INDOPOSCO.ID – Harapan Korea Selatan (Korsel) untuk melanjutkan kiprahnya di Piala Dunia 2026 belum sirna meski harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Meksiko pada laga kedua Grup A di Estadio Akron, Zapopan, Jumat (19/6/2026) pagi WIB. Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, justru melihat masih ada alasan kuat untuk percaya Taeguk Warriors mampu mengamankan tiket ke fase gugur.
Gol tunggal Luis Romo pada menit ke-50 memang memastikan kemenangan tuan rumah sekaligus membawa Meksiko melangkah ke babak 32 besar. Namun, menurut Shin Tae-yong, hasil akhir tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan keberanian permainan yang diperlihatkan Korsel sepanjang pertandingan.
Dalam analisisnya di studio TVRI Sport bersama penerjemah Jeong Seok-seo alias Jeje, pria yang akrab disapa STY oleh suporter Indonesia itu menilai anak asuh Hong Myung-Bo tampil agresif dan mampu memberikan tekanan kepada lawan.
“Sayang sekali Korsel kalah 0-1, meski bermain dengan berani dan menekan. Peluang masih ada untuk lolos ke fase gugur,” ujar Shin Tae-yong.
Statistik pertandingan pun menunjukkan Korea Selatan menguasai 58 persen penguasaan bola dan menghasilkan sembilan percobaan tembakan. Sayangnya, dominasi tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Shin Tae-yong menilai penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus segera dibenahi sebelum laga penentuan melawan Afrika Selatan.
“Pressing sudah bagus, hanya saja perlu ditingkatkan lagi tembakan ke arah gawang lawan, karena itu peluang terdekat untuk mencetak gol,” jelas pelatih Persija Jakarta itu.
Lebih jauh, Shin Tae-yong menilai kualitas skuad negaranya saat ini bahkan lebih baik dibanding tim yang pernah ia tangani pada Piala Dunia 2018 silam. Menurutnya, kedalaman pemain dan kesiapan mental menjadi nilai tambah yang signifikan.
“Ini generasi emas Korsel ketimbang saat saya tangani, karena saat itu lima pemain pilar kami absen. Ini jauh lebih baik daripada skuad saya di 2018,” terangnya.
Dengan materi pemain yang dinilai lebih kompetitif, Shin Tae-yong optimistis Korsel masih memiliki peluang besar untuk melangkah jauh di turnamen edisi kali ini.
“Melihat performa di dua pertandingan saya melihat tim ini bisa tembus babak 32 besar, bahkan bisa lebih,” harapnya.
Ia juga memberikan perhatian khusus kepada sang kapten, Son Heung-min, yang dinilai tetap menunjukkan kualitas kepemimpinan meski kondisi fisiknya tidak sepenuhnya prima.
“Untuk Son Heung-min, secara fisik kelelahan. Tapi dengan pengalamannya ia bisa memimpin Timnas Korsel dengan baik sejauh ini,” tambahnya.
Kini, seluruh fokus Korea Selatan tertuju pada laga terakhir fase grup. Hasil positif akan menjadi penentu apakah optimisme Shin Tae-yong dapat berbuah tiket menuju fase gugur sekaligus menjaga asa Taeguk Warriors untuk berbicara lebih banyak di Piala Dunia 2026. (her)















