• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Produktivitas Padi Naik, Luas Panen Justru Menyusut, Kementan Perkuat Persediaan Bibit Sumber

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09
in Nasional
Ilustrasi petani tengah panen raya. Foto: Dok. INDOPOSCO

Ilustrasi petani tengah panen raya. Foto: Dok. INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Produktivitas padi di Sumatera Barat meningkat hampir 6 persen pada 2025 meski luas panen mengalami penurunan. Kondisi ini mendorong penguatan pertanian modern, penyediaan benih unggul, perbaikan irigasi, serta perlindungan lahan sawah produktif untuk menjaga ketahanan pangan daerah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat luas panen padi Sumatera Barat pada 2025 mencapai 284.076 hektare, turun 11.203 hektare atau 3,79 persen dibandingkan 295.279 hektare pada 2024. Namun, produksi padi justru meningkat dari 1,35 juta ton menjadi 1,38 juta ton gabah kering giling (GKG).

BacaJuga:

19 Persen Masyarakat Nyatakan Puas pada Penindakan Korupsi Pemerintahan Prabowo

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 Diperpanjang hingga 25 Oktober

Pelaksanaan TKA 2026, Kemendikdasmen: Kami Siapkan Termasuk di Daerah Terdampak Bencana

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menegaskan, penerapan teknologi pertanian harus memberikan manfaat langsung bagi petani. “Kita ingin teknologi ini benar-benar diterapkan oleh petani sehingga produktivitas meningkat dan kesejahteraan mereka ikut terangkat,” ujar Vasko dalam keterangan, Sabtu (24/10/2026).

Ia menyebut, produksi beras untuk konsumsi penduduk juga naik menjadi 800.613 ton pada 2025, dari sebelumnya 785.426 ton pada 2024. Berdasarkan penghitungan dari angka tetap BPS, produktivitas padi meningkat dari sekitar 4,59 ton menjadi 4,87 ton GKG per hektare, atau tumbuh 5,95 persen.

Peningkatan tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa kenaikan produksi lebih banyak ditopang oleh hasil panen per hektare, bukan perluasan areal panen. Karena itu, upaya meningkatkan produktivitas perlu berjalan beriringan dengan perlindungan sawah, ketersediaan air, benih bermutu, pemupukan, dan pengendalian hama.

“Sejumlah daerah menjadi penopang utama produksi padi Sumatera Barat. Kabupaten Solok mencatat produksi sekitar 210,79 ribu ton GKG pada 2025, disusul Pesisir Selatan 174,99 ribu ton, Tanah Datar 142,85 ribu ton, Padang Pariaman 142,78 ribu ton, dan Agam 138,44 ribu ton.

Di Kabupaten Solok, masih ujar dia, petani Kelompok Tani Rawang Sari di Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, mulai menjajal pola pertanian modern melalui pendekatan Advanced Agricultural System pada Juli 2026. Program ini menjadi salah satu langkah mendorong efisiensi budidaya dan peningkatan hasil panen.

“Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat memperkuat penyediaan benih sumber dan pendampingan petani. Di Kabupaten Solok, produksi benih sumber dilakukan di lahan seluas 15,3 hektare yang terbagi dalam 25 blok pertanaman,” katanya.

Dikatakan dia, sejumlah varietas yang dikembangkan antara lain Inpari 50 Marem, Inpari Gemah, Batang Piaman, Cisokan, dan PB 42. Pada September 2026, BRMP juga mendampingi produksi benih sumber varietas lokal Bawaan di Pesisir Selatan serta mempercepat penyiapan penerima bantuan perbenihan.

“Upaya meningkatkan produksi turut dilakukan melalui optimalisasi lahan. Di Pasaman Barat, pemerintah daerah mendorong peningkatan indeks pertanaman hingga tiga kali setahun pada lahan yang memungkinkan,” terangnya.

“Langkah tersebut didukung penyuluhan, pemilihan benih, pemupukan, serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian,” imbuhnya.

Sementara itu, ia menuturkan, pemulihan lahan terdampak bencana menjadi bagian penting dalam menjaga produksi. Dinas Pertanian Agam melaporkan 35 hektare sawah terdampak bencana telah dipanen pada September 2026. Hasil ubinan di lokasi pengamatan di Salareh Aia Barat mencapai 5,28 ton per hektare.

Ia menyebut, dukungan teknologi digital juga dinilai berpotensi meningkatkan efisiensi pertanian. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menegaskan, pemanfaatan Internet of Things (IoT) dan kecerdasan artifisial harus mampu menjawab persoalan nyata di sektor pertanian.

“IoT dan kecerdasan artifisial adalah teknologi baru yang harus kita manfaatkan agar memberikan dampak langsung terhadap produktivitas masyarakat,” ujar Meutya. (nas)

Tags: Kementanpadipanen

Berita Terkait.

19 Persen Masyarakat Nyatakan Puas pada Penindakan Korupsi Pemerintahan Prabowo
Nasional

19 Persen Masyarakat Nyatakan Puas pada Penindakan Korupsi Pemerintahan Prabowo

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:32
kpu
Nasional

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 Diperpanjang hingga 25 Oktober

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:14
tka
Nasional

Pelaksanaan TKA 2026, Kemendikdasmen: Kami Siapkan Termasuk di Daerah Terdampak Bencana

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:32
aries
Nasional

Tak Kejar Jumlah Tilang, Ini Ukuran Keberhasilan Operasi Patuh 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:09
gunung
Nasional

Kepala BNPB Tinjau Karhutla Gunung Arjuno-Welirang dari Udara, Hujan Mulai Turun

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:06
hutan
Nasional

22 Ribu Hektare Lahan di Indonesia Masih Terbakar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:14

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1314 shares
    Share 526 Tweet 329
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.