INDOPOSCO.ID – Lebih dari sekadar ritual, program “Langkah Emas Peduli Negeri” dari BSI Maslahat kini menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus solusi ramah lingkungan dalam pengelolaan kurban.
Salah satu poin pembeda dalam program itu adalah fokus pada keberlanjutan ekonomi, dengan mengintegrasikan 37 peternak lokal serta 19 UMKM dan desa binaan dalam rantai pasok hewan kurban.
Langkah itu memastikan bahwa setiap amanah yang dititipkan tidak hanya membantu penerima manfaat di akhir, tetapi juga memperkuat ekosistem peternakan rakyat sejak awal. Tidak hanya soal ekonomi, program itu menjadi standar baru dalam kepedulian lingkungan. Selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), distribusi daging kurban beralih ke besek bambu yang ramah lingkungan.
Menyadari bahwa kepercayaan merupakan elemen krusial di era digital, BSI Maslahat menerapkan teknologi livestreaming sebagai standar operasional agar para pekurban dapat memantau langsung proses penyembelihan hewan mereka secara real-time melalui kanal YouTube resmi selama tiga hari pelaksanaan.
Direktur Sales dan Distribution BSI Maslahat Nasrudin menegaskan, bahwa transparansi adalah bentuk penghormatan tertinggi kepada para pekurban.
“Layanan livestreaming ini adalah komitmen kami dalam menjaga amanah. Kami ingin setiap pekurban merasa tenang dan yakin bahwa ibadah yang mereka titipkan dijalankan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan syariat oleh juru sembelih yang kompeten,” kata Nasrudin dalam keterangannya, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Inovasi itu disambut positif oleh para pekurban. Euis Atilah, salah satu peserta program, mengungkapkan rasa lega karena dapat memantau langsung prosesi penyembelihan hewan kurbannya. “Saya sudah menonton livestreaming penyembelihan. Pengalaman ini memberikan ketenangan batin tersendiri,” ungkapnya. (dan)










