• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tata Kelola Hutan, Data Geospasial Jadi “Mata” Kementerian Kehutanan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 31 Agustus 2026 - 02:20
in Nasional
hutan

Ilustrasi - Hutan. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mengurus hutan ternyata tak cukup hanya dengan turun ke lapangan dan melihat kondisi pepohonan. Data geospasial kini menjadi “mata” penting pemerintah untuk mengetahui apa yang terjadi di kawasan hutan, mulai dari kebakaran, perubahan kawasan hingga aktivitas pemanfaatan lahan.

Kepala Bagian Pelayanan dan Penyajian Informasi Publik, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Agus Yasin mengatakan, pengelolaan kehutanan memiliki keterkaitan erat dengan informasi geospasial. Hampir seluruh kebijakan di sektor kehutanan memiliki dimensi keruangan.

BacaJuga:

Jembatani Pemerintah dengan Masyarakat, Wamendagri Dorong Penguatan Peran Humas

Genjot Energi Terbarukan, BRIN: Pascapanen Ikan hingga Perkebunan Bisa Lebih Hemat

BPJS Ketenagakerjaan Raih BAZNAS Award 2026, Perkuat Kolaborasi Zakat dan Perlindungan Pekerja Rentan

“Informasi geospasial dapat menjawab berbagai pertanyaan penting dalam pengelolaan kehutanan, mulai dari lokasi terjadinya kebakaran dan perubahan kawasan hingga aktivitas pemanfaatan lahan,” ujar Agus dalam keterangan, Minggu (30/8/2026).

Menurut dia, perkembangan teknologi penginderaan jauh membuat pemantauan kondisi hutan dan lahan kini dapat dilakukan jauh lebih cepat. Jika sebelumnya pembaruan data membutuhkan waktu empat hingga enam tahun, pemantauan saat ini bisa dilakukan dalam interval lebih pendek dan mendekati kondisi aktual.

Ia menyebut, data yang tersedia juga semakin beragam. Pemerintah dapat memanfaatkan citra satelit Landsat dan Sentinel, data hotspot, prediksi cuaca, hasil survei lapangan, inventarisasi, laporan masyarakat hingga informasi yang beredar di media sosial.

“Derasnya arus data justru menghadirkan tantangan baru. Tidak semua informasi yang tersedia bisa langsung dijadikan dasar dalam menentukan kebijakan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pemerintah harus mampu memilah data yang relevan, akurat dan dapat dipercaya. Sebab, satu jenis data tidak akan mampu menjawab seluruh kebutuhan dalam pengelolaan kehutanan.

“Tidak ada satu jenis data yang dapat menjawab seluruh kebutuhan pengelolaan kehutanan,” tegasnya.

Ia menegaskan, antangan semakin kompleks dengan perkembangan kecerdasan artifisial (AI). Teknologi tersebut membuat produksi sekaligus penyebaran informasi menjadi semakin mudah.

Di sisi lain, lanjut dia, kondisi tersebut membuka ruang lebih besar bagi beredarnya misinformasi dan hoaks. Karena itu, validasi menjadi bagian penting dalam pemanfaatan informasi geospasial.

“Setiap data yang digunakan untuk mendukung kebijakan harus memiliki dasar yang jelas, dapat diverifikasi dan sesuai dengan konteks persoalan,” katanya.

Agus menilai, geoinformatika memiliki posisi strategis sebagai pendukung pengambilan kebijakan. Namun, kekuatan analisis tetap bergantung pada kualitas informasi yang digunakan.

“Geoinformatika menjadi peran pendukung dasar kebijakan ketika informasi yang digunakan akurat, tepat waktu, relevan, kontekstual, dan memiliki kredibilitas. Kualitas informasi menjadi faktor penting agar hasil analisis dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan,” bebernya.

Ia menambahkan, di tengah perubahan kondisi hutan yang berlangsung cepat dan banjir informasi di era digital, pemerintah dituntut tidak sekadar memiliki banyak data.

“Yang jauh lebih penting itu memastikan data benar sebelum dijadikan pijakan untuk mengambil keputusan,” ujarnya. (nas)

Tags: GeospasialHutanKementerian KehutananTata Kelola Hutan

Berita Terkait.

bima
Nasional

Jembatani Pemerintah dengan Masyarakat, Wamendagri Dorong Penguatan Peran Humas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:11
brin
Nasional

Genjot Energi Terbarukan, BRIN: Pascapanen Ikan hingga Perkebunan Bisa Lebih Hemat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:18
BPJS Ketenagakerjaan Raih BAZNAS Award 2026, Perkuat Kolaborasi Zakat dan Perlindungan Pekerja Rentan
Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Raih BAZNAS Award 2026, Perkuat Kolaborasi Zakat dan Perlindungan Pekerja Rentan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:10
DPR: Pembangunan Inklusif Harus Buka Akses dan Pastikan Kelompok Rentan Tak Tertinggal
Nasional

DPR: Pembangunan Inklusif Harus Buka Akses dan Pastikan Kelompok Rentan Tak Tertinggal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:05
Kemendiktisaintek Gelar Open House di SMA Unggul Garuda Baru Bulungan
Nasional

Kemendiktisaintek Gelar Open House di SMA Unggul Garuda Baru Bulungan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:05
HUT Ke-75 Prabowo, IPHI Gelar Istighosah untuk Indonesia, Ketum Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kebangsaan
Nasional

HUT Ke-75 Prabowo, IPHI Gelar Istighosah untuk Indonesia, Ketum Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kebangsaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:08

OLAHRAGA

Zaskia Putri Salurante
Olahraga

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Editor Ali Rachman
Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24

INDOPOSCO.ID - Meraih medali dunia bukan perkara semalam. Bagi karateka muda Indonesia, Zaskia Putri Salurante, podium ketiga nomor kata perorangan...

SelengkapnyaDetails
Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:39
Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:59
gp

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2594 shares
    Share 1038 Tweet 649
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1387 shares
    Share 555 Tweet 347
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1195 shares
    Share 478 Tweet 299
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1146 shares
    Share 458 Tweet 287
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1079 shares
    Share 432 Tweet 270
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.