• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kolaborasi KemenKopUKM dan USAID EGSA Dorong Transformasi Usaha Mikro dari Informal ke Formal

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 20 Desember 2021 - 16:08
in Ekonomi
UMKM

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenkopUKM) berkolaborasi dengan USAID Economic Growth Support Activity (EGSA) melaksanakan dua kajian terkait usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenkopUKM) berkolaborasi dengan USAID Economic Growth Support Activity (EGSA) melaksanakan dua kajian terkait usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Yaitu, kajian kemudahan dan kepastian berusaha di daerah, serta konsep pendampingan UMKM.

“Dengan studi kasus di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan Jawa Timur,” kata Asisten Deputi Perlindungan dan Kemudahan Usaha Mikro KemenKopUKM Rahmadi, pada pembukaan Workshop bertema Mendorong Transformasi Formal UMKM menuju UMKM Naik Kelas melalui Kemudahan Izin Berusaha dan Program Pendampingan Usaha, di Kota Bogor, beberapa waktu lalu.

BacaJuga:

Penyaluran KUR Masih Terkonsentrasi di Jawa, Wamen UMKM Dorong Pemerataan

Elnusa Dorong Solusi Energi Terintegrasi, Perkuat Sinergi di Ekosistem Pertamina

Semangat Sumpah Pemuda, Pertamina Perluas Ruang Inovasi dan Kewirausahaan Anak Muda

Menurut dia, workshop nasional ditujukan untuk memaparkan hasil kajian studi ke pihak pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan input dalam pembuatan kebijakan pemerintah terkait kemudahan Usaha, serta meningkatkan kapasitas pemerintah dalam melakukan pendampingan terhadap pelaku usaha. “Khususnya, registrasi bisnis dan ijin mendirikan bangunan,” tuturnya.

Baca Juga : KemenkopUKM akan Ciptakan Wirausaha Berbasis Teknologi

Bagi Rahmadi, ini menunjukkan KemenKopUKM bersama USAID EGSA berkomitmen untuk mendorong UMKM bertransformasi dari informal ke formal, agar mereka lebih berdaya saing dan mampu bertahan dalam kondisi era baru.

Di tempat yang sama, Chief of Party USAID EGSA, Renata Simatupang mengatakan, studi ini dilakukan bertolak dari kenyataan. Mengapa dalam sepuluh tahun terakhir, struktur UMKM di Indonesia tidak menunjukkan adanya perubahan.

Usaha mikro (98,68 persen) tetap mendominasi perekonomian, diikuti usaha skala kecil (1,22 persen), menengah (0,09 persen), dan besar (0,01 persen). “Kenyataan lain adalah sebagian besar usaha mikro masuk dalam kategori informal,” ungkap Renata.

Dia menambahkan, kesulitan dalam mendaftarkan bisnis dan memperoleh izin konstruksi, merupakan hambatan utama UMKM menuju peralihan mereka ke formal. “Diharapkan hasil studi USAID EGSA ini dapat menjadi rujukan dalam pembuatan kebijakan bagi pemerintah pusat dan daerah dalam memperbaiki proses perizinan berusaha di daerah,” katanya.

Berbagai rekomendasi kebijakan dipaparkan dalam kegiatan. Salah satunya, perlu mempercepat penyusunan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) sebagai titik awal dalam persyaratan dasar perizinan berusaha pendukung daerah.

Hasil kajian juga mengungkapkan perlunya indeks pendampingan UMKM di daerah yang dapat dijadikan bahan Key Performance Indicator (KPI) terhadap kinerja pendampingan dan pemberdayaan UMKM di daerah.

Indeks tersebut disusun berdasarkan lima pilar yang telah diungkapkan dalam kajian, yaitu Go Digital, Go SDG’s, Go Global Standard, Go Modern, dan Go Formal.

Dari kalangan Pemerintah Daerah juga menilai, hasil studi ini penting dan bermanfaat. Staf Bappeda Kota Surabaya Dhoni mengatakan, kegiatan USAID EGSA ini banyak membantu dalam mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro dan kemudahan perizinan berusaha.

“Penelitian ini memberi saran dan masukan yang tepat terhadap peraturan dan kebijakan terkait perizinan, baik di pemerintah pusat maupun daerah,” ujar Dhoni.

Selanjutnya, sebagai bentuk konkret sinergi dukungan program transformasi tormal usaha mikro, KemenKopUKM bersama USAID EGSA juga menyelenggarakan pelatihan Regulatory Impact Assessment (RIA) bagi ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Pelatihan dengan topik Kemudahan Berusaha serta Pendampingan Usaha untuk Mendorong UMKM Naik Kelas” dilaksanakan selama 2 hari (15-16 Desember 2021), di Bogor. Ditujukan untuk mendukung dan meningkatkan kinerja ASN melalui peningkatan kompetensi dan kemampuan pengambilan kebijakan di bidang pembuatan peraturan di daerah. Khususnya, dalam hal perizinan dan menguatkan koordinasi antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Hal ini sejalan dengan tujuan Undang-Undang Cipta Kerja untuk memperbaiki iklim usaha di Indonesia dengan menyederhanakan peraturan yang tumpang tindih, meningkatkan sinkronisasi dan koordinasi antar lintas pemerintahan sehingga pelayanan perizinan berusaha semakin baik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantaeng, Nasir Awing mengatakan, RIA Training sangat bermanfaat, karena para peserta dapat memahami bagaimana pembuatan regulasi yang baik.

“Penyusunan RIA berdasarkan analisis data dan fakta, sehingga regulasi yang dihasilkan dapat lebih memberikan panduan dalam pengambilan kebijakan dan operasional kegiatan,” kata Nasir.

Turut hadir sebagai peserta workshop, Direktur Kerjasama Pelaksanaan Berusaha, Kementerian Investasi BKPM J. S. Meyer Siburian, Asisten Deputi Pemetaan Data,, Analis dan Pengkajian Usaha, Kementerian Koperasi dan UKM, Adi Tresnojuwono, Kepala Bappeda Bantaeng Muh Dimiati, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantaeng Harmoni, Kepala DPM-PTSP Kabupaten Bantaeng Yohanes PHR Murti, dan Ketua Umum ABDSI Cahyadi Joko Sukmono.(son)

Tags: Economic Growth Support ActivityKemenKopUKMUsaha Mikrousaid egsa

Berita Terkait.

he;vi
Ekonomi

Penyaluran KUR Masih Terkonsentrasi di Jawa, Wamen UMKM Dorong Pemerataan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:05
elnusa
Ekonomi

Elnusa Dorong Solusi Energi Terintegrasi, Perkuat Sinergi di Ekosistem Pertamina

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:30
perta
Ekonomi

Semangat Sumpah Pemuda, Pertamina Perluas Ruang Inovasi dan Kewirausahaan Anak Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12
ascope
Ekonomi

Pertamina Perkuat Benteng Energi ASEAN, Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Gejolak Global

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:09
ht
Ekonomi

Bekali Siswa Literasi Keuangan, Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:28
antam
Ekonomi

ANTAM Raup Laba Rp9,66 Triliun, Melonjak 46 Persen hingga September 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:50

OLAHRAGA

liverpool
Olahraga

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Editor Nasuha
Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Liverpool bersiap menghadapi Chelsea pada babak 16 besar Carabao Cup 2026/2027 di Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB....

SelengkapnyaDetails
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5132 shares
    Share 2053 Tweet 1283
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1258 shares
    Share 503 Tweet 315
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.