INDOPOSCO.ID – Berkendara dengan Mitsubishi Xforce HEV di lintasan test drive GIIAS 2026 memberikan pengalaman yang cukup berbeda. Setelah berada di balik kemudi dan merasakan langsung respons kendaraannya, tiga kesan yang paling terasa adalah bertenaga, nyaman, dan easy to drive.
Kesan tersebut menjadi menarik karena Xforce HEV tidak hanya mengandalkan teknologi hybrid. Mitsubishi juga melakukan sejumlah pembaruan pada kabin, kenyamanan, fitur, dan karakter berkendara sehingga SUV lima penumpang ini terasa lebih modern dan praktis untuk digunakan sehari-hari.
Begitu masuk ke kabin, nuansa modern langsung terasa. Panoramic roof membuat interior terlihat lebih lapang, sementara electronic shifter atau e-shifter memberikan kesan praktis sekaligus memperkuat tampilan modern di area pengemudi.
Saat mulai melaju, karakter motor listrik langsung terasa. Respons akselerasinya halus, tetapi tenaga tetap terasa ketika pedal gas diinjak. Kendaraan juga mudah dikontrol sehingga pengemudi tidak membutuhkan banyak penyesuaian untuk mendapatkan ritme berkendara.
Kenyamanan menjadi kesan berikutnya yang cukup menonjol. Ketika motor listrik bekerja sebagai penggerak utama, suara dan getaran terasa minim. Kabin pun terasa lebih tenang, terutama ketika kendaraan melaju pada kecepatan rendah dan menghadapi lalu lintas perkotaan.
Kesan tersebut semakin terasa saat melewati lintasan test drive. Suspensi Xforce HEV mampu meredam permukaan jalan dengan baik, namun mobil tetap stabil ketika diajak bermanuver. Karakter ini memberikan perpaduan antara kenyamanan dan rasa percaya diri saat berkendara.

Pengalaman tersebut membuat teknologi hybrid Xforce HEV terasa lebih mudah dipahami. Sistemnya memadukan mesin bensin dan motor listrik yang bekerja sesuai kebutuhan perjalanan. Dalam kondisi tertentu, motor listrik menjadi penggerak utama. Ketika baterai membutuhkan tambahan energi, mesin bensin dapat membantu memasok daya.
Saat kendaraan membutuhkan tenaga lebih besar, mesin bensin juga dapat bekerja bersama motor listrik. Sistem regenerative braking kemudian memanfaatkan energi ketika kendaraan mengalami perlambatan untuk membantu mengisi kembali baterai.
Karakter tersebut membuat Xforce HEV menawarkan sensasi berkendara yang berbeda dibandingkan mobil bermesin bensin konvensional. Respons motor listrik terasa cepat dan halus, sementara mesin bensin memberikan fleksibilitas ketika kendaraan membutuhkan tenaga lebih besar.
Mitsubishi juga memberikan tujuh pilihan mode berkendara, yaitu Normal, Wet, Gravel, Mud, EV, Charge, dan Tarmac. Pilihan tersebut memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan dengan kondisi perjalanan.
EV Mode dapat digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan tenaga listrik dalam kondisi yang sesuai. Charge Mode membantu pengisian baterai melalui sistem kendaraan, sedangkan Tarmac Mode memberikan karakter yang lebih responsif ketika pengemudi membutuhkan akselerasi lebih besar di jalan beraspal.
Dari sisi keselamatan, Xforce HEV mendapatkan kamera 360 derajat yang membantu pengemudi ketika parkir maupun bermanuver di area terbatas. Fitur tersebut terasa relevan untuk penggunaan sehari-hari, terutama di lingkungan perkotaan.
Mitsubishi juga memberikan perhatian pada rasa aman selama masa kepemilikan. Salah satunya melalui garansi baterai hybrid hingga 10 tahun. Tersedia pula program gratis biaya jasa dan suku cadang hingga empat tahun atau 60.000 kilometer, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Dukungan jaringan resmi Mitsubishi di berbagai wilayah Indonesia juga menjadi pertimbangan penting. Bagi kendaraan dengan teknologi hybrid, keberadaan jaringan purnajual yang mampu memberikan layanan dan perawatan tentu menjadi nilai tambah bagi konsumen.
Dari sisi harga, Mitsubishi Xforce HEV dibanderol Rp445 juta OTR Jabodetabek berdasarkan informasi resmi Mitsubishi. Dengan konfigurasi lima penumpang, teknologi hybrid, panoramic roof, tujuh mode berkendara, dan berbagai fitur yang ditawarkan, menurut saya banderol tersebut cukup menarik untuk sebuah SUV hybrid.
Bagi saya, kesempatan melakukan test drive justru menjadi bagian paling penting. Spesifikasi dan teknologi memang bisa dibaca, tetapi karakter sebuah mobil baru benar-benar terasa ketika kita mengendarainya sendiri.
Xforce HEV memberikan kesan yang cukup jelas: bertenaga, nyaman, dan easy to drive. Kabinnya terasa lebih modern dan lapang, respons motor listrik terasa halus, sementara suspensinya memberikan perpaduan antara kenyamanan dan kestabilan.
Kehadiran Xforce HEV juga menunjukkan bahwa pilihan kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin beragam. Konsumen tidak lagi hanya dihadapkan pada pilihan mobil bermesin bensin atau mobil listrik murni. Teknologi hybrid menawarkan alternatif bagi mereka yang ingin merasakan karakter berkendara dengan motor listrik, tetapi tetap memiliki fleksibilitas mesin bensin.
Pada akhirnya, daya tarik Xforce HEV bukan sekadar pada label hybrid. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut diterjemahkan menjadi pengalaman berkendara yang nyata.
Setelah merasakannya langsung di GIIAS 2026, kesan saya sederhana: Xforce HEV terasa bertenaga, nyaman, dan mudah dikendarai. Ditambah kabin yang modern, fitur yang semakin lengkap, serta perlindungan baterai hingga 10 tahun, SUV ini menawarkan paket yang menarik bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan kendaraan hybrid lima penumpang.(ibs/eva)






















