Ekonomi

Rupiah Melemah Seiring Data Inflasi AS yang Masih Tinggi

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah seiring rilis data inflasi Amerika Serikat yang masih relatif tinggi.

Rupiah pagi ini melemah 4 poin atau 0,03 persen ke posisi Rp15.366 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.362 per USD.

Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Revandra Aritama di Jakarta, Jumat (14/10), mengatakan, laporan indeks harga konsumen AS tadi malam berada di level 8,2 persen secara (yoy) menurun tipis dibanding posisi sebelumnya.

Berita Terkait

“Nilai ini masih jauh dari target inflasi The Fed, yaitu di kisaran 2 persen. Meskipun begitu, penurunan ini menimbulkan optimisme pasar bahwa AS telah melewati puncak inflasi,” kata Revandra, seperti dikutip dari Antara.

Menurut Revandra, optimisme pelaku pasar itu memberikan tekanan kepada dolar AS, tetapi di sisi lain karena nilai inflasi masih tinggi The Fed masih disebut berencana menaikkan dan menahan suku bunga tinggi hingga inflasi kembali berada di level yang diharapkan The Fed.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button