• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN EPI Siapkan Ekosistem Biomethane, POME Disulap Jadi Bahan Bakar Pembangkit

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 15 Juni 2026 - 15:09
in Ekonomi
Hokkop Situngkir

Direktur Biomassa PLN Energi Primer Indonesia (EPI) Hokkop Situngkir, dalam forum Climate Policy Initiative (CPI) bertajuk "Peluang dan Strategi Pembiayaan Kegiatan Pengurangan Emisi Metana untuk Sektor Industri di Indonesia", di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melihat limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai sumber energi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan diolah menjadi Compressed Biomethane Gas (CBG), limbah tersebut diyakini mampu memangkas emisi metana sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap liquefied natural gas (LNG).

Pandangan itu disampaikan Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir dalam forum Climate Policy Initiative (CPI) bertema Peluang dan Strategi Pembiayaan Kegiatan Pengurangan Emisi Metana untuk Sektor Industri di Indonesia di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

BacaJuga:

Rupiah Tertekan 5 Hari Beruntun, Sentimen The Fed Jadi Biang Keladi

RISE TO IPO 2026, Strategi Kementerian UMKM Perluas Akses Pendanaan Usaha Menengah

PLN EPI Pastikan Kesiapan Batu Bara dan Biomassa untuk PLTU Bolok

Menurut Hokkop, Indonesia memiliki modal lengkap untuk mengembangkan biomethane berbasis limbah sawit, mulai dari ketersediaan bahan baku hingga teknologi dan akses pembiayaan.

“Kalau industri sawit ini bisa kita manfaatkan untuk kepentingan energi ekonomi, potensinya sangat besar. Sumbernya ada, teknologinya ada, pembiayaannya ada. Tinggal bagaimana kita membangun skema bisnis yang tepat sehingga bisa segera diimplementasikan,” katanya.

Indonesia memiliki sekitar 3 ribu pabrik kelapa sawit yang menghasilkan sekitar 130 juta meter kubik POME setiap tahun. Di sisi lain, limbah tersebut menjadi penyumbang emisi metana yang cukup besar dengan potensi sekitar 20 juta ton CO2e per tahun.

“Kita melihat sumber emisi dari POME ini mencapai sekitar 20 juta ton karbon ekuivalen. Hampir 90 persen sebenarnya bisa diselesaikan melalui utilisasi menjadi sumber energi baru,” ujarnya.

PLN EPI menilai pengembangan CBG dapat mendukung target bauran energi baru terbarukan sebesar 44–48 persen pada 2030 sekaligus mempercepat pencapaian Net Zero Emissions (NZE) 2060. Untuk itu, perusahaan membangun ekosistem terintegrasi yang menghubungkan pemasok bahan baku, penyedia teknologi, lembaga pembiayaan, hingga pengguna akhir.

Dalam skema tersebut, PLN EPI mengambil peran sebagai agregator dan pembeli hasil produksi CBG.

“Produksi saja CBG-nya, nanti kami beli dan kami distribusikan ke pembangkit. Kami siap menjadi agregator sehingga investasi di sektor ini bisa berjalan lebih cepat,” jelas Hokkop.

Salah satu proyek yang disiapkan adalah pemanfaatan Bio-CBG untuk cofiring di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Belawan. Untuk satu turbin 130 Megawatt (MW) dengan tingkat cofiring 2,5 persen dibutuhkan sekitar 450 MMBTUD Bio-CBG yang dapat dipenuhi dari satu fasilitas pengolahan POME. Jika diterapkan pada empat turbin, dibutuhkan investasi sekitar US$20 juta dengan potensi penghindaran emisi mencapai sekitar 500 ribu ton CO2e.

Secara nasional, PLN EPI memperkirakan kebutuhan CBG untuk cofiring 2,5 persen di pembangkit gas berkapasitas 18,4 GW dapat mencapai sekitar 60.000 MMBTUD dengan melibatkan sekitar 200 pabrik kelapa sawit. Langkah tersebut diproyeksikan mampu memangkas emisi hingga sekitar 14 juta ton CO2e sekaligus menciptakan nilai ekonomi besar bagi industri.

“Bioenergi menjadi jembatan antara transisi energi, ketahanan energi, dan ekonomi kerakyatan. Limbah yang selama ini menjadi sumber emisi dapat diubah menjadi sumber energi yang bernilai tambah sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional,” tambahnya.

Melalui pemanfaatan limbah sawit menjadi biomethane, PLN EPI menilai Indonesia memiliki peluang untuk menghadirkan solusi transisi energi yang lebih efisien, memanfaatkan sumber daya domestik, dan memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan secara bersamaan.(her)

Tags: BiomethaneCompressed Biomethane GasPalm Oil Mill Effluentpln epi

Berita Terkait.

uang
Ekonomi

Rupiah Tertekan 5 Hari Beruntun, Sentimen The Fed Jadi Biang Keladi

Kamis, 17 September 2026 - 21:11
rise
Ekonomi

RISE TO IPO 2026, Strategi Kementerian UMKM Perluas Akses Pendanaan Usaha Menengah

Kamis, 17 September 2026 - 17:17
PLTU
Ekonomi

PLN EPI Pastikan Kesiapan Batu Bara dan Biomassa untuk PLTU Bolok

Kamis, 17 September 2026 - 11:43
Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah
Ekonomi

Purbayanomics dan Akhir Sebuah Eksperimen Fiskal: Refleksi Ekonomi Syariah atas Keberanian, Batas, dan Amanah Anggaran

Rabu, 16 September 2026 - 23:03
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak, Restitusi, dan TKD Jadi Perhatian
Ekonomi

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Lewat Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Rabu, 16 September 2026 - 20:26
Antrean SPBU Makassar Membaik, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan dan Operator
Ekonomi

Antrean SPBU Makassar Membaik, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan dan Operator

Rabu, 16 September 2026 - 19:07

OLAHRAGA

bc
Olahraga

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Editor Dilianto
Kamis, 17 September 2026 - 18:08

INDOPOSCO.ID - Bea Cukai Tanjung Priok memberikan dukungan pelayanan kepabeanan terhadap Indonesia Cross Country Rally Team yang mengikuti ajang Asia...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    4360 shares
    Share 1744 Tweet 1090
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1225 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.