INDOPOSCO.ID – Produk alas kaki buatan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mulai menembus pasar Eropa. PT Sintec Industri Indonesia, perusahaan manufaktur yang memproduksi sepatu olahraga merek Skechers, merealisasikan ekspor perdana ke Belgia dengan mengirimkan 12.914 pasang sepatu senilai USD167.336,88 pada Rabu (28/10/2026).
Ekspor tersebut menjadi langkah penting bagi perusahaan dalam memperluas jangkauan pasar internasional. Capaian ini sekaligus menunjukkan potensi industri manufaktur di daerah untuk berkontribusi dalam perdagangan global.
Keberhasilan ekspor perdana tersebut didukung fasilitas kepabeanan berupa kawasan berikat yang diberikan pemerintah. Pada September 2026, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas kawasan berikat kepada PT Sintec Industri Indonesia yang berlokasi di Jalan Supriyadi, Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur.
Fasilitas kawasan berikat memberikan kemudahan di bidang kepabeanan bagi perusahaan yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kegiatan produksi sekaligus memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
Kepala Kantor Bea Cukai Madiun, Heru Djatmika Sunindya, mengatakan penerbitan izin kawasan berikat didahului dengan pemaparan proses bisnis perusahaan. Tahapan tersebut mencakup rencana operasional hingga potensi dampak ekonomi yang dapat dihasilkan dari kegiatan industri.
“Izin tersebut kami terbitkan satu jam setelah pemaparan. Hal ini mencerminkan upaya Bea Cukai dalam memberikan pelayanan yang responsif dan mendukung kelancaran kegiatan industri,” ujarnya.
PT Sintec Industri Indonesia memiliki nilai investasi sebesar Rp610,7 miliar. Pada 2026, perusahaan tersebut mempekerjakan sekitar 2.500 pekerja yang didominasi tenaga kerja dalam negeri, termasuk masyarakat di sekitar lokasi operasional.
Menurut Heru, keberadaan perusahaan manufaktur tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi Kabupaten Ngawi, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan aktivitas industri daerah.
“Kehadiran perusahaan ini kami harapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas industri, serta penguatan keterlibatan masyarakat dalam rantai produksi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Bea Cukai akan terus memperkuat sinergi dengan pelaku usaha melalui pembinaan, asistensi, monitoring, dan evaluasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pemanfaatan fasilitas kawasan berikat berjalan optimal, sekaligus menjaga efektivitas pengawasan dan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan.
Ekspor perdana 12.914 pasang sepatu Skechers ke Belgia ini menjadi salah satu capaian industri manufaktur Kabupaten Ngawi dalam memperluas pasar produk ke luar negeri. Dengan dukungan fasilitas kepabeanan dan pengembangan kapasitas produksi, PT Sintec Industri Indonesia diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekspor sekaligus memperkuat kontribusi sektor industri terhadap perekonomian Jawa Timur. (ipo)


















