INDOPOSCO.ID – Momentum Bulan Inklusi Keuangan pada Oktober 2026 menjadi pengingat pentingnya memperluas akses layanan keuangan secara merata hingga ke pelosok desa. Tidak hanya menjadi perpanjangan layanan perbankan, Agen BRILink turut berperan meningkatkan literasi keuangan dan mendorong pemanfaatan transaksi digital di tengah masyarakat.
Tercatat hingga akhir September 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah memiliki jaringan sebanyak 1,06 juta Agen BRILink yang menjangkau lebih dari 60 ribu desa atau sekitar 80 persen desa di Indonesia. Jaringan luas ini mencatatkan sekitar 750 juta transaksi dengan volume penjualan (sales volume) mencapai Rp1.270 triliun.
Kehadiran Agen BRILink membawa manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses perbankan. Selain melayani pembayaran tagihan listrik, air, BPJS Kesehatan, hingga pulsa dan cicilan, masyarakat juga dapat mengakses referral pembukaan rekening, pengajuan pinjaman, asuransi mikro, tarik tunai uang luar negeri, hingga pembelian tiket transportasi.
Di sisi lain, kemitraan Agen BRILink turut membuka peluang ekonomi bagi pemilik warung dan pelaku usaha lokal untuk memperoleh tambahan penghasilan. BRI juga terus memperkuat kapasitas para agen agar naik kelas ke kategori Jawara dan Juragan, di mana per September 2026 sebanyak 59 ribu agen telah masuk ke kelompok dengan fee-based income tertinggi tersebut.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya menekankan bahwa kekuatan Agen BRILink tidak hanya terletak pada luasnya jaringan, melainkan pada kedekatan para agen dengan masyarakat. Melalui hubungan yang terbangun sehari-hari, agen menjadi jembatan bagi warga untuk mengenal layanan keuangan formal.
“Agen BRILink bukan sekadar mitra transaksi perbankan. Di banyak daerah, mereka menjadi pihak yang membantu masyarakat mengakses layanan keuangan, memahami cara bertransaksi, sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami ingin para agen terus tumbuh bersama masyarakat yang mereka layani,” ujar Akhmad dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).
Besarnya manfaat sosial bagi masyarakat ini berjalan seiring dengan kontribusi positif terhadap kinerja bisnis perseroan. Hingga akhir September 2026, aktivitas Agen BRILink berhasil menghasilkan fee-based income sebesar Rp1,3 triliun bagi BRI.
Selain menyumbang pendapatan berbasis komisi, jaringan Agen BRILink juga terbukti efektif mendukung penghimpunan dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) BRI yang mencapai Rp32 triliun pada periode yang sama.
“Kinerja bisnis yang positif ini kian memperlihatkan bahwa penguatan jaringan keuangan di tingkat desa tidak hanya membantu menggerakkan transaksi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat bisnis BRI yang berbasis ekonomi kerakyatan,” pungkas Akhmad. (adv)

















