• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Biomassa Tak Lagi Sekadar Co-firing, PLN EPI Kembangkan BioCNG dan Hidrogen Hijau

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 8 September 2026 - 12:12
in Ekonomi
hokkop

Direktur Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop Situngkir, pada ajang The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 2-4 September 2026. Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperluas pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi terbarukan. Tak hanya digunakan sebagai bahan bakar co-firing pembangkit listrik, biomassa kini dikembangkan menjadi BioCNG (Compressed Biomethane Gas) dan bahan baku hidrogen hijau.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU) bersama mitra strategis dalam ajang The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat bauran energi terbarukan sekaligus mendukung percepatan pencapaian target net zero emission (NZE).

BacaJuga:

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop TI Situngkir mengatakan, pengembangan biomassa merupakan bagian dari strategi PLN Group dalam meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan sekaligus membangun rantai nilai bioenergi yang lebih luas.

“Pada dasarnya, konsepnya adalah co-firing. Bahan-bahan hayati kita kumpulkan, kita ambil, kemudian kita deploy ke pembangkit milik kita,” katanya.

Menurut dia, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) menjadi salah satu pembangkit yang paling siap memanfaatkan biomassa melalui skema co-firing. Namun, pemanfaatan biomassa tidak berhenti pada substitusi sebagian batu bara, melainkan terus dikembangkan menjadi berbagai produk energi terbarukan bernilai tambah.

“Jadi perjuangannya masih panjang sampai 2030. Kita sudah agendakan pemanfaatan biomassa di PLN,” ujar Hokkop.

Salah satu langkah hilirisasi biomassa dilakukan melalui kerja sama PLN EPI dengan PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) dan PT Kis Biofuels Indonesia untuk mengembangkan BioCNG dan/atau gas berbasis biomassa.

Kerja sama tersebut memanfaatkan berbagai limbah organik, termasuk Palm Oil Mill Effluent (POME) dan limbah peternakan, sebagai bahan baku produksi biometana. Selanjutnya, biometana tersebut diolah menjadi BioCNG yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi rendah karbon.

Dalam skema kerja sama ini, PGN Gagas berperan sebagai off-taker atau pihak yang menyerap produk BioCNG.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir, Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan, serta Direktur PT Kis Biofuels Indonesia KR Ragunath Kandikeri.

Hokkop mengatakan pengembangan BioCNG membutuhkan teknologi pengolahan yang mampu menangkap metana dari limbah organik untuk kemudian diolah menjadi produk energi.

“Metananya kita ambil, kemudian kita ciptakan reaktor dan segalanya. Tentunya dengan kerja sama dengan pihak teknologi, baru nanti kita bisa bertransaksi dengan PT Gagas,” jelasnya.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pemanfaatan limbah sebagai sumber energi, tetapi juga menciptakan rantai pasok bioenergi dari hulu hingga hilir.

Selain BioCNG, PLN EPI juga mengembangkan biomassa untuk mendukung ekosistem hidrogen hijau di Indonesia.

Untuk itu, PLN EPI menandatangani MoU Pengembangan Ekosistem Hidrogen Hijau Berbasis Biomassa di Indonesia bersama CISRI HY&POR Technology Co., Ltd. dan PT Pupuk Kujang Cikampek.

Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Direktur Biomassa PLN EPI, Mr Gu Hu selaku General Manager CISRI HY&POR Technology Co., Ltd., serta Direktur Utama PT Pupuk Kujang Cikampek Panji Winanteya Ruky.

Hokkop menjelaskan, biomassa dapat melalui proses gasifikasi untuk menghasilkan gas yang mengandung hidrogen. Hidrogen tersebut kemudian dapat ditangkap dan dikembangkan untuk kebutuhan industri.

“Kita tahu kalau biomassa sudah digasifikasi, tentu ada hidrogen yang lepas di situ. Itu ditangkap dan akan dipakai oleh Pupuk Kujang sebagai off-taker,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan off-taker menjadi elemen penting dalam pengembangan bioenergi. Dengan adanya kepastian pengguna atau pembeli produk, pengembangan energi terbarukan dapat bergerak dari sekadar tahap produksi menuju ekosistem industri yang berkelanjutan.

“Harapan kita, dua kerja sama ini bisa memperbesar bioenergi dan mempercepat cita-cita yang sudah dicanangkan dalam Permen ESDM dan juga secara internal di PLN Group,” jelas Hokkop.

Saat ini, PLN EPI terus mengembangkan pemanfaatan biomassa yang berasal dari berbagai residu pertanian, perkebunan, dan limbah organik.

Selain mendukung program co-firing pada pembangkit PLN, biomassa diarahkan menjadi bahan baku berbagai produk energi rendah karbon yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Strategi tersebut membuat pemanfaatan biomassa tidak hanya berorientasi pada substitusi batu bara, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem bioenergi yang lebih terintegrasi.

Melalui pengembangan BioCNG dan hidrogen hijau, PLN EPI menargetkan peningkatan nilai tambah biomassa nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian target net zero emission Indonesia. (rmn)

Tags: BioCNGbiomassaHidrogen Hijaupln epiTransisi Energi

Berita Terkait.

generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13
utojo
Ekonomi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:12
pltu
Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11
bahlil
Ekonomi

3 Pekerja Pertamina Raih Tanda Kehormatan dari Presiden, Perkuat Pengabdian di Sektor Energi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:29
rano
Ekonomi

Indeks Inklusi Keuangan Jakarta Capai 99,74 Persen, Bank Jakarta Perkuat Edukasi Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:19
lpdb
Ekonomi

Jaga Kepercayaan Publik, LPDB Koperasi Benahi Sinkronisasi Data Keuangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:05

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1316 shares
    Share 526 Tweet 329
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    897 shares
    Share 359 Tweet 224
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.