INDOPOSCO.ID – Inovasi tidak cukup berhenti pada gagasan atau kompetisi. Lebih dari itu, inovasi harus mampu menjelma menjadi solusi nyata yang meningkatkan kinerja dan menciptakan nilai bisnis. Semangat inilah yang didorong PT PLN Energi Gas (PLN EG), anak perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia, melalui kegiatan Discover and Develop: From Innovation Competition to Innovation Culture & Value Creation Systemdi Jakarta, pada 5–6 Oktober 2026.
Diikuti oleh EGeneration, sebutan bagi insan PLN Energi Gas, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membangun innovation mindset sekaligus memperkuat kemampuan pegawai dalam mengembangkan ide menjadi solusi yang dapat diterapkan. Perusahaan ingin menjadikan inovasi sebagai bagian dari pola pikir, budaya kerja, dan cara menyelesaikan tantangan bisnis sehari-hari.
Direktur Utama PLN Energi Gas, Edwin Bangun, menegaskan bahwa inovasi merupakan salah satu kunci pertumbuhan perusahaan di tengah dinamika industri energi yang terus berkembang.
“Inovasi tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Justru dari tantangan yang kita hadapi dalam pekerjaan sehari-hari, sering kali muncul ide sederhana yang dapat memberikan dampak signifikan bagi perusahaan,” ujar Edwin.
“Kami ingin membangun lingkungan kerja di mana setiap EGeneration memiliki keberanian untuk berpikir kreatif, mencari solusi, dan menghasilkan inovasi yang benar-benar dapat diimplementasikan serta memberikan nilai tambah bagi PLN Energi Gas,” lanjutnya.
Berkolaborasi dengan LinxBrain Indonesia, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, Iwan Kahfi, B.Eng (Hons), MEM, MBA dan Khairul Umma. Melalui pembelajaran interaktif, diskusi, dan praktik langsung, peserta dibimbing untuk mengenali peluang, mempertajam gagasan, serta merancang inovasi yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.
Hari pertama mengusung tema Discover, dengan fokus pada penguatan pola pikir inovatif, pemahaman tren inovasi, serta pemetaan inovasi yang telah dan sedang dikembangkan di lingkungan perusahaan. Peserta juga menyelaraskan gagasan dengan empat pilar budaya perusahaan, yakni Safety, Operational Excellence to Boost Customer Satisfaction, Innovation to Increase Growth & Revenue, dan Beyond Workplace.
Proses ini mendorong peserta untuk tidak sekadar menghasilkan ide, tetapi juga mengidentifikasi peluang dan menetapkan prioritas gagasan yang berpotensi mendukung pencapaian tujuan perusahaan.
Memasuki hari kedua bertema Develop, peserta diarahkan untuk menerjemahkan gagasan menjadi solusi yang lebih konkret. Materi mencakup problem discovery, analisis akar permasalahan (root cause analysis), design thinking, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengeksplorasi dan mengembangkan alternatif solusi.
Peserta juga mempelajari penyusunan model bisnis, value proposition, serta penghitungan potensi dampak bisnis. Dengan bekal tersebut, inovasi diharapkan memiliki arah implementasi yang jelas, terukur, dan mampu menghasilkan manfaat bagi perusahaan, bukan sekadar berhenti sebagai konsep.
Edwin menambahkan, keberhasilan membangun budaya inovasi membutuhkan partisipasi seluruh insan perusahaan serta penerapan yang konsisten dalam aktivitas kerja.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari semakin tumbuhnya budaya inovasi di PLN Energi Gas. Bukan hanya untuk menghasilkan karya yang dapat diikutsertakan dalam kompetisi, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana inovasi tersebut mampu meningkatkan efisiensi, memperkuat keandalan operasional, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta membuka peluang pertumbuhan bisnis perusahaan,” tambahnya.
Inisiatif ini sekaligus memperkuat implementasi program budaya perusahaan Culture in Action dengan semangat Dari Nilai Menjadi Kebiasaan. Melalui pendekatan tersebut, inovasi diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan positif yang melekat dalam pekerjaan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas fungsi untuk menjawab berbagai tantangan perusahaan.
PLN Energi Gas berkomitmen untuk terus membuka ruang bagi EGeneration dalam mengembangkan kreativitas, meningkatkan kompetensi, dan menghadirkan inovasi berdampak. Dengan menempatkan inovasi sebagai bagian dari budaya kerja, perusahaan memperkuat fondasi peningkatan kinerja sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. (her)

















