• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Prabowo Punya Mandat Konstitusional Penuh hingga 2029

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:31
in Politik
Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional Prof. Yuddy Chrisnandi. Foto: Dok Pribadi

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional Prof. Yuddy Chrisnandi. Foto: Dok Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto dinilai memiliki mandat konstitusional penuh untuk memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatan pada 2029. Spekulasi mengenai kemungkinan percepatan pergantian kekuasaan dinilai tidak memiliki pijakan kuat jika tidak didukung fakta politik maupun data yang dapat diverifikasi.

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional sekaligus Menteri PAN-RB periode 2014–2016 Prof. Yuddy Chrisnandi menegaskan, Prabowo mendapatkan legitimasi melalui proses demokrasi yang lengkap, mulai dari pendaftaran, pelaksanaan pemilu, penyelesaian sengketa, hingga penetapan hasil pemilu.

BacaJuga:

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

Tak Hadir Rakornas TPAKD, KDM Mulai Berseberangan dengan Prabowo?

Bantu Ringankan Beban Warga, PAN Gelar Pasar Sembako Murah di Bandung

“Sebagai akademisi politik, saya melihat 2029 harus berada dalam sebuah skenario konstitusional. Presiden Prabowo dipilih secara demokratis, ditetapkan lewat proses konstitusi yang begitu ketat dari mulai pendaftaran, pelaksanaan pemilu, penyelesaian sengketa, hingga penetapan hasil pemilu yang tidak bisa diganggu gugat,” ujar Yuddy dalam Podcast Dialektika Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV dikutip Minggu (30/8/2026).

Menurut dia, kemenangan Prabowo telah memiliki dasar de facto dan de jure serta memperoleh pengakuan internasional. Karena itu, mandat tersebut semestinya dihormati sampai berakhirnya masa jabatan.

“Beliau menang secara de facto dan de jure, serta mendapatkan pengakuan internasional. Dalam skenario konstitusional, jabatan Presiden Prabowo berlaku satu periode penuh hingga 2029. Legitimasi demokrasi telah diberikan kepada Presiden Prabowo untuk memimpin sampai selesai periodenya,” tegasnya.

Yuddy juga menyoroti munculnya spekulasi mengenai kemungkinan pergantian kekuasaan sebelum 2029 yang berangkat dari “insting politik”. Menurutnya, insting politik tanpa dukungan fakta lapangan bukan dasar yang memadai untuk membaca masa depan pemerintahan.

“Saya tidak melihat adanya fakta-fakta politik, tidak melihat adanya fakta-fakta ekonomi yang sangat kuat yang bisa mengarah kepada pembenaran atas insting politik semacam itu. Yang disampaikan hanyalah pandangan dan insting, bukan based on fact,” katanya.

Dia mengingatkan, spekulasi semacam itu justru berpotensi mengganggu persatuan nasional. Dalam situasi saat ini, seluruh elemen bangsa dinilai perlu menjaga stabilitas dan mengarahkan energi pada penyelesaian persoalan nasional.

“Dalam situasi seperti sekarang, kita membutuhkan satu persatuan nasional yang kuat, bukan spekulasi-spekulasi yang bisa memecah belah masyarakat dan para pendukung relawan masing-masing. Itu tidak baik bagi bangsa,” kata Yuddy.

Untuk menggambarkan posisi Prabowo dalam peta kekuasaan saat ini, Yuddy menggunakan analogi baterai. Menurut dia, mandat konstitusional Presiden masih sangat kuat dan masa kepemimpinannya masih panjang.

“Presiden Prabowo ini charger-nya masih untuk 3 tahun ke depan, bahkan 2 tahun pun belum dipakai, belum habis. Jadi sedang kuat-kuatnya,” ujarnya.

Dalam perspektif ilmu politik, lanjut Yuddy, aktor yang mempunyai legitimasi kuat dan lahir dari proses demokratis memiliki posisi paling kuat dalam sistem kekuasaan.

“Aktor utama negara saat ini, aktor politik yang paling signifikan, adalah Presiden Prabowo. Ini adalah fakta politik yang tidak dapat dibantah,” tegasnya.

