INDOPOSCO.ID – Di tengah dinamika ekonomi nasional, DPR, pemerintah, dan Bank Indonesia mengadakan pertemuan koordinasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memimpin pertemuan yang dihadiri Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
“Kami Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sengaja berkumpul dengan teman-teman dari lembaga otoritas moneter maupun kebijakan fiskal, serta dari pihak pemerintah, untuk mengadakan evaluasi mengenai perkembangan ekonomi,” kata Dasco di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, semua pihak menyelaraskan langkah fiskal serta moneter demi mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi.
“Sekaligus kemudian melakukan koordinasi bagaimana antara fiskal dan moneter bisa saling mendukung demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pada saat ini,” ucap Dasco.
Kondisi ekonomi Indonesia saat ini memperlihatkan anomali yang mencolok, yakni pertumbuhan makroekonomi yang tetap solid sebesar 5,61 persen pada Kuartal I-2026, berbanding terbalik dengan nilai tukar rupiah yang merosot tajam hingga menembus level sensitif di angka Rp18.000 per dolar Amerika Serikat.
Pelemahan kurs yang menyentuh angka terendah dalam sejarah ini mulai memberikan tekanan nyata pada sektor riil dan daya beli masyarakat. Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa fundamental ekonomi domestik dan kondisi fiskal masih sangat kuat. (dan)












