• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

IHSG Ambruk, Babah Alun Ajak Pengusaha Serok Saham Bareng-bareng

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 19 Oktober 2026 - 14:38
in Ekonomi
jusuf

Pengusaha senior Mohammad Jusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun. Foto: TikTok/@mohjusufhamka_official

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah kepanikan pasar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjerembap 11,57 persen ke level 5.185, pengusaha senior Mohammad Jusuf Hamka justru melihat peluang berburu saham berharga murah. Tak tanggung-tanggung, ia menyiapkan dana konsorsium sekitar Rp5 triliun untuk masuk ke pasar modal pada Senin (19/10/2026).

“Nah, ini ‘opportunity’ bagi pengusaha. Ini saatnya beli,” kata Babah Alun dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip pada Senin (19/10/2026).

BacaJuga:

BCA Gelar Buyback Saham 3 Hari, Ini Jadwal Pelaksanaannya

Pertamina NRE, Kodaeral III dan Lumitech Kolaborasi Kembangkan Energi Surya

Syarikat Islam dan Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi Dakwah Ekonomi Umat

Pengusaha yang akrab disapa Babah Alun itu menilai kejatuhan harga saham bisa menjadi momentum bagi investor domestik untuk mengakumulasi saham unggulan, terutama emiten berfundamental kuat dan rutin membagikan dividen.

“Di kelompok kita, Rp5 triliun kita akan belanja di market, pada hari Senin (19/10/2026),” jelasnya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi ajakan bagi pengusaha nasional agar tidak hanya menjadi penonton ketika pasar modal Indonesia tertekan. Menurutnya, investor dalam negeri perlu berani mengambil keputusan secara mandiri, tanpa terlalu bergantung pada rekomendasi lembaga asing seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Babah Alun menganggap koreksi tajam justru membuka kesempatan untuk membeli saham dengan valuasi lebih menarik. Ia pun membidik sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar yang dinilai memiliki fundamental solid dan potensi dividen menjanjikan.

“Ada Bank Mandiri, ada BRI, ada BNI. Ada Bank BCA, ini harganya Rp3.000, Rp4.000 dan Rp5.000. Tapi dividennya ada yang Rp450, ada Rp350, rata-rata dividennya 8-9 persen. Jadi kita pegang barang ini, dapat dividen setiap tahun. Dividen 8 persen lebih tinggi dari deposito,” ungkap Babah Alun.

Ia mencontohkan saham Bank Mandiri (BMRI), yang menurutnya pernah diperdagangkan di kisaran Rp6 ribu-Rp7 ribu per lembar, sebelum turun ke rentang Rp3.300-Rp3.400. Penurunan harga tersebut dinilai membuka peluang bagi investor yang mengincar potensi pemulihan harga sekaligus pendapatan dividen.

“Bank Mandiri itu, yield dibagi dividen, kalau enggak salah sekitar Rp450. Kalau sekarang Harga sahamnya Rp3.500, maka yield-nya hampir 12 persen setiap tahun. Lebih dari deposito,” imbuhnya.

Selain potensi imbal hasil, Babah Alun menilai kepemilikan pemerintah pada Bank Mandiri menjadi salah satu pertimbangan investasinya. Meski demikian, pergerakan harga saham tetap mengandung risiko dan tidak menjamin keuntungan.

“Sehingga kita akan enak tidur. Makanya Senin ayo cari cuan di pasar modal,” katanya.

Ia juga mengajak pengusaha nasional ikut memperkuat pasar modal sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia.

“Kalau Indonesia sedang sedih atau menderita, kita wajib turun tangan. Yuk bergandengan tangan dengan pemerintah. Kalau kelompok saya saja bisa Rp5 triliun mau belanja, puluhan ribu pengusaha kita yang mampu. Senin kita kita ke bursa,” ucap Babah Alun.

“Ayo teman-teman yang telah sekian lama menikmati hasil alam, hasil bumi. Sekarang waktunya kita berbakti kepada negeri yang sama-sama kita cintai ini,” tambahnya.

Tekanan terhadap IHSG dipicu kekhawatiran investor setelah MSCI membuka konsultasi mengenai kemungkinan penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Namun, perubahan status tersebut belum diputuskan. Proses konsultasi dijadwalkan berlangsung hingga 30 April 2027, sementara keputusan final ditargetkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027. (her)

Tags: Baba AlunihsgIHSG AmbrukJusuf Hamka

Berita Terkait.

bca2
Ekonomi

BCA Gelar Buyback Saham 3 Hari, Ini Jadwal Pelaksanaannya

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:39
nre
Ekonomi

Pertamina NRE, Kodaeral III dan Lumitech Kolaborasi Kembangkan Energi Surya

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:25
Syarikat Islam dan Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi Dakwah Ekonomi Umat
Ekonomi

Syarikat Islam dan Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi Dakwah Ekonomi Umat

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:15
PLN EPI Gandeng GETI, Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Berkelanjutan
Ekonomi

Sambut HEKRAFNAS 2026, GEKRAFS Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:08
PLN EPI Gandeng GETI, Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Berkelanjutan
Ekonomi

PLN EPI Gandeng GETI, Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:09
Pakai OLED dan Joystick Antidrifts, ASUS ROG XBOX Ally X20 Dibanderol Rp46,99 Juta
Ekonomi

Pakai OLED dan Joystick Antidrifts, ASUS ROG XBOX Ally X20 Dibanderol Rp46,99 Juta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:08

OLAHRAGA

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan
Olahraga

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Editor Ali Rachman
Senin, 19 Oktober 2026 - 11:06

INDOPOSCO.ID - Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tampil luar biasa untuk merebut gelar juara Denmark Open 2026. Ganda putra Indonesia itu...

SelengkapnyaDetails
Zaskia Putri Salurante

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24
Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:39
Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:59
gp

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2621 shares
    Share 1048 Tweet 655
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1390 shares
    Share 556 Tweet 348
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1090 shares
    Share 436 Tweet 273
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.