INDOPOSCO.ID – Transformasi industri energi global menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga memiliki daya saing dan kemampuan adaptasi tinggi. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Pertamina Internasional EP (PIEP) kembali memperkuat perannya dalam pengembangan talenta muda melalui program Perwira PIEP Goes to Campus di UPN “Veteran” Yogyakarta.
Program tersebut digelar dalam rangkaian kegiatan Oil and Intellectual Parade (OGIP) 2026 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan (HMTM) Fakultas Teknik Mineral dan Energi (FTME) UPN “Veteran” Yogyakarta pada 13 Juni 2026.
Mengusung tema “Empowering Future Engineers for a Sustainable Global Oil & Gas Industry”, kegiatan yang berlangsung di Gedung Teknik Perminyakan UPN “Veteran” Yogyakarta itu menjadi ruang kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mempersiapkan calon profesional energi masa depan.
Di tengah dinamika industri minyak dan gas bumi yang terus berkembang, mahasiswa teknik perminyakan dituntut memahami kondisi industri secara komprehensif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Melalui kegiatan ini, para perwira PIEP berbagi wawasan mengenai tren industri migas global, tantangan sektor energi, hingga kompetensi yang dibutuhkan untuk membangun karier di industri yang semakin kompetitif.
Pada sesi “PIEP Company Overview & Alumni Professional Career Journey”, Sr Analyst Subsurface Planning & Evaluation PIEP, Tripena Handayani Migang, memaparkan profil bisnis PIEP sebagai perusahaan hulu migas internasional sekaligus membagikan pengalaman profesionalnya di industri energi.
Sebagai alumni Teknik Perminyakan UPN “Veteran” Yogyakarta, Tripena menceritakan perjalanan kariernya, pengalaman bekerja di lingkungan internasional, hingga berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam industri migas global. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pembekalan praktis mengenai persiapan karier melalui sesi “Tips Memasuki Dunia Industri Migas dan Penyusunan CV yang Efektif” yang disampaikan oleh Sr Officer Human Capital Business Partner (HCBP) Regional PIEP, Anida Triana Dewi.
Dalam paparannya, Anida menjelaskan berbagai kompetensi yang saat ini dibutuhkan industri, strategi pengembangan diri, hingga teknik menyusun curriculum vitae (CV) yang efektif agar mampu meningkatkan peluang dalam proses rekrutmen.
Manager Relations PIEP, Dhaneswari Retnowardhani, mengatakan sinergi antara industri dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam mencetak talenta energi yang siap bersaing di tingkat global.
“Sebagai perusahaan yang beroperasi di berbagai negara, PIEP memiliki tanggung jawab untuk berbagi pengalaman dan wawasan kepada generasi muda. Melalui kegiatan Perwira PIEP Goes to Campus, kami ingin memberikan gambaran nyata mengenai dinamika industri migas internasional sekaligus mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi, adaptabilitas, dan daya saing global yang dibutuhkan industri masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen S1 Teknik Perminyakan FTME UPN “Veteran” Yogyakarta, Dimas Suryo Wicaksono, mengapresiasi kontribusi PIEP dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia industri.
Menurutnya, kehadiran praktisi sekaligus alumni yang telah berkiprah di kancah internasional memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam memahami kebutuhan industri yang sesungguhnya.
“Kehadiran praktisi dan alumni yang telah berkiprah di industri migas internasional memberikan inspirasi sekaligus pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri, tetapi juga memahami kompetensi yang perlu dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja dan berkarier di tingkat global,” katanya.
Tingginya antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap sektor energi. Lebih dari sekadar forum berbagi pengalaman, kegiatan ini menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan industri untuk mencetak SDM energi yang unggul, adaptif, dan siap menjawab tantangan transisi energi serta persaingan global di masa depan. (rmn)















