INDOPOSCO.ID – Meski hanya membutuhkan satu angka untuk memastikan bertahan di Super League musim depan, Persik Kediri memilih menyingkirkan kalkulasi aman. Macan Putih datang ke Padang bukan untuk bermain hati-hati, melainkan memburu kemenangan penuh saat menghadapi Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (8/5/2026) sore WIB.
Situasi klasemen memang cukup menguntungkan bagi Persik. Mereka kini berada di posisi ke-12 dengan koleksi 36 poin, unggul sembilan angka dari Persis Solo yang menghuni batas atas zona degradasi. Secara matematis, hasil imbang sudah cukup membuat langkah Persik aman.
Namun, pelatih Persik, Marcos Reina menolak timnya terlena oleh situasi tersebut. Ia menegaskan target tim tetap tiga poin demi menjaga mental kompetitif hingga akhir musim.
“Secara matematis kami hanya butuh satu poin untuk aman. Tapi pekerjaan kami belum selesai. Kami masih harus menyelesaikan kompetisi sampai tuntas dan finis di peringkat lebih baik dari musim lalu. Makanya kami tetap harus meraih tiga poin lawan Semen Padang nanti,” kata Marcos dalam keterangan resmi klub, Jumat (8/5/2026).
Marcos justru melihat pertandingan melawan Semen Padang berpotensi menghadirkan tantangan lebih rumit. Status Kabau Sirah yang sudah dipastikan turun kasta dinilai bisa membuat lawan tampil lepas tanpa tekanan.
“Pertandingan seperti ini justru berbahaya bagi kami. Semen Padang akan bermain tanpa tekanan dan itu bisa membuat laga lebih sulit. Kami harus tetap fokus dan menunjukkan respek,” jelasnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga memastikan ruang ganti Persik masih memiliki motivasi besar untuk menutup musim dengan catatan positif. Ia tak ingin para pemain kehilangan fokus hanya karena posisi tim relatif aman.
“Saya sudah sampaikan kepada pemain bahwa tugas belum selesai. Kami harus serius dan disiplin untuk mendapatkan hasil maksimal,” kata Marcos.
Selain mengamankan posisi di klasemen, tambahan poin juga menjadi penting agar Persik tidak perlu bergantung pada hasil tim lain dalam perebutan tiket bertahan di kasta tertinggi.
“Kami harus datang dengan tujuan jelas, yaitu menang. Tidak ada pertandingan yang mudah, apalagi melawan tim yang bermain tanpa beban,” tegasnya.
Di sisi lain, Persik juga harus menghadapi tantangan jadwal yang cukup padat dalam beberapa pekan terakhir. Setelah melawan Arema FC dan Borneo FC dengan jeda waktu singkat, tim pelatih dituntut menjaga kondisi pemain tetap optimal.
“Jadwal sangat ketat, tapi kami punya sedikit waktu untuk persiapan. Kami sudah mempelajari rencana permainan dan siap menjalankannya,” tambahnya.(her)











