INDOPOSCO.ID – Atmosfer Emirates Stadium berubah menjadi lautan euforia saat peluit panjang dibunyikan. Penantian dua dekade akhirnya terbayar, Arsenal memastikan tempat di final Liga Champions musim 2025/2026 dengan cara yang dramatis.
Kemenangan tipis 1-0 atas Atletico Madrid pada leg kedua semifinal, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB, menjadi penentu langkah mereka. Hasil tersebut melengkapi agregat 2-1 setelah sebelumnya kedua tim bermain imbang 1-1 di leg pertama.
Satu momen menjadi pembeda. Di saat laga seolah menuju jeda tanpa gol, Bukayo Saka muncul sebagai pahlawan. Golnya di penghujung babak pertama tak hanya memecah kebuntuan, tetapi juga membuka jalan menuju partai puncak.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian tim.
“Gol Bukayo Saka satu menit sebelum jeda babak pertama memastikan kemenangan agregat 2-1 atas Atletico Madrid untuk mengamankan tiket ke final di Budapest, dan memicu perayaan di seluruh dunia saat para pendukung kami merayakan pencapaian terbaru,” ujar Arteta dalam keterangan resmi klub, Rabu (6/5/2026).
Kini, fokus Arsenal beralih ke laga final yang akan digelar di Budapest. Lawan mereka masih menunggu hasil duel sengit antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain (PSG), dengan PSG sementara unggul agregat 5-4.
Arteta juga menggambarkan perjalanan emosional yang dirasakan tim dan para pendukung.
“Ketegangan, kekhawatiran, dan kegugupan berganti menjadi pesta meriah, karena akhirnya kami bisa merayakan kembalinya kami ke final Liga Champions, setelah penantian selama 20 tahun,” tambahnya.
Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah. Terakhir kali Arsenal tampil di final adalah pada musim 2005/2006. Saat itu, mereka harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 1-2 dalam laga yang penuh drama.
Bermain dengan 10 orang sejak menit ke-18 usai kartu merah untuk Jens Lehmann, Arsenal sempat unggul lewat gol Sol Campbell. Namun di babak kedua, Barcelona membalikkan keadaan melalui Samuel Eto’o dan Juliano Belletti.
Kini, dua puluh tahun berselang, Arsenal datang dengan cerita berbeda, lebih matang, lebih lapar, dan hanya selangkah lagi dari trofi perdana yang selama ini mereka impikan. (her)











