• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Panen Berkualitas Jadi Fokus, 122 Pekebun OKI Sumsel Ikuti Pelatihan Sawit

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 8 Juni 2026 - 17:14
in Daerah
Ditjenbun

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) dan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) menggelar Pelatihan Panen dan Pascapanen Kelapa Sawit (Program Pengembangan SDM Perkebunan) 2026 bagi 122 pekebun asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) di Palembang, Sumatera Selatan pada 8–12 Juni 2026. Foto : ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Produktivitas kebun kelapa sawit tidak hanya ditentukan oleh bibit unggul dan pemupukan yang tepat. Di lapangan, salah satu faktor yang paling menentukan justru terletak pada kemampuan petani melakukan panen dan penanganan pascapanen secara benar. Kesalahan kecil pada tahap ini dapat berujung pada turunnya kualitas tandan buah segar (TBS), berkurangnya rendemen minyak, hingga menyusutnya pendapatan pekebun.

Menyadari pentingnya aspek tersebut, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) dan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) menggelar Pelatihan Panen dan Pascapanen Kelapa Sawit (Program Pengembangan SDM Perkebunan) 2026, bagi 122 pekebun asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

BacaJuga:

Bea Cukai Merauke Musnahkan 1,4 Juta Rokok Ilegal dan Sumbang Rp3,35 Miliar ke Kas Negara

Basarnas Lampung Bantu Cari 8 Korban Speed Boat Hilang di Selat Sunda

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,4 Hantam Kaur di Bengkulu Pagi Ini

Kegiatan yang berlangsung di Palembang pada 8–12 Juni 2026 ini merupakan bagian dari Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026.

Direktur AKPY, Dr. Sri Gunawan, SP., MP., menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi penting untuk menjaga produktivitas sekaligus memperkuat daya saing sawit Indonesia di pasar global.

“Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan Indonesia yang saat ini masih menjadi nomor satu di dunia. Karena itu, produktivitas dan daya saingnya harus terus dijaga. Salah satu kuncinya adalah meningkatkan kemampuan dan keterampilan petani,” ujarnya saat membuka pelatihan, Senin (8/6/2026).

Menurut Sri Gunawan, kualitas TBS sangat dipengaruhi oleh ketepatan waktu panen dan penanganan pascapanen. Buah yang dipanen terlalu cepat atau terlambat berisiko menurunkan mutu hasil, sementara penanganan yang kurang tepat dapat mengurangi rendemen minyak yang dihasilkan pabrik.

Karena itu, para peserta dibekali berbagai materi mulai dari standar kematangan buah, teknik panen yang sesuai kaidah, pengelolaan mutu TBS, hingga tata cara penanganan dan pengangkutan hasil panen menuju pabrik kelapa sawit.

“Tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kompetensi petani agar produktivitas kebun meningkat dan pada akhirnya kesejahteraan petani juga ikut naik,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana sekaligus Pelaksana Harian Bidang Kelembagaan Usaha dan Penyuluhan, Herlan Kagami, menilai panen merupakan tahapan paling krusial dalam rantai usaha perkebunan karena menjadi penentu kualitas hasil yang akan dipasarkan.

“Panen adalah pekerjaan terakhir dari kegiatan budidaya tanaman. Tujuan panen adalah mengumpulkan komoditas dari lahan dengan tingkat kematangan yang tepat dan kerusakan yang minimal,” ujarnya.

Menurut Herlan, keberhasilan usaha perkebunan tidak cukup hanya mengandalkan praktik budidaya yang baik. Ketepatan panen dan pengelolaan pascapanen yang benar juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan nilai ekonomi hasil kebun.

Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui pendidikan, pelatihan, dan pendampingan yang berkelanjutan.

Menariknya, seluruh peserta pelatihan tahun ini berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ilir. Sebanyak 122 pekebun yang tergabung dalam 10 koperasi dan kelembagaan sawit mengikuti kegiatan tersebut, menjadikan OKI sebagai daerah dengan peserta terbanyak dalam program pengembangan SDM sawit di Sumatera Selatan.

