• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Saatnya Ekspor SDA RI Tak Lagi “Bocor” Eks Menteri KKP Sampaikan ini

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 24 Mei 2026 - 10:52
in Nasional
Susi

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Foto: Tangkapan layar Instagram/@susipudjiastuti115

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Langkah pemerintah membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mulai mendapat dukungan luas. Salah satu suara paling keras datang dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, yang menilai kebijakan ekspor satu pintu justru menjadi jawaban atas persoalan lama dalam perdagangan komoditas sumber daya alam Indonesia.

Lewat akun X pribadinya, Susi menyoroti masih besarnya ruang manipulasi dalam transaksi ekspor nasional. Praktik seperti under-invoicing hingga transfer pricing disebutnya membuat negara kehilangan potensi penerimaan yang seharusnya bisa masuk ke kas nasional.

BacaJuga:

Penanganan Karhutla dan Gempa NTT Dinilai Bukti Nyata Kepemimpinan Responsif Prabowo

AMPB Ragukan Janji DPR Soal Pengesahan RUU Perampasan Aset

IKPI Dorong Sengketa Pajak Tetap Terpusat di Pengadilan Pajak

“Justru ini yg terjadi sekarang. Unreported, Undervalue invoice/ transfer pricing. Penerimaan negara jadi kurang. Makanya dibuat satu pintu supaya transparan!” tulis Susi dalam cuitan di akun X pribadinya, dikutip pada Minggu (24/5/2026).

Pernyataan tersebut muncul sebagai respons atas utas analisis akun pengamat bisnis @Strategi_Bisnis yang membahas urgensi pembentukan DSI sebagai pintu tunggal ekspor komoditas strategis nasional.

Dalam analisanya, @Strategi_Bisnis menilai Indonesia selama ini berada dalam posisi yang paradoks. Di satu sisi, Indonesia merupakan produsen besar berbagai komoditas dunia seperti CPO, batu bara, hingga ferro alloy. Namun di sisi lain, kekuatan tawar Indonesia dalam rantai perdagangan global dinilai belum benar-benar maksimal.

Salah satu penyebabnya disebut berasal dari lemahnya pengawasan transaksi ekspor. Praktik pelaporan nilai ekspor yang lebih rendah dari harga sebenarnya masih kerap terjadi, termasuk transaksi dengan perusahaan afiliasi yang membuka celah manipulasi harga.

“Dampaknya cukup besar. Negara bisa kehilangan potensi pajak dan devisa. Di sisi lain, eksportir yang patuh jadi kalah saing dengan pemain yang memanipulasi laporan. Kalau dibiarkan, pasar jadi tidak sehat,” tulis @Strategi_Bisnis.

Menurut akun tersebut, keberadaan DSI bukan semata-mata untuk mengontrol harga pasar, melainkan menciptakan sistem perdagangan yang lebih adil dan transparan. Dengan model perdagangan terpusat, pemerintah dinilai akan lebih mudah memastikan volume maupun nilai ekspor tercatat sesuai transaksi riil.

Tak hanya itu, DSI juga dianggap penting dalam memperkuat kedaulatan data perdagangan nasional. Selama ini, Indonesia dinilai belum memiliki kendali penuh terhadap data ekspor komoditas strategisnya sendiri.

“Indonesia juga butuh kedaulatan data perdagangan komoditas strategis… Ujungnya adalah memperkuat bargaining power Indonesia. Kalau kita produsen besar, seharusnya kita juga punya posisi tawar yang kuat dalam perdagangan global,” lanjut @Strategi_Bisnis.

Pemerintah sendiri memang tengah menyiapkan DSI sebagai instrumen baru dalam tata kelola ekspor sumber daya alam. CEO Rosan Roeslani yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi sebelumnya menegaskan bahwa entitas tersebut dibentuk untuk merapikan sistem perdagangan komoditas nasional sekaligus menutup praktik mispricing yang selama ini merugikan negara.

Melalui skema baru tersebut, ekspor sejumlah komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy nantinya diwajibkan melalui jalur BUMN sebagai pintu tunggal perdagangan.

Pemerintah berharap kebijakan itu mampu memperketat pengawasan ekspor, mencegah pelarian devisa, sekaligus memastikan harga transaksi benar-benar mengacu pada indeks pasar global.

Di tengah besarnya potensi sumber daya alam Indonesia, kehadiran DSI kini dipandang bukan hanya sebagai kebijakan perdagangan semata, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi dunia.(her)

Tags: eksporpemerintahPT Danantara Sumberdaya IndonesiaSusi Pudjiastuti

Berita Terkait.

bowo
Nasional

Penanganan Karhutla dan Gempa NTT Dinilai Bukti Nyata Kepemimpinan Responsif Prabowo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:43
ampb
Nasional

AMPB Ragukan Janji DPR Soal Pengesahan RUU Perampasan Aset

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:23
ikpi
Nasional

IKPI Dorong Sengketa Pajak Tetap Terpusat di Pengadilan Pajak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:13
botok
Nasional

Duduk Perkara Rekening Bank Mandiri Botok Disorot, DPR Minta Kepastian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:32
ruu
Nasional

Kejar Koruptor, Jangan Biarkan RUU Perampasan Aset Jadi Celah Abuse of Power

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:22
dpd
Nasional

DPD Sahkan RUU P2APBN 2025, Soroti Defisit dan Dana Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:02
Persija
Olahraga

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

INDOPOSCO.ID - Dua pekan di Thailand bukan sekadar perjalanan pramusim bagi Persija. Dari panasnya latihan fisik di Hua Hin hingga...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.