• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Tertekan 5 Hari Beruntun, Sentimen The Fed Jadi Biang Keladi

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 17 September 2026 - 21:11
in Ekonomi
uang

Ilustrasi - Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tekanan terhadap rupiah belum juga mereda. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada perdagangan Kamis (17/9/2026), sekaligus memperpanjang tren pelemahan dalam lima hari perdagangan berturut-turut.

Mengacu pada data JISDOR Bank Indonesia, rupiah yang sempat menguat ke level Rp17.536 per dolar AS pada 10 September justru terus kehilangan tenaga setelahnya. Sehari kemudian, rupiah bergerak melemah ke Rp17.611 dan akhirnya ditutup di level Rp17.753 pada perdagangan Kamis.

BacaJuga:

Berkat Laporan BNI, Oknum Colection Agen Nakal Satu per Satu Diringkus di Jember

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo

KUR BNI Jember Angkat Usaha Sapu Ijuk ‘Ken Dedes’ di Semboro Naik Kelas

Analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mencatat rupiah melemah 57 poin atau sekitar 0,32 persen dari posisi sebelumnya di Rp17.696 per dolar AS.

Tekanan terhadap mata uang Garuda datang ketika pasar masih mencerna keputusan Federal Reserve Amerika Serikat yang kembali mengambil langkah pengetatan moneter.

Dalam rapat yang berakhir pada Rabu (16/9), Federal Open Market Committee (FOMC) secara bulat menaikkan suku bunga acuan federal funds rate sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75 persen hingga 4 persen. Keputusan tersebut menjadi kenaikan suku bunga pertama The Fed sejak Juli 2023.

Kebijakan tersebut segera menjadi perhatian pasar valuta asing. Suku bunga AS yang lebih tinggi berpotensi memperkuat daya tarik aset berbasis dolar, sementara mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, menghadapi tekanan tambahan.

Ibrahim menilai arah kebijakan The Fed masih menjadi salah satu faktor penting yang perlu dicermati pasar. Terlebih, Ketua The Fed Kevin Warsh kembali menyoroti persoalan inflasi yang dinilai belum sepenuhnya terkendali.

“Warsh mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut pada suku bunga dalam beberapa bulan mendatang,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).

Proyeksi terbaru bank sentral AS juga menunjukkan adanya ruang untuk pengetatan lanjutan. Dalam proyeksi September, sejumlah besar pejabat The Fed memperkirakan masih ada kenaikan suku bunga pada 2026, meski jalur kebijakan berikutnya tetap bergantung pada perkembangan inflasi dan kondisi ekonomi.

Di sisi lain, kebijakan moneter AS kini berhadapan dengan dorongan berbeda dari Gedung Putih. Presiden AS Donald Trump kembali menyerukan agar suku bunga diturunkan ke level 1 persen atau bahkan lebih rendah, hanya beberapa jam setelah The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga.

Perbedaan arah tersebut memperlihatkan adanya gesekan terbuka antara keinginan pemerintah AS untuk memperoleh biaya pinjaman yang lebih rendah dan sikap The Fed yang menempatkan pengendalian inflasi sebagai perhatian utama. Reuters mencatat Trump memang kembali mendorong suku bunga yang jauh lebih rendah setelah keputusan The Fed.

“Ini menandakan bahwa gesekan yang terus berlanjut antara Gedung Putih dan The Fed yang independen,” jelas Ibrahim.

Sementara itu, perhatian pasar domestik mulai beralih ke langkah Bank Indonesia (BI). Ruang bagi BI untuk kembali mengerek suku bunga acuan dinilai semakin terbatas menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dijadwalkan berlangsung pada 22-23 September 2026.

Menurut Ibrahim, kebijakan agresif yang telah ditempuh BI sebelumnya membuat bank sentral memiliki ruang untuk tidak terburu-buru mengubah arah kebijakan moneternya.

“Langkah agresif BI sebelumnya dinilai menjadi alasan utama mengapa bank sentral tak perlu lagi tergesa-gesa memutar kemudi moneter. Manuver BI yang telah menaikkan suku bunga hingga 100 basis poin merupakan langkah pre-emptive yang sangat presisi, bahkan melampaui agresivitas bank sentral Amerika Serikat (The Fed),” tambahnya.

Dengan tekanan eksternal yang masih kuat dan pasar menunggu keputusan BI pekan depan, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan menghadapi volatilitas.

Ibrahim memperkirakan rupiah berpotensi kembali bergerak melemah pada perdagangan Jumat (18/9/2026). Mata uang Garuda diproyeksikan berada dalam rentang Rp17.750 hingga Rp17.790 per dolar AS. Artinya, level Rp17.800 kini semakin dekat menjadi batas psikologis berikutnya bagi rupiah. (her)

Tags: Bank IndonesiadolarKemenkeuMata Yangrupiahthe fed

Berita Terkait.

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo
Ekonomi

Berkat Laporan BNI, Oknum Colection Agen Nakal Satu per Satu Diringkus di Jember

Jumat, 18 September 2026 - 13:35
NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo
Ekonomi

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo

Jumat, 18 September 2026 - 13:25
Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
Ekonomi

KUR BNI Jember Angkat Usaha Sapu Ijuk ‘Ken Dedes’ di Semboro Naik Kelas

Jumat, 18 September 2026 - 12:07
Kemendagri Dorong Pengelolaan Krisis Komunikasi Pemerintah secara Cepat dan Berbasis Data
Ekonomi

Gran Max dan LCGC Jadi Penopang Penjualan Daihatsu pada Agustus 2026

Jumat, 18 September 2026 - 11:53
Asap dan Titik Panas Meningkat, BNPB Gempur Karhutla di 6 Provinsi
Ekonomi

Bea Cukai Kendari Lepas Ekspor Tepung Terigu dan VCO

Jumat, 18 September 2026 - 11:42
Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
Ekonomi

Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 11:30

OLAHRAGA

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 18 September 2026 - 21:16

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil 23 pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung...

SelengkapnyaDetails
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28
bc

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Kamis, 17 September 2026 - 18:08
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5522 shares
    Share 2209 Tweet 1381
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1242 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.