• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

United Tractors Catat Pendapatan Rp58,3 Triliun hingga Semester I 2026, Turun 15 Persen

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 8 September 2026 - 09:29
in Ekonomi
ut

Presiden Direktur PT United Tractors Tbk. atau UT Iwan Hadiantoro bersama jajaran direksi lainnya, diantaranya Idot Supriadi, Widjaja Kartika, Vilihati Surya, Ari Sutrisno, Hendra Hutahean, Andreas berpose usai menyampaikan Paparan Publik yang dilakukan secara daring, pada Senin (7/9/2026). Foto: Dokumen UT

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT United Tractors Tbk (UT) membukukan pendapatan bersih konsolidasian sebesar Rp58,3 triliun hingga semester pertama 2026, turun 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp68,5 triliun.

Kinerja tersebut disampaikan United Tractors dalam Paparan Publik yang merupakan bagian dari rangkaian Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Senin (7/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, perseroan memaparkan perkembangan bisnis, kinerja keuangan dan operasional hingga Juli 2026, serta pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan.

BacaJuga:

Dari Jelantah Jadi Bioavtur, Pertamina Dorong Limbah Rumah Tangga Terbang Lebih Tinggi

Danantara dan BP BUMN Jalankan Arahan Presiden Prabowo untuk Reformasi BUMN, Tuai Pujian dari Kalangan Akademisi

FEED Rampung Lebih Cepat, LNG Abadi Masela Bidik FID Januari 2027

Presiden Direktur United Tractors Iwan Hadiantoro bersama jajaran direksi hadir dalam paparan publik tersebut. Manajemen menjelaskan, penurunan pendapatan terutama dipengaruhi oleh lebih rendahnya penjualan emas PT Agincourt Resources serta pelemahan kinerja segmen alat berat dan pertambangan batu bara termal dan metalurgi.

Tekanan pada bisnis batu bara tidak terlepas dari alokasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara nasional 2026 yang lebih rendah. Namun, dampak tersebut sebagian berhasil diimbangi oleh peningkatan pendapatan dari bisnis kontraktor penambangan, yang terutama didorong oleh penguatan kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah.

Dari sisi profitabilitas, laba bersih United Tractors, tidak termasuk pos non-recurring items, tercatat Rp4,3 triliun, atau turun 48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan laba tersebut terutama dipengaruhi oleh lebih rendahnya penjualan emas Agincourt Resources dan penurunan pendapatan yang berkaitan dengan penyesuaian RKAB batu bara nasional. Penjualan emas dari Tambang Emas Martabe juga terdampak penghentian sementara kegiatan operasional tambang. Namun, operasional tambang tersebut telah kembali berjalan pada kuartal kedua 2026.

Sementara itu, sepanjang semester pertama 2026, perseroan mencatat non-recurring items sebesar Rp3,3 triliun. Pos tersebut terutama berasal dari penurunan nilai atas Supreme Geothermal Energy serta pembayaran terkait kegiatan sebelumnya di kawasan hutan sehubungan dengan Persetujuan Pemanfaatan Kawasan Hutan (PPKH) di Tambang Nikel Stargate.

Salah satu bisnis yang mengalami tekanan adalah segmen alat berat. Hingga Juli 2026, penjualan alat berat Komatsu United Tractors turun 23 persen menjadi 2.393 unit.

Penurunan terutama terjadi pada penjualan alat berat berukuran besar atau big machine untuk sektor pertambangan yang turun 49 persen menjadi 405 unit. Kondisi tersebut sejalan dengan lebih rendahnya alokasi RKAB batu bara nasional tahun ini.

Meski penjualan unit alat berat melemah, bisnis layanan purna jual masih menunjukkan pertumbuhan. Hingga semester pertama 2026, pendapatan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat meningkat 1 persen menjadi Rp5,5 triliun.

Namun, secara keseluruhan pendapatan bersih segmen Alat Berat turun 28 persen menjadi Rp15 triliun.

United Tractors juga terus mengembangkan bisnis pendukung untuk memperkuat layanan purna jual dan rantai pasok komoditas. Bisnis tersebut mencakup layanan engineering, manufaktur komponen dan attachment alat berat, hingga layanan logistik maritim serta pembuatan dan pemeliharaan kapal.

Berbeda dengan alat berat, segmen kontraktor penambangan masih mencatat pertumbuhan pendapatan. Bisnis yang dijalankan PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dan PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining) tersebut membukukan pendapatan bersih Rp27,2 triliun hingga semester pertama 2026, naik 4 persen.

Namun dari sisi operasional, volume pekerjaan pemindahan tanah PAMA dan KPP Mining hingga Juli 2026 turun 10 persen menjadi 573 juta bank cubic meter (bcm). Sementara volume produksi batu bara untuk para klien turun 3 persen menjadi 80 juta ton, dengan rata-rata stripping ratio sebesar 7,1 kali.

Penyesuaian tersebut mengikuti target produksi para klien berdasarkan RKAB yang telah disetujui.

Di tengah perubahan lanskap industri pertambangan, PAMA dan KPP Mining juga memperkuat ekspansi ke komoditas mineral selain batu bara, khususnya emas dan nikel. Diversifikasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk membangun portofolio bisnis yang lebih berkelanjutan sekaligus memperkuat sumber pertumbuhan jangka panjang.

Sementara itu, segmen pertambangan batu bara termal dan metalurgi yang dijalankan PT Tuah Turangga Agung atau Turangga Resources turut mengalami tekanan.

