• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:40
in Nusantara
Petugas tengah memadamkan kebakaran di hutan/istimewa

Petugas tengah memadamkan kebakaran di hutan/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Karhutla di Kalimantan Selatan (Kalsel) belum juga jinak. Hingga Jumat (21/8/2026) kemarin, kobaran api terdeteksi di sembilan wilayah dengan total estimasi lahan terbakar mencapai 595 hektare.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 53 titik api tersebar di Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tapin, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Balangan.

BacaJuga:

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0

Pelayanan Makin Dekat, Perlindungan Keimigrasian Diperkuat dari Desa

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, Kabupaten Banjar menjadi wilayah dengan estimasi lahan terbakar paling luas, yakni sekitar 174 hektare. Disusul Tanah Laut 107 hektare, Barito Kuala 96 hektare, dan Tapin 85 hektare.

“Penanganan karhutla terus dilakukan secara terpadu melalui operasi darat dan udara,” kata Berton dalam keterangan, Sabtu (22/8/2026).

Operasi darat melibatkan sekitar 387 personel dari BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat. Mereka dikerahkan ke sejumlah lokasi yang masih terdapat titik api.

Di Kabupaten Banjar, misalnya, kebakaran melanda Kecamatan Gambut, Beruntung Baru, dan Karang Intan dengan luas sekitar 31,5 hektare. Hingga Jumat, sekitar 7,5 hektare berhasil dipadamkan.

Sementara di Kota Banjarbaru, api membakar sekitar 7 hektare lahan di Kecamatan Banjarbaru Selatan, Liang Anggang, Landasan Ulin, dan Cempaka. Petugas telah berhasil memadamkan sekitar 3,5 hektare.

“Pemadaman juga dilakukan di Tapin, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Barito Kuala,” ungkapnya.

Tak hanya mengandalkan pasukan darat, dikatakan dia, BNPB juga mengerahkan kekuatan udara. Sebanyak dua armada patroli udara dan tiga helikopter water bombing disiagakan di Lanud Sjamsudin Noor.

“Patroli menggunakan helikopter Bell 206 dan pesawat Cessna Caravan mencatat 29 titik api dengan estimasi lahan terbakar sekitar 536 hektare,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk operasi water bombing dilakukan menggunakan tiga helikopter. Helikopter Super Puma melakukan 245 kali penjatuhan air dengan total sekitar 980 ribu liter. Helikopter MI8-AMT melakukan 57 kali penjatuhan dengan sekitar 228 ribu liter air. Sedangkan Sikorsky Black Hawk melakukan 82 kali penjatuhan air dengan total sekitar 328 ribu liter.

“Operasi udara diprioritaskan untuk lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat, terutama kawasan yang berdekatan dengan permukiman dan Ring 1 Bandara Sjamsudin Noor Banjarbaru,” ujarnya.

“Sedangkan operasi darat dimaksimalkan untuk menangani kebakaran di area IUP maupun HGU,” imbuhnya.

Namun, menurutnya, upaya menjinakkan karhutla masih menghadapi sejumlah kendala. Angin kencang membuat api cepat meluas. Selain itu, petugas juga menghadapi akses menuju titik api yang sulit serta keterbatasan sumber air.

“Sejumlah titik api yang berada di kawasan pertambangan dan perkebunan juga tidak mudah dijangkau dengan operasi water bombing,” ucapnya.

Ia mengatakan, BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus mengoptimalkan operasi darat dan udara. Penggunaan helikopter akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, sementara operasi modifikasi cuaca dilakukan berdasarkan pemantauan potensi pertumbuhan awan hujan bersama BMKG. (nas)

Tags: bnpbKarhutla KalselKebakaran HutanWater Bombing

Berita Terkait.

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa
Nusantara

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15
Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0
Nusantara

Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:56
Sertifikat
Nusantara

Pelayanan Makin Dekat, Perlindungan Keimigrasian Diperkuat dari Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:07
bc3
Nusantara

Sinergi Amankan Penerimaan Negara, Bea Cukai Luwuk Musnahkan Ratusan Ribu Rokok dan Miras Ilegal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:05
bc2
Nusantara

Lindungi Kedaulatan Ekonomi, Bea Cukai Banten Musnahkan Rokok Ilegal senilai Rp62 Miliar

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33
nhm
Nusantara

NHM Dorong Pertanian Modern, Petani Kao Barat Bidik 10 Ton Gabah per Hektare

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.