• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Soroti Ketidakpastian Hukum UU DKJ, Pemuda Kaum Betawi Resmi Layangkan Uji Materi ke Mahkamah Konstitusi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 31 Agustus 2026 - 23:05
in Megapolitan
Pemuda Kaum Betawi secara resmi mengajukan permohonan uji materi (judicial review) terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (31/8/2026). Foto: Istimewa

Pemuda Kaum Betawi secara resmi mengajukan permohonan uji materi (judicial review) terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (31/8/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemuda Kaum Betawi secara resmi mengajukan permohonan uji materi (judicial review) terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (31/8/2026).

Langkah hukum yang terregister dengan Nomor Permohonan 285/PAN.ONLINE/2026 ini ditempuh guna menyoroti pasal terkait lembaga adat dan kebudayaan Betawi yang dinilai memicu multitafsir dan kekosongan norma.

BacaJuga:

Normalisasi Kali Mampang Dikebut, Pramono Yakin Banjir Jakarta Berkurang

Cenderung Teduh, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

PDC Buka Peluang Kerja bagi Talenta Muda lewat Program Magang Pemprov Jakarta

Fokus utama permohonan menyasar Pasal 31 ayat (1) huruf b UU DKJ yang mengatur pelibatan lembaga adat dan kebudayaan Betawi dalam pemajuan kebudayaan. Pemuda Kaum Betawi menilai undang-undang tersebut belum menetapkan definisi otentik, kriteria keterwakilan, serta mekanisme verifikasi yang objektif mengenai lembaga mana yang sah menduduki posisi representatif.

Sekretaris Jenderal Pemuda Kaum Betawi, Brahma Aryana, menegaskan bahwa ketidaktegasan frasa ini bukan sebatas urusan istilah, melainkan berpotensi memicu persaingan klaim representasi di tengah beragamnya organisasi masyarakat Betawi yang ada, seperti Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Majelis Kaum Betawi (MKB), hingga wacana Lembaga Adat Mandiri (LAM) Betawi.

“Pasal tersebut masih mengundang multitafsir karena belum jelas siapa representasinya. Harapan kami, Mahkamah Konstitusi hadir memberikan parameter dan mekanisme penentuan yang terang,” ujar Brahma di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Brahma menepis anggapan bahwa gugatan ini bertujuan untuk menunjuk organisasi tertentu. Pihaknya menyatakan siap menerima siapa pun yang ditugaskan menjalankan fungsi pemajuan kebudayaan, selama penetapan tersebut didasari kepastian hukum yang jelas dan transparan, terlebih menjelang momentum 500 tahun Jakarta pada 2027 mendatang.

Selain masalah kelembagaan adat, Pemuda Kaum Betawi turut menyoroti belum terbitnya Keputusan Presiden (Kepres) terkait pemindahan status ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Kondisi ini dinilai membuat implementasi UU DKJ menggantung dan tidak berlandaskan kepastian.

Atas dasar itu, Pemuda Kaum Betawi mendesak MK untuk menetapkan batas waktu (deadline) yang jelas agar pelaksanaan regulasi tidak tersandera oleh dinamika dan kepentingan politik.

Melalui uji materi ini, Pemuda Kaum Betawi berharap MK dapat melahirkan tafsir hukum yang objektif demi menjamin pemajuan kebudayaan Betawi yang adil, legal, dan akuntabel di masa depan. (srv)

Tags: budaya betawiMahkamah KonstitusiPemuda Kaum BetawiUU DKJ

Berita Terkait.

Minerba Convex 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Industri Tambang
Megapolitan

Normalisasi Kali Mampang Dikebut, Pramono Yakin Banjir Jakarta Berkurang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14
Cenderung Teduh, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini
Megapolitan

Cenderung Teduh, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:53
PDC Buka Peluang Kerja bagi Talenta Muda lewat Program Magang Pemprov Jakarta
Megapolitan

PDC Buka Peluang Kerja bagi Talenta Muda lewat Program Magang Pemprov Jakarta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:33
Pramono Garansi Anggaran Penanganan Banjir Jakarta Aman dari Pemangkasan
Megapolitan

Pramono Garansi Anggaran Penanganan Banjir Jakarta Aman dari Pemangkasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:15
Aksi 28 Oktober Berjalan Lancar, Pramono Pastikan Fasilitas Publik Aman
Megapolitan

Aksi 28 Oktober Berjalan Lancar, Pramono Pastikan Fasilitas Publik Aman

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44
polisi
Megapolitan

Polda Metro Minta Maaf dan Janji Evaluasi usai Anggota Larang Jurnalis Liput Demo di Bundaran HI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:32

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5150 shares
    Share 2060 Tweet 1288
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.