• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Belajar dari Negeri Juara Olimpiade, NOC Indonesia Siapkan Peta Jalan Pembinaan Atlet

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 8 Juli 2026 - 14:24
in Olahraga
noc

Delegasi NOC Indonesia berfoto bersama di U.S. Olympic & Paralympic Training Center, Colorado Springs, Amerika Serikat, dalam rangka mengikuti International Visitor Leadership Program (IVLP). Foto: Dokumen NOC Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Prestasi olahraga tidak lahir dari pembinaan atlet semata. Dibutuhkan ekosistem yang saling terhubung, mulai dari pencarian bakat, pendidikan, tata kelola organisasi, pendanaan, hingga dukungan industri. Gambaran itulah yang dibawa pulang Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) setelah mengikuti International Visitor Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat.

Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menilai Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu referensi terbaik dalam membangun sistem olahraga nasional. Konsistensi Negeri Paman Sam berada di papan atas klasemen Olimpiade dinilai tidak terlepas dari ekosistem yang dibangun selama puluhan tahun.

BacaJuga:

Argentina Comeback Dramatis, Messi: Tim Ini Tidak Pernah Menyerah!

Minus Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Tetap Punya Koleksi Gelar yang Sulit Ditandingi

Kalah Kontroversial dari Argentina, Pelatih Mesir: Kami Telah Ditipu!

“Indonesia bangsa besar dengan 280 juta penduduk dan merupakan negara dengan populasi terbesar keempat setelah AS. Kita punya potensi, dan melalui IVLP, kami dapat melihat bagaimana AS membangun jalur pembinaan atlet dari scouting, usia muda, remaja, hingga elite, yang ditopang oleh ekosistem olahraga dan industri yang sudah sangat berkembang dan kuat. Semua sektor, mulai dari kampus, pengelolaan organisasi, pendanaan, industri, sport marketing, anti-doping, sport science, hingga entrepreneurship menjadi pilar-pilar ekosistem olahraga AS,” kata Okto -sapaan Raja Sapta Oktohari-, Senin (7/7/2026).

Program IVLP berlangsung pada 18–29 Juni 2026 dan diikuti Okto bersama sembilan delegasi NOC Indonesia, yakni Bendahara Tommy Hermawan Lo, anggota Komite Eksekutif Josephine Tampubolon, Krisna Bayu, dan Greysia Polii, Wakil Sekretaris Jenderal Cresida Mariska, Direktur Tim Indonesia Richard Sam Bera, Safeguarding Officer Tabitha Charmaine Sumendap, Project Strategist Tara Talitha, serta Konsultan Media dan Public Relations Brigitha Sesilya.

Bagi Okto, pelajaran terpenting selama mengikuti program tersebut adalah bahwa prestasi olahraga harus dibangun melalui sistem yang menyeluruh dan berkelanjutan.

“AS membangun olahraga sebagai ekosistem yang berjenjang, termasuk keterlibatan kampus sebagai talent pipeline atlet nasional melalui NCAA. Konsep pembinaan ini juga dapat diadopsi di Indonesia. Apalagi Bapak Presiden Prabowo memiliki misi untuk memajukan dunia olahraga, dan memberi sinyal positif untuk pembinaan pelatnas jangka panjang,” jelas Okto.

Ia memastikan berbagai temuan selama program akan disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan pengembangan sistem olahraga nasional.

“Apa yang kami dapat dari IVLP, akan kami laporkan langsung kepada Bapak Menpora Erick Thohir, sehingga konsep yang baik dan relevan dapat dikaji, diadaptasikan, dan diimplemantasikan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik olahraga Indonesia,” sambungnya.

Selama hampir dua pekan, delegasi NOC Indonesia mengunjungi empat kota penting dalam ekosistem olahraga Amerika Serikat, yakni Chicago, Indianapolis, Colorado Springs, dan Los Angeles.

Di Chicago, delegasi turut menghadiri penyelenggaraan perdana Indonesian American Games yang digagas diaspora Indonesia. Perjalanan berlanjut ke Indianapolis dengan mengunjungi Indiana University, fasilitas olahraga kampus, berdiskusi bersama Kepala Pelatih Renang Indiana University Ray Looze, serta bertemu Indiana Sports Corp yang berperan dalam pengembangan dan penyelenggaraan berbagai ajang olahraga.

Colorado Springs yang dikenal sebagai Olympic City menjadi salah satu agenda utama. Di kota tersebut, NOC Indonesia berdiskusi dengan United States Olympic & Paralympic Committee (USOPC) dan United States Anti-Doping Agency (USADA), sekaligus mengunjungi U.S. Olympic & Paralympic Museum.

