• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bukan Sekadar Jual Beli, Bursa Jadi Penentu Harga Komoditas Nasional

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:13
in Ekonomi
jfk

Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (JFX) Yazid Kanca Surya, saat menyampaikan sambutan pada acara JFX Journalist Trading Workshop & Competition, di Kantor Pusat JFX, The City Tower, Jakarta, Selasa (4/8/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia makin didorong untuk memperkuat mekanisme pembentukan harga komoditas di dalam negeri agar acuan harga nasional semakin mencerminkan kondisi pasar yang sebenarnya. Langkah tersebut dinilai penting seiring posisi Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia yang memiliki peluang besar membangun benchmark harga sendiri melalui perdagangan yang transparan, likuid, dan berkelanjutan.

Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (JFX) Yazid Kanca Surya, mengatakan harga referensi yang kuat tidak bisa dibangun hanya melalui penetapan, tetapi harus lahir dari aktivitas transaksi yang mencerminkan keseimbangan antara penawaran dan permintaan.

BacaJuga:

38 UMKM Binaan Pertamina Unjuk Gigi di INACRAFT 2026, Bidik Pasar Lebih Luas

Bangun Kepercayaan dari Warung Sederhana, BRILink Agen Erni Permudah Akses Keuangan Warga hingga Layani 6 Ribu Transaksi per Bulan

Pemerintah, MUI dan Ormas Islam Kompak Kawal Implementasi Wajib Halal 18 Oktober 2026

“Harga referensi dibangun melalui proses price discovery. Ketika transaksi berlangsung secara terbuka, melibatkan banyak pelaku pasar, dan dilakukan secara berkesinambungan, harga yang terbentuk akan semakin mencerminkan kondisi pasar yang sesungguhnya. Dari proses inilah lahir harga referensi yang kredibel,” ujar Yazid, dalam sambutannya pada acara JFX Journalist Trading Workshop & Competition, di Kantor Pusat JFX, The City Tower, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, penguatan mekanisme price discovery menjadi kebutuhan strategis bagi Indonesia, terutama karena selama ini pelaku usaha masih banyak menggunakan acuan harga internasional dalam melakukan transaksi komoditas, termasuk minyak sawit.

Padahal, sebagai negara produsen terbesar, Indonesia memiliki peluang besar menghadirkan referensi harga yang lebih mencerminkan karakteristik pasar domestik. Hal itu hanya dapat terwujud apabila aktivitas perdagangan berlangsung aktif melalui bursa dengan kontrak yang terstandarisasi serta pencatatan transaksi yang terbuka.

Makin tinggi frekuensi transaksi yang terjadi, semakin lengkap pula informasi pasar yang tercermin dalam harga. Dengan demikian, harga yang terbentuk akan semakin representatif sebagai acuan bagi seluruh pelaku industri.

Dinamika tersebut juga tercermin pada perdagangan minyak sawit sepanjang beberapa pekan terakhir. Pada pekan terakhir Juli 2026, harga acuan global Olein yang mengacu pada FPOL Bursa Malaysia Derivatives (BMD) naik sebesar 3,52 persen, dari USD1.135 per ton menjadi USD1.175 per ton dibandingkan pekan sebelumnya.

Kenaikan itu dipicu oleh menguatnya harga minyak mentah Brent sebesar 4,23 persen, meningkatnya permintaan dari China, serta ekspektasi pasokan minyak sawit Indonesia yang lebih ketat.

Di tengah kondisi tersebut, perdagangan Olein di JFX tetap mencatat aktivitas yang solid. Selama periode 28 Juni hingga 25 Juli 2026, volume transaksi mencapai 67.564 lot dengan nilai sekitar Rp6,85 triliun.

Yazid menilai aktivitas tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat proses pembentukan harga melalui mekanisme bursa yang semakin transparan.

