INDOPOSCO.ID – Memasuki usia ke-61, TelkomGroup menjadikan momentum hari jadi bukan sekadar perayaan pencapaian, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan. Semangat tersebut diwujudkan melalui tema “Siner61 Transformasi” yang mengedepankan kolaborasi dan aksi nyata sebagai bagian dari perjalanan transformasi perusahaan.
Semangat kolaborasi itu diwujudkan dengan melibatkan ratusan karyawan TelkomGroup dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Bersama Telkom Jadi Bisa”. Keterlibatan langsung insan perusahaan menjadi langkah penting untuk menumbuhkan kepedulian sekaligus mendorong kontribusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Inisiatif tersebut juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nasional. Berdasarkan data Bappenas tahun 2025, sebanyak 62 persen dari 152 indikator SDGs telah tercapai. TelkomGroup memandang bahwa keberlanjutan pencapaian tersebut membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk melalui penguatan pemahaman dan kesadaran karyawan terhadap pentingnya peran sosial dan lingkungan perusahaan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Booth Program TJSL yang hadir pada 6 Juli 2026 menjadi ruang edukasi bagi karyawan untuk mengenal lebih dekat komitmen keberlanjutan TelkomGroup. Melalui booth ini, karyawan diajak memahami empat pilar utama TJSL perusahaan, yakni Pendidikan, Ekonomi, Lingkungan, dan Sosial, sekaligus melihat bagaimana setiap individu dapat mengambil bagian dalam mewujudkan transformasi yang berdampak positif dan berkelanjutan.
Upaya untuk memperkenalkan pilar-pilar ini merupakan sebuah gerakan edukasi aksi yang komprehensif. Karyawan diajak mengenal gerakan Bisa Lestari untuk pilar lingkungan, Bisa PandAI untuk pilar pendidikan, serta Bisa Kreatif untuk pilar ekonomi dan sosial.
Pengenalan program ini dikemas melalui berbagai aktivitas interaktif seperti Teka-Teki Silang SDGs, video challenge komitmen hijau, Spin Wheels, hingga permainan Treasure Hunt. Berbagai aktivitas tersebut dihadirkan sebagai upaya agar karyawan dapat menyerap nilai-nilai SDGs secara lebih adaptif dan aplikatif dalam budaya kerja sehari-hari.
Keterlibatan aktif ratusan karyawan ini membuahkan hasil nyata selama acara berlangsung. Diikuti oleh 400 pengunjung dari internal TelkomGroup, para karyawan diajak untuk beraksi dengan mengelola sekaligus mendaur ulang 320 sampah plastik selama kegiatan berlangsung. Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa keterlibatan internal mampu menciptakan dampak instan bagi kelestarian lingkungan.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia, Hery Susanto, menegaskan keterlibatan karyawan secara langsung adalah kunci utama dari transformasi yang ingin dicapai perusahaan.
“Di usia ke-61 tahun ini, Telkom ingin memastikan bahwa semangat transformasi TelkomGroup tidak hanya berdampak pada kemajuan digital, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya keberlanjutan,” kata Hery dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).
“Melalui Booth program TJSL ini, Telkom memberikan edukasi mengenai nilai-nilai berkelanjutan agar semakin tertanam kuat dalam budaya kerja karyawan TelkomGroup, karena dengan kemampuan teknologi dan semangat gotong royong, “Bersama Jadi Bisa” akan membawa dampak positif yang masif bagi Indonesia,” tambahnya.
Booth TJSL Telkom ini adalah hasil dari seluruh pilar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dan menjadi komitmen berkelanjutan TelkomGroup.
Melalui integrasi program yang kuat, Telkom senantiasa berupaya mendukung pencapaian target global SDGs secara nasional, khususnya pada aspek Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG 8), Penanganan Perubahan Iklim (SDG 13), serta Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17). (srv)