Menurut Okto, salah satu hal yang paling menarik adalah model pendanaan olahraga di Amerika Serikat yang tidak hanya bergantung pada satu sumber.

“Dari USOPC, kami mendapat banyak masukan positif, salah satunya model pendanaan yang ditopang oleh berbagai sumber, mulai dari sponsorships, broadcasting rights, licensing, donations, hingga commercial partnerships, hingga private fundraising melalui foundation untuk menarik dukungan dari high-net-worth individuals, filantropis, dan komunitas bisnis sehingga mampu menciptakan fondasi financial sustainability yang kuat dalam mendukung Team USA,” ujar Okto.

Rangkaian kunjungan ditutup di Los Angeles dengan mendatangi Universitas California Los Angeles (UCLA), yang akan difungsikan sebagai athletes village pada Olimpiade 2028.

Okto menilai kampus di AS memegang peran strategis karena bukan hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga menjadi tempat pembinaan atlet, pengembangan sport science, riset, kompetisi, hingga pembentukan karakter.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada U.S. Department of State, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia, serta seluruh institusi yang menerima delegasi NOC Indonesia selama program berlangsung.

Menurutnya, IVLP diharapkan menjadi titik awal kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan Amerika Serikat dalam bidang olahraga, pendidikan, kepemimpinan, dan diplomasi antarmasyarakat.

“Olahraga adalah instrumen pembangunan bangsa, diplomasi, dan investasi jangka panjang bagi generasi muda. Dengan ekosistem yang kuat, tata kelola yang baik, pendanaan yang berkelanjutan, dan pembinaan yang konsisten, Indonesia dapat membangun fondasi yang lebih kokoh menuju prestasi dunia dan Olimpiade,” tutup Okto.

Sementara itu, Juru Bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat Jamie Ravetz menegaskan IVLP merupakan bagian dari komitmen Amerika Serikat untuk memperkuat kerja sama dan pertukaran pengetahuan dengan Indonesia, termasuk di sektor olahraga.

“Amerika Serikat senang bisa menjadi tuan rumah program International Visitor Leadership Program bagi delegasi NOC Indonesia. Olahraga selalu menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat kedua negara kita, dan kami yakin bahwa wawasan serta hubungan yang terjalin selama program ini akan memperkuat masa depan olahraga Indonesia sekaligus memperkokoh kemitraan yang telah lama terjalin antara kedua negara kita,” kata Jamie. (her)

Tags: atletnocolimpiadeRaja Sapta Oktohari

Berita Terkait.

Messi
Olahraga

Argentina Comeback Dramatis, Messi: Tim Ini Tidak Pernah Menyerah!

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13
Ronaldo
Olahraga

Minus Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Tetap Punya Koleksi Gelar yang Sulit Ditandingi

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:12
Hossam-Hassan
Olahraga

Kalah Kontroversial dari Argentina, Pelatih Mesir: Kami Telah Ditipu!

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:31
Trophy
Olahraga

Jadwal Perempatfinal Piala Dunia: Dibuka Prancis vs Maroko, Ditutup Argentina Kontra Swiss

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:21
Swiss
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Swiss ke 8 Besar Usai Taklukkan Kolombia via Tos-tosan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:40
Messi
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Mental Juara Argentina Tumbangkan Perlawanan Heroik Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:20

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    859 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2310 shares
    Share 924 Tweet 578
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Jadwal Perempatfinal Piala Dunia: Dibuka Prancis vs Maroko, Ditutup Argentina Kontra Swiss

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
Messi
Olahraga

Argentina Comeback Dramatis, Messi: Tim Ini Tidak Pernah Menyerah!

Editor Ali Rachman
Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Argentina Lionel Messi mengaku takjub sekaligus senang setelah timnya sukses membalikkan keadaan untuk membungkam Mesir 3-2...

SelengkapnyaDetails
Hossam-Hassan

Kalah Kontroversial dari Argentina, Pelatih Mesir: Kami Telah Ditipu!

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:31
Trophy

Jadwal Perempatfinal Piala Dunia: Dibuka Prancis vs Maroko, Ditutup Argentina Kontra Swiss

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:21
Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss ke 8 Besar Usai Taklukkan Kolombia via Tos-tosan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:40
Messi

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Mental Juara Argentina Tumbangkan Perlawanan Heroik Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:20
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.