Yuddy juga menilai sejumlah langkah strategis Prabowo menunjukkan karakter kepemimpinan yang tegas. Dia menyinggung pernyataan Presiden di hadapan DPR pada 15 Agustus 2026 terkait pemberantasan tambang ilegal serta komitmen pemerintah mencabut izin perusahaan yang terbukti terlibat pembakaran hutan.

Menurut Yuddy, sikap tersebut memperlihatkan keberanian pemerintah menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

“Ini adalah kepemimpinan yang tegas, berpihak, dan punya dasar konstitusi. Kekuatan seperti ini tidak dimiliki oleh siapa pun kecuali Presiden Prabowo,” katanya.

Yuddy sekaligus membantah narasi yang menyebut terdapat figur tertentu yang mengendalikan kebijakan Presiden Prabowo. Dia menilai secara struktural posisi presiden sebagai pemegang mandat konstitusional membuat kekuasaan berada di tangan kepala negara.

“Saya tidak percaya kalau ada orang yang mengatakan bahwa ada pihak lain yang mengendalikan Presiden Prabowo. Saya tidak percaya. Ini adalah hukum besi kekuasaan,” ujarnya.

Dia menilai perubahan konfigurasi kekuasaan juga terlihat dari para pembantu presiden yang kini menempatkan diri sebagai bagian dari pemerintahan Prabowo.

“Medan magnet kekuasaan telah sepenuhnya berpindah. Presiden Prabowo memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dari siapa pun, dan itu adalah realitas politik yang harus diakui semua pihak,” tutur Yuddy.

Karena itu, Yuddy mendorong Presiden Prabowo beserta jajaran pemerintahannya tidak ragu menjalankan mandat yang diberikan rakyat. Menurutnya, narasi kepemimpinan yang jelas diperlukan untuk menghindari dualisme persepsi kekuasaan di ruang publik.

“Presiden Prabowo dan tim pemerintahannya tidak perlu ragu-ragu dengan narasi yang kuat yang menyatakan bahwa beliaulah pemimpinnya sekarang. Jadi tidak ada lagi dualisme dalam narasi-narasi politik di publik,” katanya.

Dia pun mengajak masyarakat menghentikan perdebatan yang hanya bertumpu pada spekulasi dan mengalihkan perhatian pada persoalan yang lebih mendesak.

“Yang kita butuhkan saat ini adalah persatuan nasional untuk mendukung Presiden Prabowo menyelesaikan agenda-agenda besar bangsa, bukan spekulasi-spekulasi yang membuang energi. Mari kita hormati mandat konstitusional yang telah diberikan rakyat kepada Presiden Prabowo hingga 2029,” ujarnya. (nas)

Tags: GerindraPemilu 2029Presiden Prabowo

Berita Terkait.

nurul
Politik

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19
Prabowo
Politik

Tak Hadir Rakornas TPAKD, KDM Mulai Berseberangan dengan Prabowo?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:10
Bantu Ringankan Beban Warga, PAN Gelar Pasar Sembako Murah di Bandung
Politik

Bantu Ringankan Beban Warga, PAN Gelar Pasar Sembako Murah di Bandung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:44
HUT Ke-62 Golkar, Bahlil Pimpin Doa Bersama dan Tabur Bunga di TMP Kalibata
Politik

HUT Ke-62 Golkar, Bahlil Pimpin Doa Bersama dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:41
Golkar
Politik

HUT Ke-62 Golkar: dari Ziarah TMP, Baksos hingga Pesta UMKM

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:33
doli
Politik

RUU Pemilu Buka Peluang Tambah Kursi DPR RI Melalui Sistem Dapil Nasional, 58 Kursi DPR Jadi Wacana

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:23

OLAHRAGA

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda
Olahraga

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Editor Dilianto
Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi perjuangan Kontingen Indonesia yang berhasil meraih 15 medali emas pada Asian Para...

SelengkapnyaDetails
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06
kane

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4995 shares
    Share 1998 Tweet 1249
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektare di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    927 shares
    Share 371 Tweet 232
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.