Ekonomi

Minyak Menguat Di Sesi Asia, Dekati Tertinggi Sejak Akhir November

INDOPOSCO.IDHarga minyak menguat di perdagangan Asia pada Rabu (29/12) pagi, dengan minyak AS naik untuk sesi keenam berturut-turut sementara Brent naik lebih banyak karena reli berbasis luas di pasar global mendukung harga lebih tinggi.

Minyak mentah Brent bertambah 23 sen atau 0,3 persen, menjadi diperdagangkan di 79,17 dolar AS per barel pada pukul 01.01 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 21 sen atau 0,3 persen, menjadi diperdagangkan di 76,19 dolar AS per barel, Rabu (29/12/2021), seperti dikutip Antara.

Kedua kontrak diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam sebulan, dibantu oleh penguatan di pasar ekuitas.

Kelas aset mulai dari minyak hingga ekuitas telah memulihkan kerugian sejak akhir November, ketika varian Omicron dari Covid-19 membuat investor bergegas mencari aset-aset aman untuk berlindung.

Penundaan di Inggris dan Prancis untuk memberlakukan lebih banyak pembatasan Covid sebelum akhir tahun juga membuat investor bersemangat. Karena ketakutan terburuk atas dampak varian telah mereda, investor telah kembali ke aset-aset berisiko.

Kekurangan staf yang disebabkan oleh Omicron menyebabkan ribuan pembatalan penerbangan selama akhir pekan Natal di Amerika Serikat.

Harga minyak didukung oleh tiga produsen minyak yang menyatakan force majeure bulan ini karena bagian dari produksi minyak mereka menghadapi masalah pemeliharaan dan penutupan ladang minyak.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button