• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pertamina-ERIA Perkuat Arah Transisi Energi, CCS/CCUS Jadi Senjata Baru Dekarbonisasi

Nasuha Editor Nasuha
Selasa, 26 Mei 2026 - 22:34
in Ekonomi
PHE bersama Pertamina dan ERIA mengambil langkah strategis dengan memperkuat pengembangan teknologi CCS/CCUS dalam ajang IPA Convex 2026 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (21/5/2026). Foto: Dokumen PHE

PHE bersama Pertamina dan ERIA mengambil langkah strategis dengan memperkuat pengembangan teknologi CCS/CCUS dalam ajang IPA Convex 2026 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (21/5/2026). Foto: Dokumen PHE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah dorongan global menuju energi bersih, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengambil langkah strategis dengan memperkuat pengembangan teknologi Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS). Bersama PT Pertamina (Persero) dan Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA), kerja sama itu resmi ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam ajang IPA Convex 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (21/5/2026).

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transisi energi nasional sekaligus membangun fondasi ekosistem energi rendah karbon di Indonesia. Fokus kerja sama mencakup pengembangan teknologi CCS/CCUS, optimalisasi aset dan fasilitas eksisting, hingga penguatan aspek regulasi dan komersial untuk mendukung implementasi proyek dekarbonisasi ke depan.

BacaJuga:

Kisah Rosyidah, Purna Pekerja Migran Indonesia yang Berhasil Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Pesisir Indramayu Berkat Pelatihan dari BRI Peduli

Kisah UMKM di Cimahi, Omzet Meningkat Berkat Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli

Menkop Apresiasi Puncak Peringatan Harkop dan Capaian KDKMP di Jatim

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza; Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi; serta Chief Operating Officer ERIA, Takayuki Yamanaka.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza mengatakan CCS/CCUS kini menjadi salah satu pilar penting dalam strategi transformasi energi perusahaan.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari langkah strategis Pertamina dalam memperkuat portofolio bisnis rendah karbon sekaligus mendukung pencapaian target dekarbonisasi nasional. Melalui kolaborasi ini Pertamina berupaya membangun ekosistem CCS/CCUS yang terintegrasi untuk mendukung keberlanjutan industri energi di masa depan,” ujar Oki.

Langkah ini sekaligus memperlihatkan keseriusan Pertamina dalam memperluas peran Indonesia pada agenda transisi energi kawasan Asia Tenggara. Tidak hanya sebatas pengembangan teknologi, kerja sama juga diarahkan pada identifikasi potensi lokasi penyimpanan karbon di wilayah eksplorasi Pertamina.

Nantinya, studi bersama akan dilakukan oleh PHE dan ERIA guna mendukung pengembangan blue ammonia bersama PT Pupuk Indonesia (Persero). Integrasi CCS dalam proyek energi rendah karbon tersebut diharapkan mampu mempercepat upaya pengurangan emisi sekaligus memperkuat target net zero emission Indonesia.

Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y Nasroen, mengatakan kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi pengembangan teknologi rendah karbon di sektor hulu migas nasional.

“Kami berharap kerjasama ini dapat mempercepat identifikasi potensi, pengembangan ekosistem, serta implementasi proyek-proyek rendah karbon yang memberikan nilai tambah bagi keberlanjutan industri energi nasional,” katanya.

Di sisi lain, PHE menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan bisnis hulu migas berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan juga memastikan penerapan kebijakan Zero Tolerance on Bribery melalui implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016 sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang berkelanjutan. (her)

Tags: CCS/CCUSDekarbonisasiERIAPertaminaPHE

Berita Terkait.

Kisah UMKM di Cimahi, Omzet Meningkat Berkat Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli
Ekonomi

Kisah Rosyidah, Purna Pekerja Migran Indonesia yang Berhasil Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Pesisir Indramayu Berkat Pelatihan dari BRI Peduli

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:31
Kisah UMKM di Cimahi, Omzet Meningkat Berkat Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli
Ekonomi

Kisah UMKM di Cimahi, Omzet Meningkat Berkat Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04
Ekonomi

Menkop Apresiasi Puncak Peringatan Harkop dan Capaian KDKMP di Jatim

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:31
Pendapatan Negara Melonjak 21,4 Persen, Purbaya Pastikan Fiskal Indonesia Tetap Kuat
Ekonomi

Pendapatan Negara Melonjak 21,4 Persen, Purbaya Pastikan Fiskal Indonesia Tetap Kuat

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:22
wamendag
Ekonomi

Wamendag Tegaskan Komunikasi Strategis Jadi Modal Utama Indonesia Menang di Perdagangan Global

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37
gadai
Ekonomi

PT Pegadaian (Persero) menjadi Bagian Pendirian IBMA, Siap Integrasikan Ekosistem Emas di Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:14

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12557 shares
    Share 5023 Tweet 3139
  • Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3178 shares
    Share 1271 Tweet 795
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.