• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bahlil Ungkap Dampak Dahsyat 100 GWp PLTS, Hemat APBN hingga Rp73 Triliun

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:01
in Nasional
PLTS

Penampakan dari udara saat peluncuran Program PLTS 100 GWp di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026). Program tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah mempercepat pengembangan energi surya sekaligus memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional. Foto: BPMI Setpres

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Matahari tak lagi sekadar sumber cahaya. Di tangan pemerintah, energi surya disiapkan menjadi salah satu mesin utama untuk memperkuat kemandirian energi Indonesia. Ambisi itu ditandai dengan peluncuran Program PLTS 100 gigawatt peak (GWp) dari Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026). Program ini tidak hanya menyasar pembangkit berskala besar, tetapi juga menjangkau desa hingga pulau terpencil.

Peluncuran tersebut terhubung secara hybrid dengan tiga proyek lain, yakni PLTS Terapung Gajah Mungkur di Jawa Tengah, PLTS Desa Sembur di Kepulauan Riau, dan PLTS Pulau Rengit di Bangka Belitung.

BacaJuga:

Guru Besar IPDN: Bila Bencana Lampaui Kapasitas Daerah, Pusat Jangan Tunggu Status

Stok Beras Pemerintah Diklaim Amankan Fenomena Iklim dan Korban Bencana

PLTS 100 GWp Diluncurkan, Prabowo Sekaligus “Sentil” Kabinet Merah Putih

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut program 100 GWp sebagai langkah strategis menuju kemandirian sekaligus ketahanan energi nasional.

“Terlebih lagi, Indonesia sudah memiliki industri panel surya dan industri baterai penyimpanan listrik/BESS di dalam negeri, sehingga melalui PLTS 100 GWp kita betul-betul akan berdiri di atas kaki kita sendiri,” ujar Bahlil dalam keterangannya.

Sebagai negara tropis yang mendapat paparan sinar matahari sepanjang tahun, Indonesia dinilai memiliki modal alam yang besar untuk mengembangkan energi surya. Potensi itu akan diperkuat dengan industri panel surya dan sistem penyimpanan energi baterai yang dibangun di dalam negeri.

Program ini juga membawa hitungan ekonomi yang besar. Pemerintah memperkirakan pemanfaatan energi surya dapat menghemat APBN lebih dari Rp73 triliun per tahun karena biaya listrik PLTS lebih rendah dibandingkan pembangkit diesel atau gas.

Penggunaan diesel pun diproyeksikan turun hingga 6 juta kiloliter per tahun secara nasional, termasuk sekitar 500 ribu kiloliter per tahun di Bali.

“Proyek PLTS 100 GWp berpotensi menciptakan 5,52 juta lapangan kerja akumulatif (3,5 juta di industri panel surya & BESS, serta 2 juta di sektor konstruksi) dan mampu mengurangi emisi karbon sebesar 140,16 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon mencapai Rp6,31 triliun,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah meluncurkan 14 proyek PLTS di enam provinsi dengan total kapasitas sekitar 5,3 GWp. Di dalamnya terdapat PLTS Gilimanuk berkapasitas 300 MWp, PLTS Terapung Gajah Mungkur 134 MWp, PLTS Desa Sembur 0,92 MWp, dan PLTS Pulau Rengit 0,078 MWp.

Namun, proyek tersebut tidak berhenti pada angka kapasitas. Energi surya mulai diarahkan langsung untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pemanfaatan energi surya juga diarahkan untuk mendukung aktivitas masyarakat. PLTS Desa Sembur menjadi salah satu contoh penerapan energi surya untuk kegiatan ekonomi nelayan melalui penyediaan listrik bagi fasilitas cold storage berkapasitas 5 ton dan mesin pembuat es berkapasitas 4 ton,” tutur Bahlil.

Di Pulau Rengit, manfaatnya terasa dari durasi listrik yang dinikmati warga. PLTS Pulau Rengit meningkatkan waktu nyala listrik dari sebelumnya sekitar 12 jam menjadi 24 jam setiap hari.

“Proyek tersebut juga menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) sekitar Rp4.400 per kWh atau 26 persen lebih rendah,” tambahnya.

Target besar itu mendapat penegasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah, kata Prabowo, tidak ingin pembangunan energi surya berhenti sebagai rencana, tetapi harus diwujudkan melalui kerja sama lintas kementerian, BUMN, dan berbagai pihak.

“Kita akan membangun 100 gigawatt dan kita tidak main-main, target kita adalah 100 gigawatt dalam tiga tahun,” kata Prabowo.

Prabowo juga meminta pemerintah dan BUMN memperkuat kolaborasi. Efisiensi serta pengelolaan keuangan negara menjadi kunci agar proyek raksasa tersebut dapat berjalan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(her)

Tags: bahlil lahadaliaKetahanan Energi NasionalMenteri ESDMProgram PLTS

Berita Terkait.

Djohermansyah-Djohan
Nasional

Guru Besar IPDN: Bila Bencana Lampaui Kapasitas Daerah, Pusat Jangan Tunggu Status

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:31
Truk
Nasional

Stok Beras Pemerintah Diklaim Amankan Fenomena Iklim dan Korban Bencana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:21
PLTS 100 GWp Diluncurkan, Prabowo Sekaligus “Sentil” Kabinet Merah Putih
Nasional

PLTS 100 GWp Diluncurkan, Prabowo Sekaligus “Sentil” Kabinet Merah Putih

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:05
Aher
Nasional

Aher Dorong Penguatan Kompetensi dan Integritas ASN untuk Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:48
KH-M-Cholil-Nafis
Nasional

Maulid Nabi, MUI: Tiga Jurus Rasulullah Biar Hidup Nggak Saling Bikin Susah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:08
Mendikdasmen
Nasional

Kemendikdasmen Salurkan Santunan Rp305 Juta bagi Guru dan Murid Korban Gempa di NTT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:07
Persija
Olahraga

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

INDOPOSCO.ID - Dua pekan di Thailand bukan sekadar perjalanan pramusim bagi Persija. Dari panasnya latihan fisik di Hua Hin hingga...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.