INDOPOSCO.ID – Kembalinya Pratama Arhan ke kompetisi Indonesia menjadi salah satu momen yang paling dinantikan musim ini. Setelah menjalani perjalanan karier di luar negeri, bek kiri Timnas Indonesia itu kini memilih Persija Jakarta sebagai tempat untuk memulai lembaran baru.
Bagi Arhan, keputusan bergabung dengan Macan Kemayoran bukan hanya soal memilih klub baru. Ada makna yang jauh lebih besar karena ia kembali bermain di tanah kelahirannya sekaligus memperkuat salah satu klub dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia.
“Masuk Persija itu spesial karena saya kembali ke Indonesia. Persija juga merupakan salah satu tim yang luar biasa. Ini akan menjadi perjalanan karier yang penting buat saya,” ujar Arhan dalam keterangan resmi klub, dikutip pada Jumat (10/7/2026).
Adaptasi Arhan diyakini tidak akan berlangsung sulit. Ruang ganti Persija sudah dipenuhi wajah-wajah yang selama ini menjadi rekan seperjuangannya di skuat Garuda. Kehadiran Witan Sulaeman, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, hingga Rayhan Hannan menjadi keuntungan tersendiri bagi pemain asal Blora tersebut.
Arhan pun mengaku antusias bisa kembali bermain bersama para pemain yang telah mengenalnya dengan baik.
“Saya sangat senang akan bertemu dengan teman-teman lama saya seperti Witan Sulaeman dan Rizky Ridho. Saya juga akan kembali bertemu dengan pelatih lama saya,” kata Arhan.
Tak hanya reuni dengan rekan setim, Arhan juga kembali berada di bawah arahan Shin Tae-yong. Hubungan keduanya sudah terjalin sejak bersama Timnas Indonesia, saat Arhan berkembang menjadi salah satu bek kiri andalan berkat konsistensi, determinasi, dan kemampuan mendukung serangan maupun bertahan.
Kedekatan tersebut menjadi nilai tambah dalam proses adaptasi Arhan bersama skuad Persija. Meski begitu, ia menyadari bahwa membangun hubungan dengan seluruh pemain tetap menjadi prioritas agar chemistry tim cepat terbentuk.
“Kalau bicara soal tim, saya harus bisa cepat akrab. Saya berusaha untuk cepat akrab karena itu penting untuk beradaptasi dengan tim dan membangun chemistry dengan teman-teman lain. Jadi saya berusaha untuk banyak mengobrol dengan pemain-pemain lain,” tutur Arhan.
Pengalaman merantau ke luar negeri juga membawa perubahan dalam diri pemain berusia 24 tahun itu. Ia merasa kini menjadi pribadi yang lebih terbuka dibandingkan saat pertama kali meniti karier sebagai pesepak bola profesional.
“Saya pribadi merasa sudah sangat jauh lebih terbuka. Benar-benar sudah jauh lebih terbuka,” ungkapnya.
Di balik sosoknya yang kerap terlihat tenang di lapangan, Arhan ternyata memiliki karakter berbeda ketika berada di tengah orang-orang yang sudah dikenalnya. Menurutnya, sisi itu paling dipahami oleh dua sahabatnya, Witan Sulaeman dan Rizky Ridho.
“Mungkin Rizky Ridho dan Witan sudah tahu saya banget. Saya orangnya iseng, bawel, dan sering bercanda,” tambahnya.
Kini, dengan bekal pengalaman internasional, lingkungan yang akrab, serta tantangan baru bersama Persija, Arhan bersiap membuka fase berikutnya dalam perjalanan kariernya. Harapannya sederhana namun besar: berkontribusi maksimal dan membantu Macan Kemayoran bersaing di level tertinggi musim ini. (her)

















