• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Harga Acuan CPO Turun, Ekspor Sawit Tetap Dipungut Rupiah

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 1 Juli 2026 - 11:01
in Nasional
Ilustrasi sawit/Dok INDOPOSCO

Ilustrasi sawit/Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk periode Juli 2026 resmi turun. Meski begitu, pemerintah tetap mengenakan bea keluar (BK) dan pungutan ekspor (PE) bagi komoditas andalan tersebut.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tommy Andana menjelaskan, HR CPO Juli 2026 ditetapkan sebesar USD 1.000,90 per metrik ton (MT). Angka itu turun USD 28,61 atau 2,78 persen dibandingkan periode Juni 2026 yang mencapai USD 1.029,51 per MT.

BacaJuga:

Keputusan Dewan Etik PERKI, Penasihat Kapolri: Substansi Tak Sesuai dengan Kenyataan

PIKI Awards 2026 Gaungkan Keteladanan, Maruarar Pasang Target Besar 5 Tahun ke Depan

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, 11 Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Sasaran

“HR CPO periode Juli 2026 turun dibandingkan periode sebelumnya. Sesuai ketentuan, pemerintah menetapkan BK sebesar USD 148 per MT dan PE sebesar 12,5 persen dari HR CPO atau setara USD 125,11 per MT,” ujar Tommy dalam keterangan, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, pelemahan harga CPO dipicu menurunnya permintaan global, terutama dari India sebagai salah satu importir utama. Selain itu, harga minyak mentah dunia yang melemah turut menekan harga minyak nabati di pasar internasional.

Penetapan BK CPO mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 38 Tahun 2024 sebagaimana diubah dengan PMK Nomor 68 Tahun 2025. Sementara tarif layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan (BLU BPDP) atau pungutan ekspor mengacu pada PMK Nomor 69 Tahun 2025 juncto PMK Nomor 9 Tahun 2026.

Tommy menjelaskan, HR CPO Juli 2026 dihitung berdasarkan rata-rata harga periode 20 Mei hingga 19 Juni 2026. Sumber harga berasal dari Bursa CPO Indonesia sebesar USD 890,84 per MT, Bursa CPO Malaysia USD 1.110,97 per MT, dan Rotterdam USD 1.468,28 per MT.

Ia menambahkan, karena selisih harga dari tiga sumber tersebut melebihi USD 40, sesuai ketentuan Permendag Nomor 35 Tahun 2025, penetapan HR menggunakan dua harga yang menjadi median dan paling dekat dengan median, yakni Bursa CPO Malaysia dan Bursa CPO Indonesia. Dari perhitungan itu ditetapkan HR sebesar USD 1.000,90 per MT.

“Untuk produk minyak goreng jenis refined, bleached, and deodorized (RBD) palm olein dalam kemasan bermerek dengan berat maksimal 25 kilogram, pemerintah menetapkan BK sebesar USD 33 per MT,” bebernya.

Sementara itu, masih ujar dia, kabar berbeda datang dari komoditas kakao. Pemerintah menetapkan HR biji kakao Juli 2026 sebesar USD 3.969,56 per MT, naik USD 137,39 atau 3,59 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut membuat Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao ikut meningkat menjadi USD 3.646 per MT.

Tommy mengatakan, kenaikan harga kakao dipengaruhi berlanjutnya gangguan pasokan akibat cuaca buruk dan turunnya produksi di negara-negara produsen utama kakao di Afrika Barat.

“Penetapan BK biji kakao tetap sebesar 7,5 persen. Tarif layanan BLU BPDP atau pungutan ekspor biji kakao juga ditetapkan sebesar 7,5 persen,” katanya.

Di sektor kehutanan, HPE produk kulit tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya. Namun HPE getah pinus naik menjadi USD 1.002 per MT atau meningkat USD 22. Beberapa produk kayu seperti veneer dari hutan alam dan kayu olahan jenis eboni, pinus, gmelina, serta sengon juga mengalami kenaikan HPE.

“Sebaliknya, sejumlah produk veneer hutan tanaman, wood in chips, dan beberapa jenis kayu olahan lainnya mengalami penurunan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, ketentuan mengenai HR CPO, HR dan HPE biji kakao, serta HPE produk kehutanan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1502 Tahun 2026 dan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026. (nas)

Tags: CPOHarga Kelapa Sawitsawit

Berita Terkait.

Keputusan Dewan Etik PERKI, Penasihat Kapolri: Substansi Tak Sesuai dengan Kenyataan
Nasional

Keputusan Dewan Etik PERKI, Penasihat Kapolri: Substansi Tak Sesuai dengan Kenyataan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:51
PIKI Awards 2026 Gaungkan Keteladanan, Maruarar Pasang Target Besar 5 Tahun ke Depan
Nasional

PIKI Awards 2026 Gaungkan Keteladanan, Maruarar Pasang Target Besar 5 Tahun ke Depan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:01
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga
Nasional

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, 11 Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Sasaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:03
Habiburokhman
Nasional

Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:01
Tilang
Nasional

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47
Cek-Kesehatan
Nasional

Pengembangan AI untuk Prioritaskan Pasien IGD, BRIN: Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:27

OLAHRAGA

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga
Olahraga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34

INDOPOSCO.ID - Suksesnya penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 dan konser Ye Live in Jakarta menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah...

SelengkapnyaDetails
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3676 shares
    Share 1470 Tweet 919
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1084 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    818 shares
    Share 327 Tweet 205
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.