• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Habiburokhman: Kritik Dino Patti Djalal Kurang Konstruktif dan Minim Dasar Faktual

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 2 Juni 2026 - 17:32
in Nasional
Ketua Komisi III DPR RI yang juga politisi Gerindra Habiburokhman, secara tegas menilai kritik yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terhadap kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kurang konstruktif dan tidak didukung dasar faktual yang memadai. Foto: Dok Pribadi

Ketua Komisi III DPR RI yang juga politisi Gerindra Habiburokhman, secara tegas menilai kritik yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terhadap kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kurang konstruktif dan tidak didukung dasar faktual yang memadai. Foto: Dok Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menilai kritik yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terhadap kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kurang konstruktif dan tidak didukung dasar faktual yang memadai.

Menurut Habiburokhman, dalam sistem demokrasi yang sehat, kritik merupakan bagian penting dari mekanisme pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. Karena itu, setiap masukan, termasuk dari tokoh yang pernah menduduki jabatan strategis di pemerintahan, patut dihargai dan didengarkan.

BacaJuga:

KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Ekosistem UMKM dari Legalitas hingga Akses Pasar

Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi

Mitsubishi Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus, Perkuat Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kritik seharusnya disampaikan berdasarkan informasi yang akurat, analisis yang objektif, serta disertai solusi yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.

“Dalam pandangan saya, kritik Dino Patti Djalal terhadap kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Prabowo Subianto belum sepenuhnya memenuhi kriteria tersebut,” kata Habiburokhman dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Ia menilai sejumlah pernyataan yang disampaikan Dino lebih bernuansa politis dibandingkan evaluasi yang bersifat substantif. Akibatnya, kritik tersebut berpotensi dipersepsikan sebagai serangan politik yang cenderung menyudutkan pemerintah ketimbang memberikan masukan yang komprehensif.

Habiburokhman juga menyoroti usulan Dino agar Presiden Prabowo lebih banyak mengundang pemimpin negara lain ke Indonesia. Menurutnya, pandangan tersebut perlu dilihat secara proporsional mengingat dinamika geopolitik dan ekonomi global yang saat ini tengah mengalami berbagai ketidakpastian.

“Diplomasi aktif tidak hanya dilakukan dengan menerima kunjungan kenegaraan, tetapi juga melalui kunjungan langsung ke berbagai negara mitra strategis. Dalam kondisi global saat ini, langkah Presiden Prabowo yang aktif melakukan pertemuan dan kunjungan ke berbagai negara justru merupakan bagian dari strategi diplomasi yang adaptif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Politisi Gerindra ini menilai bahwa sebagai mantan Wakil Menteri Luar Negeri dan diplomat senior, Dino Patti Djalal memiliki posisi penting dalam menjaga marwah diplomasi Indonesia. Oleh karena itu, kritik yang disampaikan sebaiknya tetap berbasis data, proporsional, dan mempertimbangkan tantangan yang sedang dihadapi pemerintah.

Ia juga menyinggung praktik di sejumlah negara maju, di mana mantan pejabat publik umumnya berupaya menjaga keseimbangan antara hak untuk menyampaikan kritik dan tanggung jawab moral untuk mendukung keberlangsungan institusi yang pernah mereka pimpin.

“Pada akhirnya, kritik yang baik bukanlah kritik yang sekadar menarik perhatian atau memancing kontroversi, melainkan kritik yang mampu menawarkan solusi, memperkaya perspektif, dan berkontribusi terhadap perbaikan kebijakan demi kepentingan bangsa dan negara,” pungkasnya. (dil)

Tags: Dino Patti DjalalDPR RIHabiurokhmanKomisi III

Berita Terkait.

Helvi-Moraza
Nasional

KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Ekosistem UMKM dari Legalitas hingga Akses Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:20
Ossy-Dermawan
Nasional

Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:45
Bus
Nasional

Mitsubishi Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus, Perkuat Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:25
Wamenag
Nasional

Wamenag Apresiasi Kesiapan Dapur MBG Berbasis Wakaf Mandiri di Lingkungan Pesantren Darunnajah

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:05
Mobil
Nasional

Bentrokan Maut di Menteng Jadi Alarm, DPR Soroti Pentingnya Pencegahan Konflik

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:42
Jenazah
Nasional

Soroti Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur, DPR Desak Polisi Ungkap Pelaku hingga Motif

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:22

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3051 shares
    Share 1220 Tweet 763
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.