Ekonomi

Rupiah Melemah Dipicu Kekhawatiran Resesi Global

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (20/10) pagi melemah, masih dipicu kekhawatiran terjadinya resesi global akibat pengetatan moneter yang agresif oleh bank sentral.

Rupiah pagi ini melemah 77 poin atau 0,5 persen ke posisi Rp15.575 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.498 per USD.

“Ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (Fed) lebih banyak mendorong imbal hasil obligasi AS,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (20/10), seperti dikutip Antara.

Baca Juga : Rupiah Melemah Seiring Data Inflasi AS yang Masih Tinggi

Imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) melonjak di tengah data dan prospek perusahaan yang suram, yang menekan selera risiko investor. Imbal hasil obligasi AS saat ini berada di level tertinggi sejak krisis keuangan 2008 yaitu 4,136 persen, karena prospek kenaikan suku bunga lebih banyak membuat investor membuang obligasi. Hal itu juga mendorong kenaikan dolar AS.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button