INDOPOSCO.ID – Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dinilai terus bergerak ke arah yang positif seiring menguatnya industri halal dan meningkatnya dukungan terhadap ekosistem syariah nasional. Di saat yang sama, potensi pasar halal dunia yang terus berkembang membuka ruang lebih luas bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing di tingkat internasional.
Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat, mengatakan berbagai indikator menunjukkan tren pertumbuhan yang menggembirakan dalam sektor tersebut. Menurutnya, kemajuan itu ditopang oleh ekspansi industri halal, peningkatan nilai aset keuangan syariah, hingga penguatan regulasi dan kelembagaan.
“Hal tersebut didukung oleh pertumbuhan industri halal, peningkatan aset keuangan syariah, serta penguatan regulasi dan kelembagaan yang semakin mendorong daya saing ekosistem ekonomi syariah nasional,” ujar Emir melalui gawai, Rabu (17/6/2026).
Ia menambahkan, terdapat sejumlah peluang yang dapat dimaksimalkan untuk mempercepat perkembangan industri keuangan syariah. Mulai dari meningkatnya literasi masyarakat mengenai produk syariah, pemanfaatan teknologi digital, hingga kolaborasi yang lebih erat antara sektor keuangan komersial dan keuangan sosial berbasis syariah.
Namun demikian, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) itu menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar industri ini mampu berkembang lebih optimal.
“Di sisi lain, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti penguatan infrastruktur teknologi, inovasi produk, peningkatan kapasitas permodalan, dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang keuangan syariah,” jelas Emir.
Lebih lanjut, Emir juga mengungkap konsep Sharia Restricted Investment Account (SRIA) sebagai salah satu inovasi investasi syariah yang mengedepankan skema bagi hasil dengan fokus pembiayaan pada sektor riil. Kehadiran instrumen ini diyakini dapat memperkaya pilihan investasi sekaligus memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional.
“Inovasi ini diharapkan dapat memperluas pilihan investasi syariah, meningkatkan partisipasi investor, serta memperkuat daya saing industri keuangan syariah Indonesia di tingkat global,” tambahnya.
Dengan berbagai peluang dan inovasi yang terus dikembangkan, Indonesia memiliki kesempatan besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat ekonomi dan keuangan syariah di kancah global, asalkan tantangan di bidang teknologi, permodalan, inovasi, dan kualitas sumber daya manusia dapat direspons secara berkelanjutan. (her)=