Mewakili Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI, Dedi Kurniawan menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah yang terus membuka akses peningkatan kapasitas bagi petani sawit di daerah.

“Alhamdulillah, tahun ini seluruh 122 peserta berasal dari Kabupaten OKI. Ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan yang sangat berarti bagi pekebun kami,” katanya.

Kebutuhan peningkatan kompetensi petani ini semakin relevan mengingat OKI merupakan salah satu daerah dengan realisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terbesar di Indonesia. Hingga 2025 tercatat terdapat 51 lembaga pengusul PSR dengan total areal mencapai sekitar 35.784 hektare.

Sebagian besar kebun hasil peremajaan yang ditanam pada periode 2019–2020 kini mulai memasuki fase produktif. Kondisi tersebut menuntut petani memiliki keterampilan teknis yang memadai agar potensi produksi dapat dimaksimalkan sejak awal masa panen.

Selain peningkatan kemampuan teknis, AKPY juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan petani melalui koperasi dan kelompok tani. Kelembagaan yang kuat dinilai mampu meningkatkan posisi tawar petani, memperbesar volume pemasaran, serta menjaga kualitas TBS yang dipasarkan ke pabrik.

“Petani harus berkelompok dan membangun koperasi yang sehat serta mandiri. Dengan kelembagaan yang kuat, kualitas buah dapat dijaga, volume penjualan lebih besar, dan posisi tawar terhadap pabrik juga menjadi lebih baik,” ujar Sri Gunawan.

Melalui kolaborasi BPDP, Ditjenbun, dan AKPY, pelatihan ini diharapkan melahirkan lebih banyak pekebun sawit yang profesional, terampil, dan mampu menerapkan standar panen serta pascapanen yang baik. Dengan SDM yang semakin kompeten, produktivitas kebun rakyat diharapkan meningkat, pendapatan petani bertambah, dan daya saing sawit Indonesia semakin kuat di pasar global.(ibs)

Tags: OKI SumselPelatihanperkebunansawit

Berita Terkait.

Kemenkes Belum Tahu Penyebab Siswi Amnesia Usai Keracunan MBG di Karo
Daerah

Bea Cukai Merauke Musnahkan 1,4 Juta Rokok Ilegal dan Sumbang Rp3,35 Miliar ke Kas Negara

Rabu, 9 September 2026 - 13:25
Basarnas Lampung Bantu Cari 8 Korban Speed Boat Hilang di Selat Sunda
Daerah

Basarnas Lampung Bantu Cari 8 Korban Speed Boat Hilang di Selat Sunda

Rabu, 9 September 2026 - 10:40
Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,4 Hantam Kaur di Bengkulu Pagi Ini
Daerah

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,4 Hantam Kaur di Bengkulu Pagi Ini

Rabu, 9 September 2026 - 08:45
Percepat Penyaluran Bantuan Bencana NTT, Tito Minta Pemda Segera Penuhi Kebutuhan Warga
Daerah

Percepat Penyaluran Bantuan Bencana NTT, Tito Minta Pemda Segera Penuhi Kebutuhan Warga

Selasa, 8 September 2026 - 21:35
bc4
Daerah

Bea Cukai Sosialisasikan Ketentuan Cukai hingga Tingkat Kelurahan di Yogyakarta

Selasa, 8 September 2026 - 13:54
bc3
Daerah

Produsen Wig di Banten Dapat Fasilitas Bea Cukai, Proyeksi Ekspor Meningkat

Selasa, 8 September 2026 - 13:44

OLAHRAGA

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang
Olahraga

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 9 September 2026 - 09:57

INDOPOSCO.ID - Liga Champions 2026/2027 langsung menyajikan drama pada matchday pertama fase liga 2026/2027. Enam pertandingan yang digelar Selasa (8/9/2026)...

SelengkapnyaDetails
atlet

Atlet Akuatik Klungkung Borong 5 Medali di Ajang Gajahmada Swimming Competition 2026

Selasa, 8 September 2026 - 11:11
Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Jumat, 4 September 2026 - 15:30
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.