INDOPOSCO.ID – Siapa sangka, salah satu barang sederhana yang digunakan sehari-hari di Amerika Serikat ternyata diproduksi di Indonesia. Produk berupa gantungan pakaian atau hanger buatan PT JSWB Metal Products yang berlokasi di Kawasan Industri Candi, Semarang, seluruhnya diekspor untuk memenuhi kebutuhan pasar Amerika Serikat.
Komitmen perusahaan dalam mendorong ekspor sekaligus memperkuat industri dalam negeri semakin didukung dengan persetujuan fasilitas kawasan berikat dari Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Jogjakarta.
PT JSWB Metal Products merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi gantungan pakaian (hanger) dengan kapasitas produksi yang terus mengalami peningkatan. Pada 2026, kapasitas produksi perusahaan tercatat mencapai 31,2 juta pcs dan diproyeksikan meningkat secara signifikan menjadi 156 juta pcs pada 2030. Peningkatan kapasitas tersebut turut diiringi dengan pertumbuhan nilai investasi. Pada 2026, nilai investasi perusahaan mencapai Rp20,07 miliar dan diproyeksikan meningkat menjadi Rp41,31 miliar pada 2030.
Tak hanya berorientasi pada ekspor, keberadaan PT JSWB Metal Products juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Pada 2026, perusahaan mempekerjakan 84 tenaga kerja lokal dan jumlah tersebut diproyeksikan bertambah menjadi 105 orang pada 2030.
“Dengan seluruh produksinya ditujukan untuk pasar Amerika Serikat, PT JSWB Metal Products menjadi salah satu gambaran bagaimana produk manufaktur Indonesia mampu menembus pasar global. Produk yang tampak sederhana dalam kehidupan sehari-hari ternyata menjadi bagian dari rantai pasok internasional yang menghubungkan industri di Indonesia dengan konsumen di Amerika Serikat,” ungkap Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Jogjakarta, Agus Yulianto.
Disebutkan Agus, persetujuan fasilitas kawasan berikat ini pun diharapkan semakin memberikan ruang bagi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar ekspor, serta mengembangkan investasi di Indonesia.
“Bagi Bea Cukai sendiri pemberian fasilitas kawasan berikat ini menjadi bagian dari upaya kami mendorong ekspor, investasi, dan penyerapan tenaga kerja,” tambahnya.
Dari kawasan industri di Semarang, produk buatan tenaga kerja Indonesia dapat hadir dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di berbagai belahan dunia. Dari Semarang ke Amerika Serikat, hanger buatan Indonesia siap menghiasi rantai pasok global. (ipo)






















