INDOPOSCO.ID – PT United Tractors Tbk (United Tractors) mendukung pengujian lapangan truk tambang Komatsu HD785-7 Hybrid EREV berkapasitas kelas 100 ton di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung (Kideco). Pengujian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi energi, produktivitas, dan keandalan teknologi elektrifikasi dalam kondisi operasional tambang.
Pengembangan unit tersebut dilakukan PT Komatsu Marketing & Support Indonesia (KMSI) bersama United Tractors, dengan dukungan pengalaman operasional PT Pamapersada Nusantara (PAMA), kontraktor pertambangan yang mengelola kegiatan operasional di lokasi pengujian.
Marketing Division Head PT United Tractors Tbk, Jonathan T. Muljo, mengatakan pengujian lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan teknologi baru mampu menjawab kebutuhan industri pertambangan.
“Melalui pengujian ini, kami ingin memperoleh data operasional yang terukur untuk mengevaluasi kemampuan teknologi elektrifikasi dalam mendukung produktivitas, efisiensi biaya, dan upaya pengurangan emisi di sektor pertambangan,” ungkap Jonathan dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).
Komatsu HD785-7 Hybrid EREV menggunakan teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV), dengan motor listrik sebagai penggerak utama. Baterainya dapat diisi melalui sumber listrik eksternal maupun mesin yang berfungsi sebagai generator.
Teknologi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan meningkatkan efisiensi bahan bakar. Namun, manfaat aktualnya, termasuk potensi pengurangan emisi, masih akan dievaluasi berdasarkan hasil pengujian di lapangan.
PAMA menjadi salah satu pihak yang mendukung evaluasi melalui pengalaman mengoperasikan lebih dari 3 ribu unit Komatsu HD785-7 di berbagai proyek pertambangan. Pengalaman tersebut menjadi basis untuk menilai performa dan daya tahan teknologi EREV dalam kegiatan operasional berskala besar.
Pengujian di Kideco akan mencakup efisiensi bahan bakar, produktivitas, keandalan unit, serta aspek ekonomi operasional. Hasil evaluasi akan menjadi bahan penyempurnaan produk sebelum memasuki tahap pengenalan ke pasar.
Bagi United Tractors dan KMSI, pengembangan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan teknologi alat berat yang mampu menjaga produktivitas sekaligus meningkatkan efisiensi energi. Keberhasilan penerapannya akan ditentukan oleh hasil evaluasi teknis dan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan operasional pertambangan.(her)

















