• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bukan Sekadar Murah, Ini Alasan Harga Ayam Harus Tetap di Titik Ideal

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:14
in Ekonomi
Mendag

Menteri Perdagangan Budi Santoso berbincang dengan pedagang ayam saat memantau harga dan pasokan bahan pokok di Pasar Ir. Soekarno, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026). Foto: Dok. Kemendag

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga daging ayam di pasar rakyat bukan sekadar angka yang tertera di timbangan. Di balik harga Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram (kg), ada kepentingan peternak yang harus tetap mendapat keuntungan sekaligus konsumen yang membutuhkan harga terjangkau.

Persoalan menjaga keseimbangan itulah yang menjadi perhatian Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat memantau harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Ir. Soekarno, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026).

BacaJuga:

Mitsubishi Hadir di GIIAS Makassar 2026, Perkenalkan Ragam Pilihan Kendaraan untuk Kebutuhan Konsumen

Perkuat Komitmen di Pasar Indonesia, DFSK Perkenalkan Identitas Baru Kendaraan Komersial di PEVS 2026

Borong 4 Penghargaan Top 20 Financial Institutions 2026, Bukti Kinerja Unggul dan Inklusi Keuangan BRI

Menteri yang akrab disapa Busan tersebut melihat harga daging ayam saat ini masih berada di sekitar harga acuan, yakni Rp40.000 per kg. Menurutnya, kondisi tersebut relatif stabil dan menjadi gambaran bahwa harga masih berada pada level yang cukup ideal bagi pasar.

“Daging ayam tadi ada yang (dijual) Rp40.000 per kg dan ada yang Rp42.000 per kg. Daging ayam memang harga acuannya Rp40.00 per kg, kami melihat kondisi harga ini relatif stabil karena masih di sekitar harga acuan, kualitas ayamnya juga bagus. Telur malah sedang rendah di kisaran Rp23.000 – Rp25.000 per kg sedangkan harga acuannya Rp30.000 per kg,” kata Busan dalam keterangannya.

Bagi pemerintah, menjaga harga bukan berarti membuatnya serendah mungkin. Sebab, harga yang terlalu murah dalam waktu lama justru dapat menjadi bumerang. Peternak bisa kehilangan keuntungan, mengurangi produksi, dan pada akhirnya pasokan ayam di pasar ikut tertekan.

Jika pasokan menyusut, persoalan baru dapat muncul, yakni harga di tingkat konsumen berpotensi kembali naik. Karena itu, Busan menegaskan bahwa harga acuan harus dipandang sebagai titik temu antara dua kepentingan yang sama-sama penting, yakni produsen dan konsumen.

“Kami mengharapkan harga di tingkat konsumen dapat sesuai atau mendekati harga acuan yang ditetapkan. Produsen tidak rugi dan bisa terus berproduksi, konsumen juga mendapatkan harga yang sesuai dengan kemampuan daya belinya. Harga yang ideal itu harus mempertemukan kepentingan keduanya,” jelasnya.

Pemerintah pun tidak hanya mengandalkan pemantauan sesaat di pasar. Pergerakan harga bapok dipantau setiap hari melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Sebanyak 514 petugas pemantau pasar ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia untuk memastikan perkembangan harga dan kondisi pasokan dapat terdeteksi lebih cepat.

Langkah ini penting karena gejolak harga tidak selalu dimulai dari lonjakan angka yang besar. Kekurangan pasokan di satu wilayah, gangguan distribusi, hingga harga yang terlalu rendah bagi produsen dapat menjadi sinyal awal yang perlu segera direspons.

Busan meminta masyarakat dan pedagang ikut menjadi bagian dari sistem pengawasan tersebut. Jika ditemukan harga yang terlalu tinggi atau pasokan yang terganggu, laporan diharapkan segera disampaikan agar pemerintah dapat mengambil langkah koordinasi.

“Kalau ada yang di atas harga acuan, segera kami lakukan intervensi dan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan pasokannya. Kalau ada harga yang naik atau pasokannya kurang, sampaikan kepada kami untuk kami koordinasikan,” tambahnya.(her)

Tags: Budi SantosoDaging AyamMendagpeternak

Berita Terkait.

Citilink dan Krispy Kreme Hadirkan Pengalaman Berbeda untuk Penumpang Lewat Program Surprise In
Ekonomi

Mitsubishi Hadir di GIIAS Makassar 2026, Perkenalkan Ragam Pilihan Kendaraan untuk Kebutuhan Konsumen

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:12
Citilink dan Krispy Kreme Hadirkan Pengalaman Berbeda untuk Penumpang Lewat Program Surprise In
Ekonomi

Perkuat Komitmen di Pasar Indonesia, DFSK Perkenalkan Identitas Baru Kendaraan Komersial di PEVS 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:50
Citilink dan Krispy Kreme Hadirkan Pengalaman Berbeda untuk Penumpang Lewat Program Surprise In
Ekonomi

Borong 4 Penghargaan Top 20 Financial Institutions 2026, Bukti Kinerja Unggul dan Inklusi Keuangan BRI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:29
Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Ekonomi

Raih Top 50 Emiten BigCap IICD 2026, Komitmen GCG BRI Perkuat Kinerja Berkelanjutan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:12
Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Ekonomi

Kisah Sukses Antoni, Petani Jeruk Jember yang Tembus Pasar Nasional Berkat Pemberdayaan BRI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:14
Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Ekonomi

BRI Salurkan Bonus Rp158 Miliar Bagi Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:59

OLAHRAGA

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada
Olahraga

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39

INDOPOSCO.ID - Persija Jakarta akan menghadapi Dewa United pada pekan kedelapan di Banten International Stadium (BIS), Serang, Sabtu (31/10/2026), pukul...

SelengkapnyaDetails
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5155 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1141 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    983 shares
    Share 393 Tweet 246
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.