• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bank-Bank Sentral Asia Didesak Perketat Kebijakan Moneter

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 14 Oktober 2022 - 11:41
in Ekonomi
imf

Arsip foto - Seorang pria berjalan melewati logo Dana Moneter Internasional (IMF) di kantor pusatnya di Washington, Amerika Serikat, 10 Mei 2018. Antara/Reuters/Yuri Gripas/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebagian besar bank sentral Asia harus memperketat kebijakan moneter karena kenaikan harga-harga komoditas dan depresiasi mata uang mereka, didorong kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang kuat, mendorong inflasi di atas target mereka, menurut International Monetary Fund (IMF) atau Dana Moneter Internasional.

China dan Jepang adalah pengecualian, di mana pemulihan ekonomi lebih lemah, kendur tetap substansial dan inflasi tidak meningkat tajam seperti di tempat lain, ujar Krishna Srinivasan, direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF, Kamis (13/10).

BacaJuga:

BPDP Perkuat Peran, HASI 2026 Jadi Panggung Transformasi Industri Sawit

Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola hingga 2 Ton per Hari

Akselerasi Energi Nasional, Minyak UMKM KBE Resmi Mengalir ke MEPG

Banyak mata uang Asia terdepresiasi “cukup tajam” karena pengetatan moneter AS menyebabkan melebarnya perbedaan suku bunga, membantu mendorong biaya impor untuk negara-negara tersebut, katanya.

“Sementara baseline kami adalah inflasi mencapai puncaknya pada akhir tahun, depresiasi nilai tukar yang besar dapat menyebabkan inflasi yang lebih tinggi dan persistensi yang lebih besar, terutama jika suku bunga global naik lebih kuat, dan memerlukan pengetatan kebijakan moneter yang lebih cepat di Asia,” kata Srinivasan. dalam konferensi pers selama pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Washington.

Depresiasi mata uang yang besar dan kenaikan suku bunga juga dapat memicu tekanan keuangan di negara-negara Asia dengan utang yang tinggi, kata Srinivasan.

“Asia saat ini menjadi debitur terbesar di dunia selain sebagai penabung terbesar, dan beberapa negara berisiko tinggi mengalami debt distress,” katanya, Jumat (14/10), seperti dikutip dari Antara.

Sebagian besar kenaikan utang Asia terkonsentrasi di China, tetapi juga terlihat di ekonomi lain, Sanjaya Panth, wakil direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF, mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara pada Kamis (13/10).

“Beberapa bentuk tekanan pasar tidak dapat dikesampingkan. Tetapi posisi yang relatif kuat dari banyak ekonomi memberi kita kenyamanan,” katanya, menunjuk pada tingkat utang luar negeri yang rendah, cadangan yang lebih tinggi, dan sistem keuangan yang tangguh. (mg2)

Tags: bank sentral asiaIMFkebijakan moneter

Berita Terkait.

Crawit
Ekonomi

BPDP Perkuat Peran, HASI 2026 Jadi Panggung Transformasi Industri Sawit

Selasa, 28 April 2026 - 15:09
Didi
Ekonomi

Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola hingga 2 Ton per Hari

Selasa, 28 April 2026 - 12:26
Djoko-Siswanto
Ekonomi

Akselerasi Energi Nasional, Minyak UMKM KBE Resmi Mengalir ke MEPG

Selasa, 28 April 2026 - 11:05
Reaktivasi Energi, PHE Genjot Produksi Lewat Kolaborasi Teknologi KSOT
Ekonomi

Reaktivasi Energi, PHE Genjot Produksi Lewat Kolaborasi Teknologi KSOT

Senin, 27 April 2026 - 22:00
Laba Melonjak 216,7 Persen, DADA Tebar Dividen Rp2 Miliar ke Pemegang Saham
Ekonomi

Laba Melonjak 216,7 Persen, DADA Tebar Dividen Rp2 Miliar ke Pemegang Saham

Senin, 27 April 2026 - 21:08
Gerak Cepat Tanpa Bongkar Rig, Pertamina Drilling Ukir Lompatan di Sumur BNG-079
Ekonomi

Gerak Cepat Tanpa Bongkar Rig, Pertamina Drilling Ukir Lompatan di Sumur BNG-079

Senin, 27 April 2026 - 20:31

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2493 shares
    Share 997 Tweet 623
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    934 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    776 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.