Ekonomi

Salurkan Dana Bergulir Rp1,8 Triliun, Ini Strategi LPDB-KUMKM

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) sepanjang tahun 2022 menargetkan pembiayaan dana bergulir sebesar Rp1,8 triliun.

Target tersebut terbagi dalam dua pola penyaluran, yakni pola konvensional sebesar Rp900 miliar, dan pola syariah sebesar Rp900 miliar.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan, pihaknya mengaku optimistis dengan kenaikan target yang sudah diberikan oleh pemerintah dengan menerapkan beberapa strategi pembiayaan yang dapat mencapai target sebesar Rp1,8 triliun sepanjang tahun 2022.

“Dengan kenaikan target yang diberikan oleh pemerintah, tentu kami akan menjalankan berbagai strategi yang dapat mencapai target tersebut, dari sisi penyaluran kami akan semakin gencar melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis yang bekerja sama dengan pemerintah daerah khususnya Dinas Koperasi dan UKM Provinsi/Kabupaten/Kota terutama untuk wilayah-wilayah yang masih minim penyerapan dana bergulir LPDB-KUMKM,” kata Supomo, Senin (10/1/2022).

Baca Juga : Program LPDB-KUMKM “Inline” dengan Program KemenKopUKM

Supomo menegaskan, pada tahun 2022 ini, pembiayaan sebesar 100 persen masih terus dijalankan dan fokus disalurkan ke koperasi mitra LPDB-KUMKM.

Menurut Supomo, dengan fokus pembiayaan kepada koperasi, maka pembiayaan LPDB-KUMKM dapat menjangkau dan dirasakan oleh para pelaku UMKM di seluruh Indonesia yang merupakan anggota dari koperasi.

LPDB-KUMKM fokus ke koperasi sebagai upaya menjangkau UMKM di seluruh Indonesia, sehingga apabila melalui koperasi yang telah dibina dan diberi permodalan oleh LPDB-KUMKM, pada akhirnya koperasi dapat menjangkau usaha skala mikro, kecil dan menengah di daerah,” kata Supomo.

Supomo menambahkan, selain fokus kepada koperasi, strategi pembiayaan di 2022 ini lebih intensif melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah dan Dinas Koperasi dan UKM di seluruh Indonesia.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button