INDOPOSCO.ID – Perjuangan Rini Sudarwanti membangun usaha menjadi bukti bahwa keterpurukan bukan akhir dari segalanya. Sempat terjerat rentenir saat usaha kulinernya sepi pada 2021, kini ia berhasil mengembangkan usaha kerajinan gitar handmade.
Ia mengaku pernah hidup dalam tekanan akibat tagihan yang datang setiap hari. Kondisi tersebut membuatnya harus mencari jalan untuk mempertahankan usaha sekaligus memenuhi kebutuhan keluarga.
“Lewat pembiayaan PNM (Permodalan Nasional Madani) kami jadikan modal, usaha pun kembali bangkit,” ujar Rini dalam keterangan, Kamis (13/8/2026).
Ia mengaku, perlahan usahanya mulai berkembang, bahkan merambah bisnis kerajinan gitar dan layanan AgenBRILink Mekaar. Melalui pembiayaan tersebut, semangat usahanya semakin percaya diri.
“Pembiayaan ini bukan hanya memberikan modal. Saya juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan usaha,” katanya.
Tak hanya mendapatkan pembiayaan, Rini juga mengikuti berbagai program pemberdayaan, seperti pelatihan usaha, pameran UMKM, hingga berhasil masuk 50 besar program inkubasi bisnis Mekaarpreneur 2026.
“Alhamdulillah, pada 2026 ini anak yang masih duduk di bangku SMA memperoleh Beasiswa Pendidikan PNM,” ucapnya.
Menanggapi hal itu, Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, pemberdayaan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi pelaku usaha ultra mikro.
“PNM tidak hanya fokus memberikan pembiayaan, tetapi juga mendampingi nasabah agar usahanya tumbuh, keluarganya semakin kuat, dan anak-anaknya memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” katanya. (nas)























