INDOPOSCO.ID – Atmosfer panas Grand Final Proliga 2026 di GOR Amongrogo menjadi saksi lahirnya kembali sang ratu lapangan. Jakarta Pertamina Enduro memastikan diri sebagai juara usai menundukkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dalam dua leg tanpa ampun.
Tak sekadar menang, JPE tampil meyakinkan. Kemenangan 3-1 di leg pertama langsung disempurnakan dengan sapuan telak 3-0 di laga penentu. Sebuah pernyataan tegas bahwa dominasi mereka belum berakhir.
Kesuksesan ini pun mendapat apresiasi langsung dari Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan.
“Pertamina mengapresiasi pencapaian JPE yang meraih gelar juara beruntun. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan disiplin, fokus dan semangat juang, atlet Indonesia mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik. Kami berharap capaian ini dapat terus dijaga dan menjadi motivasi untuk berprestasi lebih tinggi ke depan,” ujar Iriawan dalam keterangannya, Minggu (26/4/2026).
Keberhasilan ini bukan datang secara instan. Di balik gemilangnya performa, terdapat proses panjang yang dijalani secara konsisten. Hal ini ditegaskan oleh Direktur SDM Pertamina sekaligus Pembina tim, Andy Arvianto.
“Kemenangan ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang berkelanjutan dan lingkungan yang mendukung dapat menghasilkan performa luar biasa. Pertamina berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan talenta, termasuk di bidang olahraga, sebagai bagian dari upaya membangun generasi terbaik bangsa,” kata Andy.
Nada kebanggaan juga disampaikan oleh Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron.
“Pertamina bangga atas gelar juara ini. Sepanjang musim, JPE menunjukkan konsistensi, kerja keras, dan kekompakan yang menjadi kunci juara. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi positif bagi generasi muda untuk terus berani bermimpi dan berprestasi,” harap Baron.
Pertamina berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi positif bagi generasi muda untuk terus berani bermimpi dan berprestasi,” ujar Baron.
Di sisi lapangan, sang pelatih Bulent Karslioglu menegaskan bahwa kemenangan ini adalah hasil kerja kolektif.
“Saya sangat bangga dengan tim ini. Kemenangan ini bukan hanya soal hasil, tetapi perjalanan yang dibangun bersama. Setiap pemain JPE memiliki peranan masing-masing, dan itu terlihat dari bagaimana mereka saling mendukung serta menjaga komunikasi,” ucap Bulent.
“Kami percaya bahwa tim ini bukan hanya mewakili Indonesia, tetapi juga telah menarik perhatian publik yang lebih luas, termasuk dari berbagai negara. Karena itu, kami ingin selalu memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk meraih kemenangan, tetapi juga untuk menunjukkan kualitas permainan kami,” tambahnya
Di tengah euforia kemenangan, sang kapten Tisya Amallya Putri mengungkapkan rasa haru sekaligus bangga.
“Sebagai juara bertahan kami paham betul adanya ekspektasi besar terhadap tim. Kami berhasil menjawabnya dengan kerja keras dan kepercayaan satu sama lain di lapangan. Kami persembahkan kemenangan ini kepada suporter-suporter kami yang telah setia mendukung JPE,” imbuh Tisya.
Lebih dari sekadar trofi, Baron menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi fondasi penting bagi langkah JPE ke depan. Pertamina melihat capaian ini sebagai modal untuk meningkatkan daya saing tim sekaligus memperkuat pembinaan atlet nasional.
“Pertamina terus membuka ruang-ruang pembinaan dan mendukung kompetisi yang dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi, sekaligus memberikan inspirasi bagi generasi muda,” tutup Baron.
Dengan dukungan penuh dari berbagai lini Pertamina Group, meliputi PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), PT Pertamina Lubricants, PT Pertamina Gas Negara, PT Telkomsel (Telekomunikasi Selular), PT Patra Jasa, PT Patra Logistik, PT Pertamina Retail, PT Pelita Air Service, PT Pertamedika IHC, Speed Jersey PT SAB Indo Bandung, PT Mitra Tour & Travel, PT Pertamina Training & Consulting, dan JConnect, JPE tak hanya menjaga prestasi, tetapi juga membawa harapan, bahwa olahraga Indonesia mampu bersinar lebih terang, bahkan di panggung dunia. (her)










