• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Orica Bangga Jadi Bagian Transformasi Industri Amonium Nitrat Indonesia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 16 Juni 2026 - 10:35
in Ekonomi
orica

Pemukulan Taiko seremonial oleh para perwakilan terhormat dari Kementerian Pertahanan, Baintelkam Polri, Pemerintah Kota Bontang dan DPRD Bontang, PT KNI, PT Armindo Prima, Orica, serta Austrade, sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan visi bersama menuju masa depan. Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perusahaan penyedia solusi pertambangan global asal Australia, Orica, menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi di Indonesia seiring peringatan 25 tahun PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI), perusahaan patungan dengan PT Armindo Prima yang kini menjadi produsen amonium nitrat terbesar di Tanah Air.

Selama seperempat abad terakhir, KNI berperan penting dalam mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor amonium nitrat, bahan baku utama pembuatan bahan peledak industri yang digunakan sektor pertambangan.

BacaJuga:

Paramount Gading Serpong Tambah Amunisi Bisnis Premium, Victoria Business Loft dan Oxford Square Resmi Meluncur

Subsidi Pemerintah Tekan Bunga PNM Mekar, Nasabah Kini Hanya Bayar 8 Persen

Sinergi Lintas Lembaga Dipacu, Program Hunian Rakyat Didorong Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Didirikan pada 2001 melalui kemitraan strategis antara PT Armindo Prima dan Orica, KNI berkembang menjadi fasilitas produksi berstandar internasional yang mendukung ketahanan pasokan domestik sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.

Managing Director dan CEO Orica, Sanjeev Gandhi, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara keahlian global dan kemitraan lokal dalam membangun kapasitas industri strategis Indonesia.

“Selama lebih dari 25 tahun, KNI telah berkontribusi dalam mentransformasi industri sumber daya di Indonesia, dari yang sebelumnya bergantung pada impor menjadi memiliki pasokan domestik yang tangguh untuk produk dan layanan penting bagi industri pertambangan,” kata Gandhi.

Menurut dia, perjalanan KNI menjadi bukti bahwa kerja sama industri yang berkelanjutan mampu memperkuat perekonomian nasional sekaligus mendukung pertumbuhan sektor sumber daya alam.

“Perjalanan ini menunjukkan apa yang dapat dicapai ketika keahlian global dipadukan dengan kemitraan lokal yang kuat guna mendukung pembangunan nasional dan pertumbuhan industri. Kami berkomitmen untuk terus berinvestasi di Indonesia guna mendukung kemajuan industri sumber daya alam,” ujarnya.

Sejak memulai produksi komersial pada 2012 hingga akhir 2025, KNI telah memproduksi lebih dari 3,9 juta metrik ton amonium nitrat dan mengekspor lebih dari 670 kiloton ke berbagai pasar internasional. Capaian tersebut turut menempatkan Indonesia sebagai salah satu eksportir amonium nitrat di kawasan.

Fasilitas KNI memiliki kapasitas terpasang sebesar 366 kiloton per tahun dan mempekerjakan tenaga kerja yang mayoritas berasal dari Kalimantan Timur, dengan sekitar 85 persen karyawan berdomisili di Bontang.

Selain memperkuat pasokan domestik bagi industri bahan peledak pertambangan, KNI juga memberikan dampak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, pengadaan barang dan jasa lokal, serta berbagai program sosial kemasyarakatan.

Direktur Utama PT Kaltim Nitrate Indonesia, Twedy Nasution, mengatakan transformasi tersebut merupakan hasil dedikasi seluruh insan KNI dalam membangun industri strategis nasional.

“KNI menunjukkan apa yang mampu dicapai Indonesia di sektor industri strategis, dengan mengubah ketergantungan terhadap impor menjadi pasokan domestik yang andal. Setelah 25 tahun, kebanggaan terbesar saya bukanlah jumlah tonase yang telah kami produksi, melainkan tim Indonesia di Bontang yang memungkinkan setiap ton tersebut terwujud,” katanya.

Sepanjang operasinya, KNI terus meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Pada 2024, perusahaan mencatatkan produksi tahunan tertinggi sekitar 347 kiloton, sekaligus menjadi rekor produksi tertinggi sejak fasilitas tersebut beroperasi.

Di sisi keberlanjutan, KNI juga menerapkan teknologi secondary abatement pada 2023 yang berhasil menurunkan emisi sekitar 9,6 persen atau setara 373 kiloton CO₂-ekuivalen per tahun.

Sementara itu, Group Executive dan President–Asia Orica, Rajkumar Mathiravedu, menilai KNI telah berkembang menjadi salah satu tolok ukur kapabilitas industri di kawasan Asia.

“KNI telah menjadi acuan bagi kapabilitas dan ketahanan industri di Asia, menunjukkan bagaimana sebuah negara dapat memperkuat pasokan domestiknya sekaligus bersaing di pasar internasional. Pencapaian ini adalah kisah tentang kemitraan dan kepercayaan yang telah dibangun di Indonesia selama 25 tahun,” ujarnya.

Ke depan, Orica bersama para mitranya akan terus mendukung pengembangan KNI untuk menopang pertumbuhan sektor pertambangan, agenda hilirisasi nasional, serta memperkuat ketahanan pasokan bahan baku strategis bagi pasar domestik. (srv)

Tags: industritambang

Berita Terkait.

Paramount Gading Serpong Tambah Amunisi Bisnis Premium, Victoria Business Loft dan Oxford Square Resmi Meluncur
Ekonomi

Paramount Gading Serpong Tambah Amunisi Bisnis Premium, Victoria Business Loft dan Oxford Square Resmi Meluncur

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:31
Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda
Ekonomi

Subsidi Pemerintah Tekan Bunga PNM Mekar, Nasabah Kini Hanya Bayar 8 Persen

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:32
BP BUMN
Ekonomi

Sinergi Lintas Lembaga Dipacu, Program Hunian Rakyat Didorong Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:37
Saleh
Ekonomi

Komisi VII Pertanyakan Keberadaan BPKN: Punya 23 Komisioner tapi Minim Dampak

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:07
pekerja
Ekonomi

Gelombang PHK bak Tsunami, BPJS Watch Nilai Pemerintah Gagal Jaga Hubungan Industrial

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:35
Pelatihan
Ekonomi

Perempuan Tani Jadi Motor Ketahanan Pangan, PTBA Gulirkan Program EcoGrow Mom di Muara Enim

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:25

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Cetak Brace saat Argentina Tekuk Austria, Messi Pecahkan Rekor

    814 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
Ronaldo
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 07:39

INDOPOSCO.ID - Cristiano Ronaldo mulai menunjukkan kelasnya di panggung terbesar sepak bola dunia. Sang kapten menjadi inspirasi kemenangan telak Portugal...

SelengkapnyaDetails
Ronaldo Usung Misi Pembuktian di Laga Portugal vs Uzbekistan

Ronaldo Usung Misi Pembuktian di Laga Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:12
Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda

Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:09
amine

Hasil Piala Dunia: Comeback Atas Yordania, Aljazair Jaga Asa ke Fase Gugur

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03
didier

Hasil Piala Dunia : Perancis Lolos ke 32 Besar, Didier Deschamps Bernapas Lega

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:52
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.