Hingga Juli 2026, volume penjualan batu bara Turangga Resources tercatat 6,5 juta ton, termasuk 1,8 juta ton batu bara metalurgi. Angka tersebut turun 18% dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Penurunan volume penjualan tersebut turut berdampak pada pendapatan. Hingga semester pertama 2026, pendapatan segmen pertambangan batu bara termal dan metalurgi turun 4% menjadi Rp12,9 triliun.

Tekanan lebih dalam terjadi pada segmen pertambangan emas dan mineral lainnya. Pendapatan segmen ini turun 66 persen menjadi Rp2,4 triliun, terutama akibat penurunan penjualan emas sebesar 82 persen.

Bisnis emas United Tractors yang dijalankan melalui PT Agincourt Resources dan PT Sumbawa Jutaraya mencatatkan total penjualan setara emas sebesar 32 ribu ons hingga Juli 2026, jauh lebih rendah dibandingkan 143 ribu ons pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, United Tractors terus memperluas portofolio bisnis mineral. PT Stargate Pasific Resources mencatatkan penjualan bijih nikel sebesar 973 ribu wet metric ton (wmt) hingga Juli 2026, yang terdiri atas 316 ribu wmt saprolit dan 657 ribu wmt limonit.

United Tractors juga memiliki kepemilikan sebesar 20,13 persen di Nickel Industries Limited (NIC), perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan aset utama di Indonesia.

Kontribusi NIC kepada United Tractors diakui dengan periode enam bulan tertinggal berdasarkan kinerja NIC pada kuartal keempat 2025 dan kuartal pertama 2026. Pada periode tersebut, operasional Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) NIC mencatat penjualan nickel metal sebanyak 61.622 ton.

Strategi diversifikasi juga diperkuat melalui akuisisi. Pada 11 Februari 2026, United Tractors melalui PT Danusa Tambang Nusantara dan PT Energia Prima Nusantara menyelesaikan akuisisi 100 persen saham PT Arafura Surya Alam, perusahaan pertambangan emas yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Utara.

Langkah tersebut mempertegas strategi UT untuk memperbesar eksposur pada komoditas mineral sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap siklus bisnis batu bara.

Dari sisi neraca, per 30 Juni 2026 United Tractors mencatat utang bersih Rp9,4 triliun, dengan rasio gearing sebesar 8,5 persen.

Posisi tersebut berubah dibandingkan akhir 2025 ketika perseroan masih mencatat posisi kas bersih sebesar Rp7,7 triliun. Perubahan terutama mencerminkan akuisisi perusahaan pertambangan emas serta pelaksanaan program pembelian kembali saham.

Dalam aksi korporasi lainnya, United Tractors telah menyelesaikan program buyback saham yang berlangsung 1 April hingga 30 Juni 2026 sebanyak 35,5 juta saham.

Perseroan kemudian kembali menjalankan program pembelian kembali saham dengan nilai maksimal Rp2 triliun untuk periode 1 Juli hingga 30 September 2026.

Secara akumulatif, sejak Juli 2022 hingga 30 Juni 2026, United Tractors telah melakukan pembelian kembali sebanyak 239 juta saham dengan total nilai sekitar Rp7,1 triliun.

Manajemen menyatakan program tersebut dijalankan dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi.

Program buyback sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek perseroan dan kemampuannya menghasilkan arus kas berkelanjutan. Di sisi lain, aksi tersebut diharapkan turut mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasar modal nasional. (rmn)

Tags: kinerja perusahaanPaparan PublikUnited TractorsUNTRUT

Berita Terkait.

Danantara dan BP BUMN Jalankan Arahan Presiden Prabowo untuk Reformasi BUMN, Tuai Pujian dari Kalangan Akademisi
Ekonomi

Dari Jelantah Jadi Bioavtur, Pertamina Dorong Limbah Rumah Tangga Terbang Lebih Tinggi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:08
Danantara dan BP BUMN Jalankan Arahan Presiden Prabowo untuk Reformasi BUMN, Tuai Pujian dari Kalangan Akademisi
Ekonomi

Danantara dan BP BUMN Jalankan Arahan Presiden Prabowo untuk Reformasi BUMN, Tuai Pujian dari Kalangan Akademisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:18
Oakwood Premier Cozmo Jakarta Hadirkan Pasar Keliling Signature Bazaar, Angkat Karya Pengrajin Lokal
Ekonomi

FEED Rampung Lebih Cepat, LNG Abadi Masela Bidik FID Januari 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:38
Pulihkan Ekonomi Kalbar Pascakarhutla, Menteri UMKM Gandeng Kampus Cetak Wirausaha Baru
Ekonomi

Siap Hadapi Tantangan Energi ASEAN, Pertamina dan ASCOPE Perkuat Kolaborasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27
Lebih dari 200 Ribu Peluang Kerja Luar Negeri Belum Terserap, Begini Respons Menteri PPMI
Ekonomi

Potensi Sektor Tekstil Menguat, Ekspor Produk Fesyen Tembus USD5,9 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15
bni
Ekonomi

BNI Bukukan PPOP Rp27,5 Triliun hingga Kuartal III 2026, Tertinggi dalam Sejarah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:41

OLAHRAGA

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory
Olahraga

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

INDOPOSCO.ID – Persib Bandung punya modal sempurna untuk mempertahankan singgasana Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027. Namun, dua...

SelengkapnyaDetails
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5103 shares
    Share 2041 Tweet 1276
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    939 shares
    Share 376 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.