• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Beras Bergerak Tipis, Inflasi Mei Tunjukkan Tren Positif

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 3 Juni 2026 - 14:05
in Ekonomi
Beras

Ilustrasi - Pekerja menuangkan karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (9/5/2025). Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan terus menunjukkan hasil positif. Hingga Mei 2026, laju inflasi nasional masih berada dalam kondisi terkendali, sementara sejumlah komoditas strategis, termasuk beras, tetap bergerak relatif stabil di tengah dinamika pasar.

Data terbaru menunjukkan inflasi umum secara bulanan meningkat dari 0,13 persen pada April menjadi 0,28 persen pada Mei. Meski demikian, tekanan pada sektor pangan justru mulai mereda. Hal itu terlihat dari penurunan inflasi beras yang menjadi salah satu komoditas utama dalam konsumsi masyarakat.

BacaJuga:

OKX Satukan Pasar Saham Tokenisasi, Likuiditas Diklaim Lebih dalam dan Trading Nonstop

AAKLESIA Temui Irjen Kemendag, Dorong Regulasi Logistik dan E-Commerce Lebih Adaptif

Mendag Dorong 4 Perjanjian Dagang Segera Berlaku, Ekspor RI Berpeluang Melonjak

Berdasarkan pemantauan Badan Pangan Nasional (Bapanas), rata-rata harga beras medium nasional per 2 Juni tercatat Rp13.499 per kilogram (kg). Angka tersebut hanya mengalami kenaikan tipis sebesar 0,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan masih berada di bawah batas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menilai perkembangan tersebut menunjukkan kondisi pasar yang tetap terkendali.

“Meskipun harga beras berfluktuasi, jika dilihat pada tingkat inflasi beras secara bulanan, justru mulai menurun. Tingkat inflasi beras pada April berada di level 0,58 persen. Sementara inflasi beras pada Mei bergerak turun menjadi 0,38 persen,” kata Ketut dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

Menurut Ketut, berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di tingkat konsumen. Salah satu instrumen yang terus diperkuat adalah Gerakan Pangan Murah (GPM), program yang menghadirkan bahan pangan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Program GPM bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, terutama saat terjadi kenaikan harga pada periode hari besar keagamaan. Ini juga menandai untuk mendukung pengendalian inflasi,” jelas Ketut.

Pelaksanaan GPM sendiri terus mengalami peningkatan sepanjang tahun ini. Tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator bahwa program tersebut tidak hanya dibutuhkan, tetapi juga efektif dalam menjaga daya beli di tengah berbagai tantangan ekonomi.

“Tingginya pelaksanaan GPM menunjukkan antusiasme masyarakat sekaligus komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Pemerintah saat ini memfokuskan stabilisasi pada beras, jagung, kedelai, cabai, bawang, telur ayam ras, daging ayam ras, dan daging sapi kerbau, gula konsumsi dan minyak goreng. Hampir semua komoditas tersebut harganya stabil,” tambahnya.

Hingga akhir Mei 2026, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah telah mencapai 5.037 kali kegiatan yang tersebar di 417 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Capaian tersebut melampaui realisasi periode Januari–Mei tahun lalu yang tercatat sebanyak 3.482 kegiatan.

Lonjakan jumlah penyelenggaraan itu menjadi sinyal kuat bahwa strategi intervensi pemerintah melalui pasar murah semakin masif. Dengan distribusi yang semakin luas, pemerintah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga dan tekanan inflasi dapat terus dikendalikan pada bulan-bulan mendatang.(her)

Tags: BapanasberasGerakan Pangan MurahHarga Pangan

Berita Terkait.

OKX
Ekonomi

OKX Satukan Pasar Saham Tokenisasi, Likuiditas Diklaim Lebih dalam dan Trading Nonstop

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:06
Muhammad-Chozin
Ekonomi

AAKLESIA Temui Irjen Kemendag, Dorong Regulasi Logistik dan E-Commerce Lebih Adaptif

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:45
Mendag
Ekonomi

Mendag Dorong 4 Perjanjian Dagang Segera Berlaku, Ekspor RI Berpeluang Melonjak

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:44
Wilayah 3T Diprioritaskan, Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah di NTT
Ekonomi

Pemerintah Genjot Kesejahteraan Petani dengan KUR Tanpa Agunan dan Penguatan Kelembagaan

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:03
nira
Ekonomi

Gula Kelapa Organik Produksi UMKM Magelang Tembus Pasar Malaysia

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:12
menkop
Ekonomi

Menkop Tegaskan Penguatan Koperasi Saat Berdialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:28

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3187 shares
    Share 1275 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.