin peta jalan jelas, apa strategi penciptaan lapangan kerja, bagaimana distribusi hasil pertumbuhan, dan sejauh mana belanja negara diarahkan pada infrastruktur, pendidikan, serta kesehatan.

“Pernyataan “rakyat berhenti demo kalau ekonomi tumbuh” tidak hanya dangkal, tetapi juga berpotensi merusak komunikasi pemerintah dengan rakyat,” ungkapnya.

“Kredibilitas seorang Menkeu tidak diukur dari retorika, melainkan dari konsistensi eksekusi kebijakan,” imbuhnya.

Untuk itu, ia mengingatkan agar Kemenkeu (Kementerian Keuangan) mampu bangun kredibilitas fiskal. Caranya, APBN harus dikelola dengan disiplin, transparan, dan berorientasi jangka panjang. “Target pertumbuhan tinggi tak boleh mengorbankan keseimbangan fiskal,” ucapnya.

“Seorang Menkeu harus menunjukkan telinga yang peka, bukan hanya mulut yang lantang. Caranya dengan membuka ruang dialog dengan publik,” lanjutnya. (nas)

Tags: ekonomMenteri KeuanganOverconfident PurbayapublikRetorika

Berita Terkait.

bapanas
Ekonomi

Notifikasi Keamanan Pangan Meningkat, Bapanas-Kemendag Perketat Pengawasan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:43
api
Ekonomi

Tata Kelola Ekspor Batu Bara Diperkuat, API-IMA Soroti Pentingnya Transisi Mulus

Senin, 8 Juni 2026 - 23:33
pekerja
Ekonomi

Gejolak Energi Hantam Manufaktur, Pemerintah Diminta Siapkan Jurus Penahan Dampak

Senin, 8 Juni 2026 - 23:13
Hokkop-Situngkir
Ekonomi

Limbah Sawit Naik Kelas, PLN EPI Dorong Bio-CNG sebagai Energi Bersih Masa Depan

Senin, 8 Juni 2026 - 20:32
gadai
Ekonomi

Satu Seperempat Abad Melayani Negeri, PT Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026 - 20:09
Pelatihan
Ekonomi

Pesantren Darunnajah 14 Nurul Ilmi Gandeng IPB University, Cetak Wirausahawan Digital untuk Perkuat Ekonomi Pesantren

Senin, 8 Juni 2026 - 17:09

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2225 shares
    Share 890 Tweet 556
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1173 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1023 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1315 shares
    Share 526 Tweet 329
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.