• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Selatox Resmikan Pabrik Botulinum Toxin Berstandar GMP, Targetkan Pasar Global

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 22 Juli 2026 - 17:21
in Daerah
Selatox
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Selatox Bio Pharma meresmikan fasilitas manufaktur Botulinum Toxin Type A berstandar Good Manufacturing Practice (GMP) di Cikarang, Jawa Barat. Peresmian pabrik tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat industri biofarmasi nasional sekaligus menargetkan pasar global melalui produk biologis berkualitas.

Peresmian dihadiri CEO Selatox Bio Pharma Joh Young Hoon, CEO Daewoong Pharmaceutical Park Seongsoo, perwakilan Korea Ministry of Food and Drug Safety (MFDS) Ahn Young Jin, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., serta perwakilan Kementerian Kesehatan RI Agus Tjahajana Wirakusumah.

BacaJuga:

PEP Tanjung Perkuat Ketahanan Warga Tabalong Hadapi Kemarau

Bea Cukai Merauke Siapkan Dukungan Kepabeanan untuk Pembukaan Koridor Logistik di Perbatasan Indonesia-PNG

Modus Baru! Bea Cukai Sumbawa Tindak 200 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Truk Berpendingin

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPOM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D. menyerahkan sertifikat Good Manufacturing Practice (GMP) atau Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) kepada fasilitas manufaktur Selatox. Menurutnya, sertifikasi tersebut menandakan fasilitas telah memenuhi standar mutu yang diakui secara internasional.

“Hari ini kita resmikan dan kita berikan sertifikat Good Manufacturing Practice atau sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Sebagai lembaga negara yang telah mendapatkan WHO Listed Authority (WLA), standar yang kita berikan bukan lagi standar lokal, tetapi standar global,” kata Taruna.

Taruna mengatakan BPOM akan terus mengawal pengembangan industri biofarmasi nasional agar mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar internasional dan memiliki daya saing di pasar dunia.

“Harapannya produk dari dalam negeri ini juga nanti bisa diekspor sehingga Indonesia menjadi hub internasional, khususnya di kawasan Asia,” ujarnya.

Ia menegaskan, sertifikat GMP diberikan setelah BPOM melakukan proses asesmen dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap fasilitas manufaktur Selatox.

“Kami ingin memastikan semua produk yang sampai ke masyarakat aman, berkhasiat, dan telah melalui proses asesmen serta pengecekan yang sangat ketat terhadap standar GMP. Kami yakin semuanya telah berjalan sesuai aturan dan standar yang berlaku,” tuturnya.

GOTaruna turut menyampaikan apresiasi kepada Selatox atas keberhasilannya memperoleh sertifikat GMP.

“Selamat kepada Selatox Bio Pharma yang telah berhasil mendapatkan sertifikat ini. Kami berharap produk-produknya dapat dinikmati masyarakat luas dan menjadi salah satu produk botulinum toxin yang memperkuat posisi Indonesia sebagai hub industri biofarmasi di Asia Tenggara,” ucapnya.

Sementara itu, CEO Selatox Bio Pharma Joh Young Hoon mengatakan peresmian fasilitas tersebut merupakan tonggak penting bagi perusahaan dalam mewujudkan visi sebagai perusahaan biofarmasi berkelas dunia.

“Fasilitas ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi fondasi kepercayaan yang dibangun melalui standar internasional dan dedikasi lokal. Setiap produk yang kami hasilkan mengedepankan keamanan, konsistensi, dan kualitas,” ujar Joh.

Menurut Joh, Selatox mengusung filosofi Pursuing the Highest Quality, Delivering the Finest Beauty sebagai landasan dalam seluruh proses bisnis, mulai dari penelitian dan pengembangan hingga manufaktur serta pengendalian mutu.

“Kami bangga membangun fasilitas ini bersama Indonesia. Kami ingin berkontribusi bagi pengembangan industri biofarmasi nasional dan pertumbuhan ekonomi melalui ekspor,” katanya.

Joh juga menyampaikan apresiasi kepada Daewoong Pharmaceutical, Kementerian Kesehatan RI, BPOM, serta Korea Ministry of Food and Drug Safety (MFDS) atas dukungan terhadap pembangunan fasilitas tersebut.

“Bersama-sama kami berkomitmen menjadi perusahaan biofarmasi global yang tepercaya serta menghadirkan produk berkualitas bagi tenaga kesehatan dan masyarakat di seluruh dunia,” pungkasnya.

Selatox yang berdiri pada 2022 mengembangkan ekosistem terintegrasi yang mencakup fasilitas manufaktur di Cikarang dan pusat penelitian serta pengembangan (Research and Development/R&D) di Depok. Fasilitas tersebut dirancang khusus untuk memproduksi Botulinum Toxin Type A dengan sistem manufaktur aseptik, penerapan Quality Management System (QMS), prinsip Good Manufacturing Practice (GMP), serta sistem cold chain guna menjaga kualitas dan stabilitas produk biologis.

Perusahaan menyebut fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 6,5 juta vial per tahun dengan dukungan sistem produksi yang sebagian besar telah terotomatisasi. Produk utamanya, SELATOXIN, saat ini masih menjalani pengembangan klinis sebagai bagian dari proses menuju komersialisasi setelah memenuhi seluruh persyaratan regulasi.

Melalui fasilitas tersebut, Selatox menargetkan Indonesia tidak hanya menjadi pasar produk biofarmasi, tetapi juga berkembang sebagai basis produksi yang mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus menembus pasar global.

Sebagai catatan editor, naskah ini sudah memiliki struktur berita yang kuat: judul yang fokus pada peristiwa utama, lead yang menjelaskan nilai berita, kutipan regulator sebagai penguat kredibilitas, kutipan perusahaan untuk menjelaskan tujuan dan komitmen, lalu penutup yang memberikan konteks mengenai kapasitas dan target perusahaan.(ibs)

Tags: Jawa BaratpabrikPeresmianPT Selatox Bio Pharma

Berita Terkait.

PEP Tanjung Perkuat Ketahanan Warga Tabalong Hadapi Kemarau
Daerah

PEP Tanjung Perkuat Ketahanan Warga Tabalong Hadapi Kemarau

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05
Optimalkan Pemulihan Aset, LPS Terima Hasil Sitaan dari Kejari
Daerah

Bea Cukai Merauke Siapkan Dukungan Kepabeanan untuk Pembukaan Koridor Logistik di Perbatasan Indonesia-PNG

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:06
bc3
Daerah

Modus Baru! Bea Cukai Sumbawa Tindak 200 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Truk Berpendingin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:14
bc2
Daerah

Patroli Darat, Bea Cukai Malang Hentikan Mobil Pengangkut 90 Ribu Batang Rokok Ilegal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:33
bc
Daerah

Terbitkan Izin Kawasan Berikat, Bea Cukai Kawal Investasi Rp1,5 Triliun Perusahaan Sepatu di Brebes

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:22
kmp
Daerah

KMP Batu Mandi Terbakar di Merak Lalu Terbalik, Kapal Masih Panas dan Polisi Belum Bisa Olah TKP

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:20

OLAHRAGA

champion
Olahraga

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID - Malam Liga Champions 2026/2027 matchday ketiga pada Rabu (21/10/2026) malam hingga Kamis (22/10/2026) dini hari WIB kembali menghadirkan...

SelengkapnyaDetails
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2644 shares
    Share 1058 Tweet 661
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1290 shares
    Share 516 Tweet 323
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1394 shares
    Share 558 Tweet 349
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.