• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Prabowo Puji Kabinet “Cukup Membanggakan”, Pengamat Beber Pesan Tersembunyi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:29
in Headline
bowo

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). Foto: BPMI Setpres

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Politik Hendri Satrio membaca pujian Presiden Prabowo Subianto terhadap kinerja Kabinet Merah Putih sebagai strategi menjaga semangat tim, bukan penilaian akhir atas dua tahun pemerintahan.

Menurut pria yang akrab disapa Hensa itu, apresiasi dari presiden diperlukan agar para menteri tetap percaya diri menjalankan tugas. Namun, pujian bukan berarti seluruh pekerjaan telah tuntas.

BacaJuga:

Prabowo Praises Cabinet as “Quite Impressive,” Analyst Sees Hidden Message

Customs, BNN and Police Intercept Vessel Carrying 1.16 Tonnes of Ketamine in North Sumatra Waters

Bea Cukai, BNN, dan Polri Hentikan Laju Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamin di Perairan Sumut

“Dia harus menjaga kepercayaan diri dan keyakinan timnya dong. Karena kalau sampai timnya tidak percaya diri, kocar-kacir nanti timnya itu. Jadi itulah yang bisa dia lakukan, dan itu bagus,” ujar Hensa melalui gawai, Jumat (23/10/2026).

Hensa mengibaratkan Prabowo seperti pelatih sepak bola yang tidak akan mempermalukan pemainnya di hadapan publik. Evaluasi, menurutnya, semestinya dilakukan secara tertutup agar pembenahan tetap berjalan tanpa meruntuhkan kepercayaan diri tim.

“Pelatih mana yang di ruang ganti bilang timnya jelek? Enggak ada. Dipuji dulu, dipeluk dulu. Evaluasinya nanti di ruang tertutup. Mudah-mudahan memang ada evaluasinya, saya yakin sih pasti ada,” katanya.

Namun, ada satu kata dalam pernyataan Prabowo yang menarik perhatian Hensa, yakni “cukup”. Presiden menyebut kinerja kabinet selama dua tahun “cukup membanggakan”, bukan “sangat membanggakan”. Bagi Hensa, pilihan kata tersebut bisa dibaca sebagai apresiasi sekaligus pengingat bahwa pekerjaan rumah pemerintah masih menumpuk.

“Coba disimak baik-baik, saat itu Pak Prabowo bilang ‘cukup membanggakan’, bukan ‘sangat membanggakan’. Itu buat saya seperti cara halus seorang presiden untuk bilang ‘lumayan, tapi PR-nya masih banyak,’ gitu,” jelas pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Ia pun mengingatkan para menteri dan kepala lembaga agar tidak menjadikan pujian sebagai alasan untuk berpuas diri. Apresiasi, kata dia, seharusnya menjadi dorongan untuk memperbaiki kinerja, bukan membuat jajaran pemerintah terlena.

“Pujian presiden itu vitamin buat menteri. Asal jangan berubah jadi obat tidur, harusnya mereka sadar juga kalau ini kembali dibela kinerja mereka,” ungkapnya.

Bagi Hensa, ukuran keberhasilan kabinet tidak cukup ditentukan oleh penilaian presiden. Dampak kebijakan terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat menjadi tolok ukur yang lebih konkret.

“Yang bilang membanggakan itu Pak Prabowo, dan sah-sah saja. Tapi ‘membanggakan’ itu kata sifat. Rakyat butuhnya kata kerja, misal harga terjangkau, lapangan kerja ada, dapur tetap ngebul, kebijakan kelas menengah. Kalau rakyat ikut bangga, enggak perlu diumumkan. Nanti kelihatan sendiri di survei,” jelasnya.

Hensa juga menanggapi analogi sepak bola yang digunakan Prabowo saat meminta pejabat yang belum banyak berperan agar tidak frustrasi. Menurutnya, panjangnya daftar anggota kabinet membuat presiden perlu terus menjaga semangat para pembantunya.

“Kabinetnya memang mirip tim sepak bola. Bedanya, bangku cadangannya panjang sekali. Wajar kalau pelatihnya harus rajin kasih semangat supaya yang duduk di bangku enggak ngambek,” tutur Hensa.

Ia menilai dua tahun pertama pemerintahan masih dapat dianggap sebagai masa pemanasan. Namun, tiga tahun tersisa harus dimanfaatkan untuk menghasilkan capaian nyata yang dirasakan masyarakat.

“Dua tahun pertama anggaplah pemanasan. Tiga tahun sisanya sudah harus cetak gol. Penonton di tribun itu sabar, tapi ada batasnya,” tambahnya. (her)

Tags: Hendri SatrioHensaKabinet Merah PutihPresiden Prabowo Subianto

Berita Terkait.

wo
Headline

Prabowo Praises Cabinet as “Quite Impressive,” Analyst Sees Hidden Message

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39
bc4
Headline

Customs, BNN and Police Intercept Vessel Carrying 1.16 Tonnes of Ketamine in North Sumatra Waters

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:27
bc3
Headline

Bea Cukai, BNN, dan Polri Hentikan Laju Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamin di Perairan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:12
IHSG Menghijau, Pengamat Soroti Ancaman dari Dalam Kabinet
Headline

IHSG Menghijau, Pengamat Soroti Ancaman dari Dalam Kabinet

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:41
Dampak Asap Karhutla: Kasus ISPA Tembus 333.470 di 7 Provinsi
Headline

Dampak Asap Karhutla: Kasus ISPA Tembus 333.470 di 7 Provinsi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:03
Wamendiktisaintek Targetkan Fakultas Kedokteran Gigi di Tiap Provinsi pada 2029
Headline

Prabowo Ancam Cabut Konsesi SDA yang Mangkrak Lebih dari 2 Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45

OLAHRAGA

champion
Olahraga

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID - Malam Liga Champions 2026/2027 matchday ketiga pada Rabu (21/10/2026) malam hingga Kamis (22/10/2026) dini hari WIB kembali menghadirkan...

SelengkapnyaDetails
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2646 shares
    Share 1058 Tweet 662
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1304 shares
    Share 522 Tweet 326
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1394 shares
    Share 558 Tweet 349
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.