INDOPOSCO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar 127 hektare lahan di kawasan Bukit Stampol, Desa Bukit Stampol, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung akibat kejadian tersebut.
“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB terus melakukan koordinasi dengan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dan BPBD Kabupaten Lombok Utara dalam penanganan serta pemantauan perkembangan karhutla,” kata Berton dalam keterangan, Kamis (24/9/2026).
Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering selama musim kemarau. Kondisi cuaca yang panas dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan.
“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar. Langkah ini penting untuk mencegah api meluas dan memicu kejadian karhutla,” imbuhnya.
“Masyarakat turut diminta tidak membuang puntung rokok secara sembarangan, terutama di kawasan yang vegetasinya kering dan mudah terbakar,” imbuhnya.
Selain itu, ia menambahkan, setiap aktivitas pembakaran harus dipastikan telah benar-benar padam sebelum masyarakat meninggalkan lokasi. Kewaspadaan dan pencegahan sejak dini dinilai penting untuk mengurangi risiko meluasnya karhutla selama musim kemarau. (nas)















