• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Mengintip Peredaran Buku ‘Cetakan Ulang’ di Blok M, Selisih Harga Jadi Magnet Pembeli

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 2 Juni 2026 - 11:39
in Megapolitan
Tampak calon konsumen yang sedang menggendong anaknya tengah mengamati sejumlah buku di basement Blok M Square. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Tampak calon konsumen yang sedang menggendong anaknya tengah mengamati sejumlah buku di basement Blok M Square. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deretan kios buku di basement Blok M Square masih menjadi destinasi favorit para pencinta bacaan yang ingin mendapatkan buku dengan harga terjangkau. Namun, di balik ramainya aktivitas jual beli tersebut, Tim INDOPOSCO menemukan bahwa selain menjual buku bekas dan buku asli, sejumlah lapak juga masih menawarkan buku yang dikenal sebagai “cetakan ulang” atau buku bajakan.

Fenomena ini kembali menyoroti persoalan perlindungan hak cipta di industri perbukuan. Peredaran buku bajakan dinilai merugikan penulis, penerbit, hingga seluruh pihak yang terlibat dalam proses kreatif sebuah karya. Ide dan kekayaan intelektual yang melahirkan sebuah buku merupakan hasil kerja yang semestinya mendapat penghargaan dan perlindungan hukum.

BacaJuga:

Efisiensi APBD, Satuan Pendidikan di Kepulauan Seribu Terima Bantuan Revitalisasi Sekolah

PT Pegadaian CPS Pondok Aren Gandeng Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa

Transformasi Digital Antar Pemprov DKI dan Bank Jakarta Raih Prestasi Bergengsi

Di Indonesia, praktik pembajakan diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dalam Pasal 113 ayat (4), pelaku pembajakan dapat dikenai hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda hingga Rp4 miliar. Sementara pihak yang menjual maupun membeli hasil pembajakan juga berpotensi dikenai sanksi berupa denda maksimal Rp100 juta.

Salah satu alasan yang membuat buku bajakan tetap diminati adalah perbedaan harga yang cukup jauh dibandingkan edisi asli. Misalnya, buku Madilog: Materialisme, Dialektika, dan Logika karya Tan Malaka dijual sesuai harga yang tercantum pada sampul belakang, yakni Rp140 ribu untuk edisi original.

Perbedaan serupa juga terlihat pada karya Pramoedya Ananta Toer berjudul Anak Semua Bangsa. Versi cetakan ulang dengan desain sampul lama dipasarkan sekitar Rp75 ribu, sedangkan edisi asli dengan sampul baru dijual Rp165 ribu. Begitu pula novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori, yang versi cetakan ulangnya ditawarkan sekitar Rp45 ribu, jauh di bawah harga buku asli sebesar Rp115 ribu.

Selain harga, kualitas fisik menjadi pembeda yang cukup mudah dikenali. Buku bajakan umumnya memiliki desain sampul yang kurang rapi, menggunakan kertas dengan mutu lebih rendah, warna cetak yang terlalu mencolok atau justru buram, hingga hasil pencetakan yang tidak sempurna. Bahkan, sejumlah buku tidak dilengkapi pembatas buku yang lazim ditemukan pada edisi resmi.

Di tengah kondisi tersebut, Lev (28), seorang guru asal Bekasi, mengaku kerap mengajak murid-muridnya berburu buku dengan harga ekonomis. Menurutnya, akses terhadap bacaan menjadi tantangan tersendiri bagi siswa yang berasal dari kalangan kurang mampu.

“Murid-murid saya mayoritas anak anak marjinal, jadi memang kami perginya ke tempat yang menjual buku dengan harga terjangkau, supaya mereka juga berkesempatan untuk berliterasi juga,” jelas Lev kepada INDOPOSCO, pada Sabtu (30/5/2026).

Lev menuturkan, keterbatasan anggaran sekolah membuat penyediaan buku bagi para siswa belum dapat sepenuhnya terpenuhi.

“Karena itu, perlu ada solusi yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap buku legal dengan harga yang lebih ramah di kantong,” tambahnya.

Sebagai gagasan, Lev mengusulkan pendekatan yang menurutnya telah diterapkan di sejumlah negara Eropa, yakni pemberian potongan harga khusus bagi pelajar sekitar 10 persen serta menjaga harga buku berada pada kisaran yang setara dengan biaya sekali makan, sekitar 10 hingga 20 euro. Menurutnya, kebijakan semacam itu dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan minat baca sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap buku bajakan. (mg171)

Tags: Blok MBuku BajakanToko Buku

Berita Terkait.

sudin
Megapolitan

Efisiensi APBD, Satuan Pendidikan di Kepulauan Seribu Terima Bantuan Revitalisasi Sekolah

Jumat, 26 Juni 2026 - 00:30
gadai
Megapolitan

PT Pegadaian CPS Pondok Aren Gandeng Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:42
kolase
Megapolitan

Transformasi Digital Antar Pemprov DKI dan Bank Jakarta Raih Prestasi Bergengsi

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:36
Kekerasan
Megapolitan

Usai Kasus Bandung, Video Dugaan Penganiayaan Caddy di Tangerang Viral di Sosmed

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:46
Hujan
Megapolitan

Siapkan Payung! Jakbar, Jaksel dan Kepulauan Seribu Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:20
pram
Megapolitan

Sertifikasi Tanah DKI Jakarta Capai 98,6 Persen, Wamen ATR/BPN: Jadi Contoh Baik bagi Daerah Lain

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1656 shares
    Share 662 Tweet 414
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1575 shares
    Share 630 Tweet 394
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
Maseko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Korsel Tumbang dari Afrika Selatan, Hong Myung-bo: Ini Tanggung Jawab Saya!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:14

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Korea Selatan Hong Myungbo tidak puas setelah timnya kalah 0-1 atas Timnas Afrika Selatan pada laga...

SelengkapnyaDetails
Timnas-Afsel

Hasil Piala Dunia Grup A: Meksiko Tak Terbendung, Afsel Ukir Sejarah

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:43
Cunha

Hasil Piala Dunia : Bantai Skotlandia 3-0, Matheus Cunha: Kepercayaan Diri Brasil Telah Kembali

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:52
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia Grup C: Maroko Temani Brasil ke 32 Besar, Skotlandia Menanti Keajaiban

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:41
Promise-David

Kanada Kalah dari Swiss, Jesse Marsch Tetap Puji Aksi Pemain Cadangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:21
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.