“Semakin aktif transaksi berlangsung, semakin banyak informasi pasar yang tercermin dalam harga. Bagi pelaku usaha, harga yang terbentuk melalui proses tersebut tidak hanya menjadi acuan dalam melakukan transaksi, tetapi juga menjadi dasar dalam mengelola risiko ketika pasar bergerak sangat dinamis,” jelasnya.

Ia mengatakan gejolak harga komoditas global saat ini membuat dunia usaha menghadapi tingkat ketidakpastian yang semakin tinggi. Pergerakan harga kini dipengaruhi berbagai faktor secara bersamaan, mulai dari kondisi pasokan, permintaan dunia, perkembangan harga energi, hingga kebijakan yang diterapkan berbagai negara.

Karena itu, keberadaan harga referensi yang kredibel menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha dalam mengambil keputusan bisnis.

“Dalam situasi seperti ini, pelaku usaha membutuhkan referensi harga yang dapat dipercaya. Harga tersebut menjadi dasar dalam menyusun strategi penjualan, menjaga margin usaha, hingga melakukan lindung nilai terhadap fluktuasi harga. Semakin baik proses price discovery, makin kuat pula dasar pengambilan keputusan bagi dunia usaha,” lanjutnya.

Tidak hanya Olein, aktivitas perdagangan komoditas lain di JFX juga menunjukkan tren positif. Sepanjang Juli 2026, transaksi timah ekspor tercatat mencapai 2.855 lot dengan nilai sekitar Rp2,66 triliun. Capaian tersebut diraih di tengah harga acuan timah di London Metal Exchange (LME) yang relatif stabil dengan koreksi tipis 0,19 persen selama periode 19 hingga 25 Juli 2026.

Sementara itu, Perdagangan Akses Luar Negeri (PALN) membukukan nilai transaksi sekitar Rp54,45 triliun dengan volume lebih dari 3,92 juta lot pada periode yang sama.

Secara keseluruhan, total nilai transaksi perdagangan di JFX sepanjang Juli 2026 mencapai sekitar Rp3.268 triliun yang berasal dari transaksi multilateral, bilateral, maupun PALN.

Menurut Yazid, meningkatnya aktivitas tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan pelaku pasar terhadap mekanisme bursa sebagai sarana transaksi sekaligus pembentukan harga yang transparan.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar memiliki harga referensi domestik. Yang lebih penting adalah membangun proses pembentukan harga yang dipercaya oleh pelaku pasar karena lahir dari transaksi yang nyata dan transparan. Ketika proses tersebut semakin kuat, manfaatnya tidak hanya dirasakan pelaku usaha melalui pengelolaan risiko yang lebih baik, tetapi juga mendukung transparansi perdagangan komoditas nasional secara keseluruhan,” tutupnya. (rmn)

Tags: Bursa Berjangka Jakartaharga komoditasHarga SawitJFx

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

38 UMKM Binaan Pertamina Unjuk Gigi di INACRAFT 2026, Bidik Pasar Lebih Luas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:11
brii
Ekonomi

Bangun Kepercayaan dari Warung Sederhana, BRILink Agen Erni Permudah Akses Keuangan Warga hingga Layani 6 Ribu Transaksi per Bulan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:52
halal
Ekonomi

Pemerintah, MUI dan Ormas Islam Kompak Kawal Implementasi Wajib Halal 18 Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:32
tas
Ekonomi

Dari Aksara Lontara Jadi Produk Fesyen, UMKM Makassar Ini Tumbuh bersama Linkumkm by BRI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:12
bbri
Ekonomi

BRI Tawarkan Lebih dari 5 Ribu Aset dalam Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18
Pertamina Perkuat Strategi Dual Growth untuk Ketahanan Energi dan NZE
Ekonomi

Pertamina Perkuat Strategi Dual Growth untuk Ketahanan Energi dan NZE

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:27

OLAHRAGA

bri
Olahraga

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Editor Dilianto
Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19

INDOPOSCO.ID – Menjelang ajang MotoGP Mandalika 2026 pada 9–11 Oktober, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melatih 500...

SelengkapnyaDetails
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.