• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Overconfident Purbaya Tuai Kontroversi, Ekonom: Publik Butuhkan Peta Jalan Bukan Retorika

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 9 September 2025 - 11:42
in Ekonomi
uang

Ilustrasi - Uang APBN. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Belum genap sehari menjabat, Menteri Keuangan (Menkeu) baru Purbaya Yudhi Sadewa langsung menimbulkan kontroversi. Ucapannya yang meremehkan tuntutan publik dengan keyakinan bahwa pertumbuhan ekonomi 6-7 persen akan otomatis meredam kritik, membuat publik dan pasar terkejut.

“Sikap percaya diri yang berlebihan (overconfident) ini menjadi alarm, apakah ke depan ia akan menjadi manajer fiskal yang kredibel, atau justru berbahaya bagi stabilitas publik dan pasar,” kata Ekonom Achmad Nur Hidayat melalui gawai, Selasa (9/9/2025).

BacaJuga:

Laba Bersih Samindo Resources Tembus USD17,47 Juta, Naik 53 Persen hingga Kuartal III-2026

5 UMKM Binaan Pertamina Unjuk Produk di ASCOPE 2026, Buka Peluang Pasar Global

ESQ dan MUTU International Bersinergi Dorong Ekonomi Hijau dan Industri Halal Indonesia

Ia mengatakan, overconfident seorang pejabat ekonomi ibarat sopir yang terlalu percaya diri melaju kencang di jalan licin. Alih-alih tiba lebih cepat, risiko kecelakaan justru meningkat.

“Pernyataan Purbaya mengandung dua bahaya besar,” ucapnya.

Ia menjelaskan, bahwa Purbaya menyederhanakan persoalan kompleks. Pasalnya, demonstrasi bukan sekadar masalah perut.

“Kritik publik muncul karena kesenjangan, ketidakadilan, dan ketidakpercayaan terhadap kebijakan,” terangnya.

Menurutnya, atas pernyataan tersebut pasar membaca sinyal dari setiap ucapan Menkeu. Jika sinyal itu berupa keyakinan berlebihan tanpa rencana konkret, pasar bisa ragu pada kapasitas pemerintah mengelola fiskal.

“Keraguan ini berpotensi mendorong volatilitas nilai tukar, menahan investasi, bahkan memicu pelarian modal,” katanya.

Ia menyebut, pertumbuhan 8 persen bukan sekadar slogan. Publik ingin peta jalan jelas, apa strategi penciptaan lapangan kerja, bagaimana distribusi hasil pertumbuhan, dan sejauh mana belanja negara diarahkan pada infrastruktur, pendidikan, serta kesehatan.

“Pernyataan “rakyat berhenti demo kalau ekonomi tumbuh” tidak hanya dangkal, tetapi juga berpotensi merusak komunikasi pemerintah dengan rakyat,” ungkapnya.

“Kredibilitas seorang Menkeu tidak diukur dari retorika, melainkan dari konsistensi eksekusi kebijakan,” imbuhnya.

Untuk itu, ia mengingatkan agar Kemenkeu (Kementerian Keuangan) mampu bangun kredibilitas fiskal. Caranya, APBN harus dikelola dengan disiplin, transparan, dan berorientasi jangka panjang. “Target pertumbuhan tinggi tak boleh mengorbankan keseimbangan fiskal,” ucapnya.

“Seorang Menkeu harus menunjukkan telinga yang peka, bukan hanya mulut yang lantang. Caranya dengan membuka ruang dialog dengan publik,” lanjutnya. (nas)

Tags: ekonomMenteri KeuanganOverconfident PurbayapublikRetorika

Berita Terkait.

samindo
Ekonomi

Laba Bersih Samindo Resources Tembus USD17,47 Juta, Naik 53 Persen hingga Kuartal III-2026

Senin, 2 November 2026 - 08:15
ascope
Ekonomi

5 UMKM Binaan Pertamina Unjuk Produk di ASCOPE 2026, Buka Peluang Pasar Global

Senin, 2 November 2026 - 06:16
esq
Ekonomi

ESQ dan MUTU International Bersinergi Dorong Ekonomi Hijau dan Industri Halal Indonesia

Senin, 2 November 2026 - 02:20
pgn
Ekonomi

PGN Solution dan Direktorat Metrologi Perkuat Akurasi Pengukuran Gas

Senin, 2 November 2026 - 01:11
danantaraa
Ekonomi

DTIIF 2026 Berakhir, Danantara Kawal Kerja Sama Teknologi hingga Implementasi

Minggu, 1 November 2026 - 23:04
ojk
Ekonomi

OJK Setujui Akulaku sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan Nonoperasional

Minggu, 1 November 2026 - 20:12

OLAHRAGA

bca
Olahraga

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 04:14

INDOPOSCO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka kompetisi lari dan investasi bertajuk Runvestasi 2026: Wealth Life Balance...

SelengkapnyaDetails
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1763 shares
    Share 705 Tweet 441
  • Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5159 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.